
Rangga merasa tubuhnya memang sedikit lelah akhirnya dia memutuskan untuk beristirahat sedangkan tania memutuskan untuk pulang terlebih dahulu
tania menyelipkan kertas di bawah hp rangga agar bisa langsung terlihat tania menuliskan alamat rumahnya.
Selesai istirahat yang cukup rangga langsung membersihkan tubuhnya dan menelpon pihak hotel untuk mengantarkan makanan ke kamarnya
tok tok tok
"iya siapa ?" kata rangga yang sedang membaca tulisan tania
"saya dari pihak hotel ingin mengantar makanan" seseorang menjawab dari balik pintu
"iya masuk"
staf hotel langsung masuk dan hendak langsung pergi
"maaf apa anda tau tempat penyewaan mobil ?"
"saya menjawab tuan kebetulan pihak hotel menyiapkan fasilitas itu kalau tuan ingin mencoba bisa langsung menemui resepsionis"
"ya terimakasih atas informasinya"
__ADS_1
staf hotel langsung pergi dan rangga langsung menyantap makanannya,selesai makan rangga langsung menyewa mobil yang memang di siapkan oleh pihak hotel
setelah selesai dengan syarat yang di tentukan oleh pihak hotel rangga langsung pergi ke alamat yang di tinggalkan oleh tania
sesampainya di depan rumah tania rangga langsung menchet tania agar membukakan pintu untuknya
"pah rangga sudah di depan tania ke depan dulu yah " tania langsung berlari kecil ke arah pintu depan
"malam om maaf rangga ke sini malam malam" kata rangga langsung mencium tangan papah tania
"iya gak apa apa kamu ke sini jugakan buat tania jadi om juga ngerti kan pernah muda,kamu jangan terlalu cape ingat kondisi kamu" papah tania sedikit mengingatkan tania
"iya pah"
"iya om percaya sama kamu,ya udah om ke atas dulu,hati hati di jalan"
setelah papah tania pergi ke kamarnya,tania langsung mengajak rangga jalan jalan di depan komplek dan berbicara kehidupan setelah mereka berpisah
walaupun hanya jalan jalan di depan rumah tapi tania dan rangga bahagia karena bahagia itu sederhana,tania juga menceritakan penyakit yang di deritanya tania tidak ingin rangga tau dari orang lain
setelah tau kalau penyakit tania begitu berat rangga mencoba untuk selalu ada untuk tania
__ADS_1
"kapan mulai kemotrapi ?" rangga mengajak tania duduk di taman
"waktu sampai di sini aku langsung di periksa dan untungnya penyakitku baru tahap awal jadi aku hanya di anjurkan untuk periksa secara berkala"
"pokoknya kalau nanti kamu ada pemeriksaan apapun kasih kabar, aku usahain akan nemenin kamu" terlihat jelas kalau rangga begitu menghkawatirkan tania
"gak usah nanti kamu malah cape bulak balik ke sini,kamu tenang aja kan ada papah kalau ada apa apa aku pasti ngasih tau kamu"
"aku cuma ingin selalu ada buat kamu"
tania langsung memeluk rangga karena tau rangga kecewa akan jawabannya
"aku tau maaf kalau kamu memang ada waktu kamu boleh kok menemani ku aku cuma takut kamu kecapean"
"aku akan usahain kalau kamu membutuhkanku aku akan selalu ada untuk kamu" rangga menyatukan keningnya dengan tania "karena aku mencintai mu tania"rangga langsung mencium bibir tania,tania tidak menolak ciuman rangga karena bagaimanapun statusnya sekarang sudah jelas.
Rangga mengambil satu kotak kecil perhiasan yang memang sudah di siapkan di kantong jaketnya dan langsung memakaikannya di leher tania
tania begitu terkejut akan hadiah yang di berikan rangga
"rangga ini" tania memegang kalung yang sudah melingkar di lehernya
__ADS_1
"aku membelikan ini untuk hadiah tahun baru dan hari di mana kita memulai status baru"
rangga langsung mengantar tania pulang karena udara malam tidak baik untuk kesehatan