A & R (Aleta Dan Raven)

A & R (Aleta Dan Raven)
16. Depan Gang


__ADS_3

Di perjalanan pulang ke rumah Raven...


Hanya keheningan sepanjang perjalanan, Aleta memangku lengannya sambil tertidur seperti biasa. Raven hanya melirik ke arahnya dan menatap ke depan.


''ohiya Pak'' panggil Raven memecah keheningan.


''iya?'' jawab Safar masih fokus ke depan.


''nanti di depan ada gang, turunin aku di sana saja ya, Pak. Biar pulangnya saya jalan kaki''


''tidak apa-apa Raven, biarkan saya mengantar sampai rumah kamu''


''tidak perlu Pak, nanti...'' belum menyelesaikan perkataannya, tiba-tiba ponsel Safar berdering.


druuuttt druuuttt druuuutt.. (suara nada dering ponsel milik Safar)


''sebentar saya angkat telfon dulu, dari Ibu'' ucapnya sembari menepikan mobil.


''hallo..'' suara dari seberang sana.


"hallo, ada apa Bu?" tanya Safar.


"kamu di mana sekarang?"


"saya sedang mengantar Raven pulang, Bu"


"Raven? kamu bersamanya?"


"iya Bu, tadi pagi saya mengajaknya berangkat bersama non Aleta karena ban motornya bocor. Terus saya mengantarnya pulang karena motornya baru dijemput tukang bengkelnya" jelas Safar panjang lebar.


"ohh begitu yaa..emm apa Aleta juga di situ?"


"iya Bu, non Aleta bersama saya. Itu non Aleta sedang tidur di samping Raven"


"coba, saya ingin bicara sama Raven"


"baik Bu" kemudian Safar memutar badannya kebelakang dan memberikan ponselnya kepada Raven.


"ini Raven, Ibu ingin bicara sama kamu"


"sama saya Pak?" tanya Raven menunjuk ke dirinya sendiri kemudian meraih ponsel Safar.


"hallo, tante? apa kabar tante?" tanya Raven sedikit gugup.


"hallo, Raven... alhamdulillah kabar tante baik, kabar kamu, mama dan adek bagaimana?"


"alhamdulillah kabar kami juga baik, tante"


"alhamdulillah kalau semuanya baik"

__ADS_1


"iya tante"


"hussss jangan panggil tante dong sayangg"


"ma-maksud tante?"


"kan kemarin tante suruh kamu panggil 'mama' masa kamu lupa"


"ma-mama?"


"coba panggil lagi"


"mama?"


"nah gitu dongg heheh" kekeh Mala.


"ohiya, ada apa ma?''


"tidak, hanya saja mama ingin bertanya apa kamu kamu ada waktu nanti malam?"


"a-ada ma, memangnya kenapa ma?" tanya Raven heran.


"kalau kamu tidak keberatan, mama ingin mengajak kamu makan malam di rumah mama, apa kamu mau? hanya makan malam biasa dan kamu boleh mengajak mama sama adik kamu untuk datang"


"emm..bagaimana ya ma, nanti coba Raven tanya sama mama dulu"


"baiklah, oiya mama minta nomor ponsel kamu biar nanti kalau kamu jadi datang, mama suruh Safar jemput kalian"


"yaudah kalau gitu sampai ketemu nanti malam sayang"


"hemm iya ma"


"ini, Pak" Safar meraih ponselnya.


"hallo bu, apa masih ada yang ingin ibu bicarakan"


"tidak ada, nanti saja setelah kamu sampai di rumah"


"oiya, tolong kamu minta nomor hp Raven ya Safar" lanjutnya.


"baik, bu" sambungan berakhir, pada saat Safar menghidupkan mobilnya Aleta terbangun.


"sudah sampai rumah, ya?" tanya Aleta masih menutup mata.


"belum non, ini kita baru akan sampai di rumah Raven"


"hah? (membuka mata) baru mau nganter Raven? perasaan tadi gw tidur udah lama kok"


"maaf non, tadi saya habis nerima telfon dari Ibu"

__ADS_1


"tadi mama telfon? kenapa?"


"tadi Ibu nanya sama saya ada di mana terus saya kasih tahu kalau saya diperjalanan mengantar Raven"


"lalu?"


"lalu Ibu ingin bicara sama Raven"


"mama ngomong apa sama lo?" tanya Aleta beralih menatap Raven.


"tadi mama ngajak aku untuk makan malam di rumah kakak"


"mama? lo manggil nyokap gw, mama?"


"ma-maksud aku mamanya kakak"


"ngapain sih mama pakek ngajakin dia makan malam segala" gumamnya dalam hati sekilas melirik Raven.


"terus? lo mau?"


"emm.. aku masih harus tanya sama mama aku dulu"


"oohh" jawabnya manggut-manggut.


"semoga dia gajadi dateng, semoga dia gajadi dateng" do'anya dari dalam hati.


"yaudah jalan, Pak" titah Aleta pada Safar.


"Pak, aku turun di sini saja" ucap Raven hampir sampai di depan gang.


"kamu beneran nggak mau dianter sampe rumah?" tanya Safar begitu sampai di gang yang ditunjuk Raven.


"tidak perlu Pak, aku jalan kaki saja lagian rumah aku sudah dekat dari sini"


"baiklah kalau begitu, oiya saya belum minta nomor hp kamu" ucapnya sambil memberikan ponselnya kepada Raven.


"ini, Pak" mengembalikan ponsel Safar dan setelah itu ia keluar dari dalam mobil.


"sekali lagi terimakasih, Pak. Dan... Kak Aleta" menoleh ke arah Aleta sambil menunduk.


"sama-sama" jawab Aleta singkat.


"hati-hati ya, Raven. Saya permisi dulu" dibalas senyuman oleh Raven kemudian mobil bergerak meninggaklan Raven yang masih berdiri di depan gang Setelah itu Raven berjalan kaki menuju rumahnya.


HALLO GUYSS....🙌😁


AKU UP LAGI NIHH, GIMANA CERITANYA? SERU NGGAK? JIKA KALIAN SUKA JANGAN LUPA UNTUK (LIKE KOMEN DAN VOTE) YA GUYSS😂👍


MOHON MAAF JIKA ADA TYPO😂

__ADS_1


TERIMAKASIH♥


HAPPY READING♥


__ADS_2