Tuan Muda Mencari Pacar

Tuan Muda Mencari Pacar
Pertemuan Dengan Bokap


__ADS_3

setelah ke jadian mengejutkan di sekolah rangga langsung mengajak tania pergi


"kita langsung ketemu bokap loe kan ?" kata tania


"kenapa apa mau kencan dulu ?" rangga sedikit mengusili tania


"jangan harap gue udah punya cowo sekarang" kata tania menjawab


"cie apa ada kemajuan sekarang" rangga menimpali


"gue juga gak tau tapi setelah gue cerita sama loe gue ngerasa kalau dia mulai membuka hatinya buat gue,malah gue ngerasa dia tau soal perasaan gue,jangan jangan loe cerita sama damar ?" kata tania mencari tau


"ya nggak lah gue bisa jaga rahasia,oh iya tadi bokap gue bicara kalau dia mau ketemu sama loe jadi kebetulan banget kita udah janjian jadi kita langsung aja ke kantor bokap gue" rangga langsung pergi menuju kantor papahnya


setelah sampai di kantor rangga di sambut oleh sekertaris papahnya yang langsung menunjukan ruang kerjanya


"siang pah" kata rangga sambil mencium tangan papahnya

__ADS_1


"selamat siang om" kata tania tidak kalah sopannya


"ya ampun ini yang namanya tania cantik banget ayo silahkan duduk" kata pak danu


"iya terimakasih om" kata tania


rangga dan tania duduk di sofa di ikuti oleh pak danu mereka mengobrol basa basi sampai mereka mulai bicara pada hal serius yaitu masalah kerja sama antara papahnya tania dan papahnya rangga kalau proyek yang sedang di jalankan sekarang adalah milik perusahaan tania jadi harus bisa sukses agar tidak mengalami kerugian,tania jadi takut untuk membahas masalah hubungan mereka jadi tania tidak membahasnya setelah itu rangga berpamitan pulang untuk mengantar tania


di dalam mobil


"kenapa loe gak membahas masalah hubungan kita bukannya loe mau ngejelasin itu ya ?" kata rangga penasaran


"haha emangnya bokap gue gak bisa bedain masalah pribadi sama kerja,TVhdhhdh gak mungkin bisnis itukan menguntungkan kedua belah pihak tapi terserah loe aja yang penting gue udah buat loe ketemu sama bokap gue" kata rangga yang merasa kalau dia sudah mencoba memberikan waktu untuk tania


sesampai nya di rumah tania rangga di persilahkan masuk betapa terkejutnya tania saat melihat dani juga ada di rumahnya sedang berbicara dengan ayahnya


"dani kok loe ada di sini" kata tania sedikit meninggi dalam berbicara

__ADS_1


"gue mau ketemu sama loe tapi kata om loe gak ada di rumah jadi gue nungguin loe" kata dani


"ya ampun rangga juga datang sini masuk nak om seneng banget bisa lihat kamu sama tania sudah makin dekat" kata ayahnya tania


sejenak dani mengepalkan tangannya karena ternyata ayahnya tania telah memberi lampu hijau untuk rangga, di sekolah dia sudah kalah satu langkah dari doni sedangkan sekarang sudah kalah dari rangga akhirnya dani berpamitan pada ayahnya tania


"tania tidak akan mencintai loe dia sudah suka sama orang lain" dani berbisik pada rangga


rangga hanya diam mendengar perkataan dani,rangga diam diam sedikit tersenyum karena merasa dani bukan lah saingan yang berat karena terlihat dari bagaimana tadi ayahnya tania bersikap


"rangga kita makan malam bareng ya supaya lebih akrab dengan suasana rumah" kata ayah tania


"boleh om saya juga mau coba makan bareng sama calon mertua" rangga sedikit membumbui dengan candaan agar lepas dari rasa gugup


"haha kamu ini bisa aja ayo masuk" kata ayahnya tania sedikit tertawa dengan candaan rangga


sedangkan di belakang mereka tania sedang sedikit termenung

__ADS_1


"apa ayah akan bisa bersikap seperti itu pada doni kelak kalau aku memperkenalkan nya pada ayah"


__ADS_2