Tuan Muda Mencari Pacar

Tuan Muda Mencari Pacar
Menggoda rena


__ADS_3

Karena keadaan acha masih belum bangun akhirnya pak airlangga memutuskan untuk tinggal dan meninggalkan urusan pekerjaan pada orang kepercayannya


ranggapun menghampiri pak airlangga untuk menyuruhnya istirahat karena pasti kecapean


"pak biar saya saja yang menjaga acha bapak bisa istirahat sebentar" pak airlanggapun pindah dan bermaksud untuk tidur sofa tapi rangga mencegahnya


"pak lebih baik bapak tidur di hotel agar lebih nyaman"


" tidak perlu nak bapak tidur di sini saja lagian bapak pengen bareng sama acha" kata pak airlangga sambil tiduran di sofa untuk menyamankan tubuhnya


sedangkan di luar ruangan rena dan damar sedang mengobrol


"kenapa tidak meunggu acha di dalam pasti kamu juga ingin menemaninya kan?"


"tidak kak udah ada rangga sama papahnya lebih baik aku nunggu di sini aja" kata rena sambil menundukan kepalanya


"kamu kebiasaan kalau lagi ngobrol pasti nunduk,kalau ngobrol lihat orangnya sini lihat kakak" kata damar sambil memegang wajah rena dan mengarahkannya pada wajahnya

__ADS_1


dan sekita wajah rena memerah dan rena langsung memalikan wajahnya,sedang asyik asyiknya menggoda rena tiba tiba hp damar berdering


"sayang kamu di mana aku udah nunggu di tempat ketemu" kata reva di ujung telpon


karena bersebelahan akhirnya rena mendengar ucapan reva


"jangan panggil gue dengan sebutan itu kita udah berpisah,dan soal ketemu nanti aja gue masih punya urusan" kata damar sambil memutuskan sambungan telpon


"ya ampun kak damar sama kak reva udah pisah itu tandanya kak damar jomblo yes yes" rena bersorak dalam hatinya dan dia tidak menyadari kalau damar sudah selesai dengan telponnya


"siapa yang senang aku lagi sedih tau lihat teman aku habis kena musibah terus jatuh sakit,kak damar aneh" kata rena yang langsung merubah ekspersi wajahnya


dan kelakuan rena sukses membuat damar tertawa kecil akhirnya damar melanjutkan aksi menggodanya,damar tidak tau kenapa tapi dia selalu senang melihat wajah malu rena sudah seperti hiburan untuknya


tiba tiba damar menyentuh kepala rena dan menyenderkannya ke pundaknya


"kalau kamu sedih kamu bisa menjadikan pundak kakak sebagai tempat persinggahan kepalamu atau mau dada kakak,kakak juga tidak keberatan" kata damar dan langsung merentangan tangannya agar rena bisa memeluk damar

__ADS_1


"kakak apa apain sih modus banget" kata rena dan langsung berdiri melihat ke arah ruangan acha


"kita makan dulu,kakak tau kamu belum makan" kata damar sambil berbisik di telinga rena


karena perlakuan damar akhirnya rena memukul dada damar dan langsung pergi damar mengikuti dari belakang sambil memegang dadanya karena pukulan rena


ruangan acha


"euh aduh sakit banget" acha bangun dari tidurnya dan langsung memegang tangannya karena merasa sakit


"ya ampun kak rangga sampai ketiduran gitu ah sosweetnya aku tau kak rangga pasti bakal nolongin aku" dalam hati rena dan langsung memegang tangan rangga


rangga merasakan ada yang menyentuh tangannya dan langsung membuka matanya damar melihat acha sudah bangun


"kamu sudah bangun,tunggu gue bangunin dulu bokap loe" kata rangga dan akan pergi membangunkan pak airlangga


"gak usah kasian kayanya papah kecapean pasti tadi selama di perjalanan panik banget" kata acha sambil memegang tangan rangga agar tidak membangunkan papahnya

__ADS_1


__ADS_2