Tuan Muda Mencari Pacar

Tuan Muda Mencari Pacar
Kembali Sekolah


__ADS_3

selama 3 hari tania di rawat dan hasil pemeriksaan menyatakan kalau tania mengidap penyakit yang sama dengan sang mamah yaitu kanker darah atau leukemia mendengar hasil itu ayah tania benar benar merasa hancur dia teringat kembali bagaimana sang istri dulu mencoba berjuang untuk kesembuhan nya tapi tuhan ternyata lebih menyayangi nya dan mengambilnya.


selama di rumah sakit tania tetep mengerjakan ujiannya wali kelasnya selalu datang ke rumah sakit untuk mengantarkan kertas ujian


"terima kasih bu selalu menyempatkan untuk datang " kata tania berusaha sopan pada wali kelas nya


"sama sama tania ini juga kewajiban ibu,jadi kapan kamu masuk sekolah lagi ?" kata bu guru sambil membereskan kertas ujian


"besok bu karena sekarang sudah di perbolehkan pulang" kata tania


"memangnya kamu sakit apa tania ?" bu guru sedikit khawatir

__ADS_1


"tania cuma kelelahan bu mungkin terlau banyak belajar hehehe...." tania sedikit tertawa karena mendengar ucapannya sendiri


"kamu itu ada ada aja,ya udah ibu pulang dulu kamu cepat sembuh tapi jangan lupa kamu juga harus tetep belajar tapi jangan sampai kelelahan" mendengar perkatan sang guru tania kembali tertawa


rumah tania


"sayang bagaimana kalau kita pindah ke negara s katanya di sana ada rumah sakit bagus yang khusus nanganin penyakit kangker" papah mencoba membujuk sang anak karna dokter menyarankan untuk tania di bawa ke negara s


"tapi pah sekolah tania bagaimana apalagi bentar lagi kan selesai tanggung nanti aja kalau sudah kelulusan ya pah" tania sedikit memohon


ke esokan harinya di sekolah

__ADS_1


tania sudah berada di sekolah bersama 2 sahabat nya di tambah rangga dan damar yang sedang mengintrogasi tania karena selama 3 hari sama sekali tidak ada kabar


"loe itu kemana aja kita semua khawatir tau untung aja gue masih bisa fokus sama ujian" reva yang bertanya lebih dulu karena dia yang paling cerewet di antara mereka bertiga


"gue kemarin ada keperluan yang gak bisa di tinggal jadi sory" tania mencoba berbohong karena takut mereka khawatir kalau harus berkata jujur


"begini aja sebagai permintaan maaf gue,gue bakalan teraktir kalian semua dan juga merayakan karena sudah selesai ujian itung itung ngilangin stress"


"boleh juga lumayan ada makanan gratis kalau gitu kita ke kafe rangga gimana udah lama juga kita gak ngumpul bareng di kafe" damar mencoba memberi saran sebenarnya sekalian menambah pendapatan nya karena semakin banyak yang datang ke kafe maka damar akan mendapatkan ke untungan dari rangga


rangga yang mendengar usulan damar hanya menggelengan kepala karena sempat sempatnya mengambil ke untungan

__ADS_1


mendengar usulan damar reva sedikit tersenyum karena merasa akan ada kesempatan untuk mencoba mendekati damar karena damar seperti sedang menghindarinya, seperti sekarang biasanya damar akan langsung duduk dekat reva tapi sekarang dia lebih memilih duduk dekat lisa dan itu bersebrangan dengan reva


"ada apa sebenarnya dengan kamu damar kenapa kamu menghindari ku apa aku punya salah" kata reva di dalam hati nya


__ADS_2