A & R (Aleta Dan Raven)

A & R (Aleta Dan Raven)
39. Julid


__ADS_3

Raven dan Aleta sudah sampai di rumah, mereka membersihkan diri mereka masing-masing.


"Mal? sudah semua kan?" tanya Zanna sedang menyiapkan sarapan di meja makan.


"sepertinya sudah, kalau gitu ayo kita panggil anak-anak" Zanna mengangguk.


"kamu duduk di sini sebentar ya sayang, mama mau panggil kak Raven dulu" ucap Zanna kepada putrinya lalu pergi ke kamar atas.


"iya mama" jawab Vania.


tok tok tok (Zanna mengetuk pintu kamar Raven)


"Rav? ayo kita sarapan" teriak Zanna dari balik pintu.


"iya ma, mama ke bawah dulu nanti Raven nyusul"


"yaudah kalau gitu, mama tunggu di bawah"


"iya ma"


"oiya Rav, tolong kamu ajak Aleta juga ya. Tadi mama ketok pintu dia nggak jawab, mungkin masih di kamar mandi"


"siap ma" lalu Zanna kembali ke meja makan.


"anak-anak mana?" tanya Mala begitu Zanna berjalan ke arahnya.


"masih di atas, sebentar lagi turun" Zanna duduk di samping putrinya.


"kakak mana ma?" tanya Vania begitu mamanya duduk.


"kakak masih di kamar, sebentar lagi kesini"


tok tok tok (ketukan pintu dari balik kamar Aleta)


"kak Aleta?" teriak Raven dari balik pintu.


"ada apa?"


"ayo turun, sarapan"


"lo duluan ntar gw nyusul"


"kakak sedang apa?"


"udah lo turun aja"


"aku tunggu kakak di sini, ya?" Aleta tak menjawab dan Raven menunggu di depan pintu.


Tak lama setelah itu,


ceklek..


"lo ngapain masih di sini?" tanya Aleta begitu membuka pintu ada Raven sedang berdiri di depannya.


"aku tungguin kakak, ayo" meraih lengan Aleta kemudian turun.


"pelan-pelan jalannya" ucap Aleta.


"aku udah laper kak"


"kalau emang udah laper kenapa nggak turun daritadi? kenapa malah nunggu gw"


"halo semuanya" sapa Raven pada kedua ibu dan adiknya sambil melambaikan satu tangannya, karena tangan sebelahnya masih menggenggam tangan Aleta.


"aduhh.. kalian ini sudah seperti pengantin baru aja" ucap Mala sedikit tertawa.


"udah cocok belum?" Raven menempelkan pundaknya di pundak Aleta.


"apaan sih" Aleta menggeser tubuhnya dan melepas genggaman Raven.


"kalian ini ada-ada saja" ucap Zanna tertawa dan Mala juga ikut tertawa.


"adeekk...." Raven berlari menghampiri Vania dan langsung memeluknya, sedangkan Aleta hanya tersenyum kecil dan duduk di samping mamanya.


"yasudah, ayo kita mulai sarapannya" ucap Evano, kebetulan ia juga ikut sarapan.


"iya, pa" jawab Raven dan Aleta bersamaan.


"kompaknya anak-anak papa" ledek Evano sukses bikin mereka malu. Kemudian mereka sarapan, tidak ada percakapan di meja makan. Selesai sarapan Evano langsung pamit berangkat ke kantor.


Aleta sedang menonton tv bersama Vania, sedangkan kedua ibu tengah mengobrol di ruang tengah. Raven? dia ada di kamarnya, katanya dia mau pergi ke sekolah karena dia ikut ekskul volly.


"Vania?" Aleta memanggil Vania yang tengah asik menonton tv.

__ADS_1


"iya kak?" jawab Vania menatap Aleta.


"kak Al mau tanya, boleh nggak?"


"boleh kak"


"kak Raven itu orangnya gimana sih kalau menurut Vania?"


"kak Raven? dia nyebelin kak"


"nyebelin?"


"iya kak, dia suka jahilin aku"


"tapi kak Raven juga sayang sama aku" ucapnya sambil tersenyum.


"tentu saja kak Raven sayang sama kamu, kamu itu adek yang baik dan cantik"


"kak Al juga baik dan cantik, pasti kak Raven juga sayang sama kak Al" ucapan Vania mengingatkannya pada saat jogging tadi, waktu Raven memeluk dan berbisik di telinganya. Mengingat itu ia jadi geli sendiri.


"iya kan kak?"


