
Dua tahun dari kepergian tania ayahnya pun menyusul tania dan istrinya dia pun di kuburkan di dekat makam istri dan anaknya
walaupun jasad tania tidak di temukan tapi keluarga memutuskan untuk membuat pemakaman untuk tania.
Selama pemakaman rangga semakin banyak diam orang yang di tinggalkan dan di sayang oleh tania akhirnya pergi menyusulnya.
...----------------...
Sehari setelah pemakaman adalah hari kelulusan rangga di universitas semua keluarga hadir untuk merayakannya begitu juga dengan lisa dia juga hadir untuk memberikan selamat untuk rangga, damar dan juga dani.
Reva yang juga termasuk teman mereka tidak hadir sama sekali semua teman reva merasa aneh karena setelah kejadian di negara S reva tiba tiba hilang bak di telan bumi lisa yang sebagai sahabatnya pun tidak tau keberadaan reva
"sudah dua tahun reva masih belum menghubungi mu" damar merasa bersalah pada reva karena di hari terakhir bertemu dia malah mempermalukan reva
walaupun damar sedikit tidak suka dengan sikap reva di negara S tapi kalau reva menghilang seperti ini damar merasa tidak enak hati.
"belum sudah lah kan aku pernah bilang kalau reva pergi bersama keluarganya jadi hilangnya reva bukan karena kamu" lisa sudah bosan di tanya seperti ini terus oleh damar
"bener apa yang di katakan lisa sekarang kita sudah lulus sebaiknya sekarang kita nikmati kelulusan kita dan memulai kehidupan baru yaitu memulai kehidupan kita di dunia bisnis" dani begitu bersemangat karena akhirnya dia akan mulai mengambil alih perusahaan ayahnya setelah kelulusannya
"kalian semua selamat ya atas kelulusannya bagaimana kalau setelah ini kita rayakan bagaimana kak ?" acha memberikan selamat dan bersalaman pada damar, rangga dan juga dani
Acha yang memang sudah punya rencana untuk merayakan kelulusan kakaknya dan juga dirinya yang sudah lulus dari bangku SMA sudah membuat rencana untuk pergi liburan bersama dan tentu saja kakaknya damar juga sudah di beri tahu
__ADS_1
"boleh kalau begitu kita liburan di bali, tapi sebelum kita melanjutkan pembicaraan maaf gue harus ke toilet lebih dulu" damar langsung pergi
rena yang mendengar perkataan damar merasa lucu karena sudah lulus kuliah kelakuannya masih seperti anak kecil yang tidak mau ketinggalan berita.
Saat selesai dari toilet damar tidak sengaja bertemu dengan elsa
"elsa selamat ya atas kelulusannya semoga kita dapat bertemu kembali di kemudian hari aku dengar kamu akan langsung melanjutkan studi mu ?" damar bersalaman dengan elsa
"benar tapi sebelum aku pergi aku ingin berbicara sesuatu dengan mu tapi tidak di sini apa bisa kita bertemu hanya berdua setelah acara kelulusan ?" elsa tidak melepaskan tangan damar tapi malah semakin menggenggam tangan damar semakin erat
"boleh tapi bisa lepasin tangan ku dulu" damar melirik ke arah tangannya yang tidak di lepaskan oleh elsa
"aku akan lepaskan tapi nanti jam 3 sore kita bertemu di kafe tempat kita biasa bertemu kalau sehabis kuliah" elsa akhirnya melepaskan tangan damar
Elsa kemudian pergi meninggalkan damar
Damar merasa ada sesuatu yang aneh pada diri elsa tapi damar juga tidak tau apa itu
Damar pun kembali ke tempat dimana semua orang berkumpul.
Rangga walaupun baru lulus kuliah tapi di hari kelulusannya dia masih di sibukkan mengerjakan urusan perusahaan yang memang sudah di ambil alih olehnya
lisa dan acha yang memang sudah perang dingin selama dua tahun untuk mendapat perhatian rangga sudah mulai menjalankan rencana
__ADS_1
"rangga jangan terlalu sibuk nanti kalau sakit bagaimana ?" lisa mulai mengambil star lebih dulu
Acha yang tidak ingin kalah oleh lisa juga mulai memberikan perhatiannya
"kak bagaimana kalau setelah acara kelulusan kita buat barbeque di rumah kakak om dan tante pasti senang" acha tau bagaimana kepribadian rangga
rangga sangat menyayangi kedua orang tuanya jadi acha menggunakan nama orang tua rangga untuk memancing rangga
Rangga menutup laptopnya dan melihat ke arah acha
"kalau mamah dan papah tidak keberatan dan setuju boleh juga sepertinya akan seru" rangga mengusap kepala acha
Acha memegang tangan rangga yang tadi sempat di buat untuk mengusap kepalanya
"ya kak rangga memang terbaiklah" acha merasa senang karena rangga lebih memilih menjawab pertanyaan dari pada lisa
"sial sudah dua tahun ini rangga masih tetap cuek padaku" lisa berbicara dalam hatinya
Selama dua tahun lisa terus mengejar rangga walaupun rangga selalu dingin padanya tapi rangga tidak menjauh darinya jadi lisa merasa kalau dirinya masih ada kesempatan untuk mendapatkan rangga.
"oh gitu jadi kakak tidak baik begitu" damar yang baru sampai langsung mendengar kata pujian dari adiknya untuk orang lain
"tidak tidak kak damar adalah kakak terbaik untuk acha" acha melepaskan tangan rangga dan tersenyum ke arah damar.
__ADS_1
Pak airlangga yang memang sudah mengetahui perasaan acha pada rangga bermaksud untuk menjodohkan acha dengan rangga dan akan melakukan apapun agar anaknya itu dapat memiliki apa yang dia inginkan.