
Rangga Pun memesan minuman dan siap mendengarkan cerita tania soal doni
... "gue jadi penasaran kenapa dia bisa suka sama sosok doni yang kutu buku" kata rangga di dalam hatinya...
Tania Pun menceritakan pertama kali dia bertemu dengan doni,
flash back
pada saat itu tania baru sampai ke kota dia tidak bisa menemukan orang yang di kirim ayahnya untuk menjemputnya pada saat hari sudah mulai siang tania di jambret dan yang menyelamatkannya adalah sosok pria yang memakai kaca mata tania langsung mengucapkan terimakasih tapi sosok tersebut langsung pergi tanpa melihat nya kembali.
Keesokan harinya tania pergi berbelanja bersama dengan pelayan rumahnya untuk membeli perlengkapan dapur dan setelah di pasar tania berpencar dengan pelayannya agar lebih cepat, setelah selesai berbelanja tania hendak kembali tapi saat akan kembali tania tidak sengaja bertemu dengan sosok laki laki yang menyelamatkan nya pada saat itu dia juga sedang menyelamatkan pelayan rumahnya dari seorang preman, tania begitu terkejut dan bertanya tanya siapa dia sebenarnya.
flashback off
"yang bener aja masa lo bisa suka sama doni cuma karena itu?" kata rangga terkejut karena dia sama sekali tidak ingat kejadian itu
"ya namanya juga suka gak bisa pilih pilih dan gak tau kenapa gue langsung suka sama dia" kata tania kembali mengingat kejadian masa itu
"gue gak tau kenapa gue bisa percaya sama lo padahal gue baru bertemu sama lo dan kalau gue perhatikan lo mirip seseorang tapi siapa ya" kata tania sambil melihat ke arah wajah rangga
__ADS_1
"apaan sih emang wajah gue pasaran apa wajah gue ini limited edition tau gak ada yang punya" kata rangga sambil memalingkan wajahnya ke arah samping karena takut ketahuan
"udah yuk gue anterin lo pulang udah mulai sore" kata rangga mencoba mengalihkan perhatian tania
"bentar teman teman gue gimana?" kata tania sambil melihat sekeliling
"paling teman lo udah di anterin balik sama damar tenang aja" kata rangga meyakinkan tania,
Karena tidak ingin rahasianya terbongkar rangga langsung mengantarkan tania pulang
Di rumah rangga,
"sebenarnya kapan gue pernah ketemu sama tania menolong nya malah atau apa kejadian itu udah lama makannya gue gak ingat,kalau udah lama itu tandanya tania udah suka sama gue udah lama dong" wajah rangga tiba tiba bersemu merah,
dari kejauhan damar sudah melihat rangga yang dari tadi melamun
"rangga kenapa gak biasanya ngelamun apa gue samperin tapi gue takut ganggu tapi kalau di samperin kayanya lagi mikirin hal serius"damar begitu bingung melihat keadaan sahabatnya itu
Pagi hari damar dan rangga udah siap untuk berangkat sekolah rangga yang biasanya bawel dan bercanda di dalam mobil tiba tiba diam tanpa ada satu katapun keluar
__ADS_1
damar yang melihat keadaan rangga menjadi seperti itu memberanikan diri bertanya
"rangga lo kenapa dari kemarin diam aja apa ada masalah cerita sama gue" damar penasaran dengan apa yang di pikirkan rangga
"gue lagi mikirin tania" kata rangga tanpa menoleh ke arah damar
Damar yang mendengar ucapan rangga kaget karena tidak biasanya dia memikirkan perempuan
"ya ampun apa dari kemarin gue lihat lo kemarin kaya sedang melamun apa sama lagi mikirin tania kenapa lo gak cerita sama gue, lo kan tau kalau gue paling bisa mencuri hati perempuan kalau masalah perempuan gue jago ya" kata damar penuh percaya diri
"ya dasar pencinta wanita" rangga tidak tau kenapa damar begitu percaya diri dengan keahliannya itu
"lo kan sering gonta ganti cewek bagaimana lo bisa tau kalau lo suka sama cewek itu" rangga jadi ingin tau soal perasaannya sama tania
"sebenarnya suka itu beragam bentuknya bisa aja suka sebagai teman suka karena kagum atau suka karena cinta, sedangkan gue sebenarnya belum pernah menemukan cinta yang sesungguhnya selama ini gue juga masih mencoba mencari ya caranya seperti gonta ganti pacar mencari yang pas tapi cara ini juga tergantung orangnya kenapa lo bertanya gitu ?"kata damar sambil terus fokus melihat jalan
"kemarin tania menyatakan perasaannya sama gue katanya kalau dia suka sama gue" kata rangga mencoba mendalami perkataan damar
Damar yang mendengar kalimat itu langsung kaget dan tidak sengaja mengerem mobil tersebut yang membuat rangga terbentur dashboard mobil
__ADS_1
"kalau bawa mobil itu hati hati gue jadi terbentur kan" rangga sedikit marah karena lamunannya terganggu