Tuan Muda Mencari Pacar

Tuan Muda Mencari Pacar
perjalanan cinta tuan muda bab 29


__ADS_3

Saat melihat isi email dari pak roni ternyata elsa memiliki identitas yang misterius pak roni pun tidak bisa menemukan latar belakang elsa dan itu membuat damar semakin takut


"habislah aku" ucap damar yang mengetahui fakta kalau dirinya sudah berkenalan dengan orang yang misterius "sekarang aku harus bagaimana ?" ucap damar


"ya mau bagaimana lagi terima nasib saja toh sekarang dia juga tidak ada nikmati saja waktu kamu bersama rena sekarang" ucap dani


"benar apa kata dani sekarang kamu nikmati saja waktu bersama rena kalau masalah kedepannya kita pikirkan nanti saja" ucap rangga.


Mereka bertiga pun memutuskan untuk berkumpul dengan para ladies yang sudah menunggu mereka di ruang tengah


"kenapa kalian para laki laki lama sekali di kamar" ucap acha yang memang lebih blakblakan kalau bukan menyangkut perasaan


"kami habis mengobrol" ucap dani


Mereka pun berkumpul di ruang tengah sambil membicarakan rencana yang akan di ambil selama mereka di pulau dewata


"sebaiknya hari ini kita cari makan terlebih dahulu dan setelahnya kita belanja" ucap acha antusias


"tidak bisa sebaiknya kita cari makan dulu kalau belanja besok saja" ucap lisa tidak setuju dengan rencana acha


"tidak bisa besok aku dan rena akan pergi ke pantai itu sudah tertulis di agenda kami" protes acha tidak mau kalah dengan lisa

__ADS_1


"sebaiknya kita ikuti rencana acha lagian makan kan cuma sebentar dan sisa waktunya buat kita belanja" dani mendukung usulan acha.


Mendapat dukungan dari dani acha merasa senang karena sudah tidak ada yang protes lagi akhirnya mereka memutuskan untuk mengikuti usulan acha.


Selama di perjalanan damar terus menggoda rena, acha yang melihat sahabatnya sudah bahagia merasa ikut senang apalagi sahabatnya menjalin hubungan dengan kakaknya itu menjadi kebahagian ganda untuk acha.


Acha melihat rangga yang sedang asyik dengan lamunannya sama sekali tidak terganggu dengan kegiatan damar yang terus menggoda rena.


Rangga seperti memiliki dunianya sendiri dia sama sekali tidak terganggu dengan orang di sekitarnya.


"apa mata mu cuma bisa di pakai untuk melihat rangga saja dasar bocah" lisa tidak senang dengan acha semua rencana nya hancur karena acha


"mata mata ku kenapa kamu yang repot" ucap acha yang tidak mau ambil pusing ucapan lisa


"ya itu urusan ku mau aku pakai buat melihat apa itu tergantung aku kenapa jadi kamu yang repot" acha tidak mengerti dengan pemikiran lisa yang terus mencampuri urusannya.


Karena sudah merasa kalah berdebat dengan acha akhirnya lisa hanya bisa diam. Sedangkan dani yang dari tadi mendengar perdebatan lisa dan acha terus tersenyum apalagi melihat lisa yang kalah berdebat dengan acha menjadi hiburan tersendiri buat dani.


Mereka akhirnya sampai di salah satu restoran yang memang terkenal dengan makanan khas pulau dewata nya. Mereka memesan makanan yang memang hanya ada di sana.


Setelah cukup lama menunggu akhirnya semua makanan sudah tersedia di atas meja. Damar sesekali menyuapi rena begitu juga sebaliknya sedangkan yang lainnya hanya bisa melihat walaupun sesekali dani mencoba memberikan perhatiannya buat acha tapi sepertinya perhatian dani hanya di anggap angin lalu oleh acha.

__ADS_1


Selama makan lisa sebenarnya ingin melayani rangga tapi melihat sikapnya yang cuek membuat lisa enggan karena takut di tolak tapi berbeda dengan acha yang terus mencoba memberikan perhatiannya untuk rangga


"kak coba deh yang ini rasanya enak kak rangga pasti suka" ucap acha sambil memberikan makanan yang di maksud oleh acha


"terima kasih" ucap rangga. Rangga memakan makanan yang di berikan oleh acha


"enak terima kasih" ucap rangga.


Acha pun tersenyum mereka semua kembali menikmati makanan mereka.


Selesai makan mereka kembali melanjutkan rencana mereka yaitu berbelanja.


Mereka semua datang ke pusat perbelanjaan yang cukup terkenal acha dan rena begitu antusias memilih setiap barang yang di inginkan sedangkan lisa mencoba mendekat ke arah rangga.


Melihat lisa yang malah menghampirinya membuat rangga semakin tidak menyukai lisa


"kenapa malah ke sini bukannya ikut berbelanja" ucap rangga


"aku tidak terlalu suka berbelanja" ucap lisa.


Rangga yang mulai tidak senang dengan lisa mencoba mendekat ke arah dani

__ADS_1


"lo gak ikut belanja" ucap rangga pada dani sambil sedikit menjauh dari lisa


"nanti saja kalau memang ada yang gue butuhkan baru gue beli" ucap dani


__ADS_2