
tania masih merajuk saat akan di antar kan oleh rangga ke kamar tamu "sayang apa tidak apa apa aku tinggal di sini" rangga menghentikan langkahnya karena dari tadi tania terus berbicara karena tidak mau tinggal di rumahnya "sayang kan aku sudah bilang kamu tanggung jawab ku sekarang walupun kamu punya rumah di sini tapi di sana kan kamu tinggal sendiri jadi lebih baik kamu tinggal di sini agar aku tetap bisa memantau kamu sekarang istirahatlah di kamar" tania akhirnya masuk ke kamar karena sudah tidak ada kemungkinan untuk membantah lebih baik mengistirahatkan tubuhnya karena besok mereka berdua sudah ada rencana untuk pergi ke rumah damar untuk melihat persiapan pernikahan.
keesokan harinya rangga dan tania berpamitan pada orang tua rangga untuk pergi ke rumah damar sedangkan rena sudah berangkat terlebih dahulu "sayang apa bisa kita mampir ke rumah ku dulu aku ingin melihat rumah sudah lama kan tidak di lihat apa masih sama seperti dulu" rangga mengangguk dan melajukan mobilnya menuju rumah tania. sesampainya di rumah tania, rangga dan tania langsung di sambut oleh art di rumah tania "non sudah pulang silahkan masuk" mereka berdua pun masuk ke dalam dan melihat lihat isi rumah "tania ke sini hanya mampir dan sekalian melihat rumah apa masih sama oh iya kalau bisa sebaiknya di tempati saja oleh keluarga bibi dari kampung biar bibi tidak tinggal sendiri di sini pasti merasa kesepian kan sekalian agar bibi bisa tinggal bersama keluarga"
__ADS_1
mendengar perintah dari nona mudanya tentu saja dia merasa bahagia apalagi bisa menepati rumah yang besar dia merasa beruntung memiliki majikan yang baik "terima kasih non saya akan langsung menyuruh keluarga saya untuk tinggal di sini terima kasih sekali lagi" setelah selesai masalah rumah rangga dan tania pamitan untuk kembali pergi, entah kenapa tania merasa kalau rumahnya yang di sini sudah tidak bisa di tempati olehnya kembali jadi lebih baik di berikan pada art yang sudah lama kerja bersama dengannya
rangga dan tania akhirnya sampai di rumah damar persiapan untuk pernikahan sepertinya sudah hampir selesai karena tirai dan dekorasi sudah hampir selesai semua tentu saja melihat kedatangan rangga damar langsung menghampiri sahabatnya itu "gue kira lo bakal datang pas hari H oh iya kata rena lo datang ke sini bareng tania kan mana dia sekarang" setelah damar berbicara tiba tiba tania muncul dari belakang tubuh rangga "hai damar apa kabar makin ganteng aja pasti reva makin cinta sama lo" rangga yang mendengar tania menyebut nama reva tentu saja membuat damar menampilkan wajah kecutnya
__ADS_1
rangga langsung membisikan kata kata yang membuat tania kaget "sayang damar dan reva sudah putus" tania langsung meminta maaf pada damar "sorry gue kira kalian masih pacaran soalnya setelah gue pindah ke negara S gue benar benar hilang kontak dengan mereka sorry banget" damar mencoba memaklumi, melihat damar berlari ke arah depan rena dan acha tentu saja langsung tau kalau rangga pasti sudah datang tentu saja yang paling antusias adalah acha karena dia sudah sangat merindukan kehadiran rangga tapi saat melihat siapa yang ada di samping rangga seketika acha menjadi tidak ingin bertemu dengan mereka berdua karena itu hanya akan membuatnya sakit
rena dan acha pun menghampiri rangga dan tania "maaf ya kak tadi rena tinggal duluan soalnya rena banyak kerjaan di sini tidak mungkinkan kalau rena datangnya siangan kasian ibu kalau tidak di bantu, oh iya kak tania perkenalkan ini sahabat rena namanya acha sekaligus adik barunya kak damar" acha mengulurkan tangannya untuk berkenalan dengan tania tentu saja tania juga menyambut tangan acha "tania aku teman rangga dan damar saat masih sekolah SMA salam kenal" acha juga ikut memperkenalkan diri "acha sahabatnya rena sekaligus calon adiknya kak damar" tania tersenyum ke arah acha dan itu sukses membuat acha semakin kalah dengan pesona yang di miliki oleh tania
__ADS_1
cukup lama mereka semua mengobrol sekarang rangga dan tania bermaksud untuk bertemu dengan bu halimah sambil memberikan hadiah yang di bawa oleh tania mereka berdua pun pergi menuju ke tempat bu halimah berada setelah menemukan sosoknya rangga dan tania menghampirinya "siang bu maaf rangga baru bisa datang oh iya dan ini tania pacar rangga ibu belum pernah bertemu kan makannya rangga membawanya sekarang agar ibu juga bisa bertemu dengan anak ibu yang baru" tania langsung mencubit pinggang rangga "kamu ini malah menggoda ku di saat seperti ini" tania langsung melihat ke arah bu halimah "salam kenal bu saya tania saya sudah lama mendengar nama ibu dari rangga dan ini hadiah kecil semoga pernikahan ibu langgeng dan bahagia selalu"
bu halimah menerima hadiah dari tania dan tidak lupa mengucapkan terima kasih mereka bertiga cukup lama saling mengobrol sampai tidak terasa kalau sekarang waktunya tania untuk pulang dan kembali untuk beristirahat karena tania memang tidak boleh kecapean setelah berpamitan dengan bu halimah rangga dan tania juga pergi berpamitan pada damar dan yang lainnya
__ADS_1