"hah? apa?"


"kak Al kenapa melamun? yaudah aku mau nonton tv aja" lalu Vania lanjut nonton tv, sedangkan Aleta masih melamun.


"mama.." Raven menuruni anak tangga memanggil mamanya.


"kamu mau kemana, Rav?" tanya Zanna menghampiri putranya.


"aku mau ke sekolah, ada ekskul volly ma"


"oh yaudah, kamu hati-hati di jalan ya" ucap Zanna.


"kamu ke sekolah naik apa, Raven?" tanya Mala.


"naik angkot, ma"


"enggak enggak, kamu jangan naik angkot" tolak Mala.


"tidak apa-apa, Raven bisa naik angkot"


"biarkan Safar yang mengantar kamu"


"tidak boleh ada penolakan"


"yaudah, kamu turuti saja perintah mama Mala" ucap Zanna lembut sambil mengusap pundak putranya.


"kalau gitu Raven berangkat" lalu ia menyalami Zanna dan Mala bergantian.


"Vania mana?" tanyanya setelah menyalami kedua mamanya.


"tadi Vania sama Aleta sedang nonton tv" kemudian Raven segera menuju ruang tv.


"Vaniaa..." ucapnya sambil berjalan ke arah tv, Aleta mendengar langsung menoleh ke belakang.


"hai kak" Raven melambaikan tangan ke Aleta membuatnya berbalik dan menatap tv.


"kakaaak..." begitu melihat kakaknya Vania langsung berlari ke arah Raven dan memeluknya erat.


"adek lagi apa?" tanyanya setelah melepas pelukan.


"nonton tv kak"


"nonton tv sama siapa siih?" Raven mengatakan dengan nada sedikit gemas.


"sama kak Al"


"yaudah kamu lanjutin nonton tv nya, kakak mau berangkat" mendengar Raven mengatakan berangkat, Aleta spontan menoleh ke belakang.


"lo mau berangkat ke mana?" tanya Aleta.


"aku mau ke sekolah kak"


"ngapain?"


"ada ekskul"


"lama nggak? pulang jam berapa? sama siapa aja?" Aleta memberikan pertanyaan bertubi-tubi.


"jadi, aku harus jawab yang mana dulu nih?" Raven sedikit tertawa.


"apaan sih" ucapnya kesal lalu kembali menonton tv sambil menyilangkan kedua tangannya di dada.

__ADS_1


"kok kakak ngambek gitu sih" Raven berjalan mendekat dan berdiri di belakang Aleta.


"enggak, ngapain gw ngambek?"


"terus kenapa wajahnya di tekuk gitu?"


"nggak ada"


"apa yang nggak ada?" Raven mulai memainkan rambut Aleta.


"apaan sih, nggak usah pegang-pegang" menjauhkan kepalanya.


"tuhkan bener kakak ngambek, kalau kakak ngambek nanti aku nggak fokus lho ikut ekskul nya"


"udah sana, katanya mau berangkat"


"nggak mau, sebelum kakak senyum"


"untuk apa?"


"untuk bekal, ya anggap aja itu sebagai penyemangat dari kak Aleta buat aku biar semangat"


"kalau gw nggak mau?"


"kalau nggak mau berarti nanti aku nggak akan semangat terus jadi nggak fokus, terus dimarahin, kalau dimarahin nanti aku bisa di hukum, dan kalau di hukum nanti aku bisa pingsan lagi dan kakak jadi khawatir, kalau kakak khawatir nanti kakak nangis dan aku nggak mau lihat kakak nangis lagi" ucapnya panjang lebar kali tinggi, xixixi..


"lo ngomong apaan sih, nggak jelas banget"


"udah sana berangkat ngapain masih di sini" lanjutnya.


"tapi kakak senyum dulu, baru aku berangkat"


"(menghembuskan nafas pasrah kemudian berbalik dan tersenyum ke arah Raven, ia buat senyumnya semanis mungkin) udah, sana berangkat"


"terimakasih kak, sekarang aku jadi semangat" ucapnya sambil tersenyum lebar.


"udah sana pergi"


"kok aku diusir" ucap Raven kesal.


"daritadi nggak pergi-pergi" ucapnya kemudian berbalik menonton tv.


"yaudah kalau gitu, aku berangkat" lalu Raven berjalan meninggalkannya. Setelah Raven beejalan menjauh ia mulai memperhatikan sambil menyunggingkan senyumnya.


"dia lucu" batinnya sambil tersenyum. Tidak sadar ada dua pasang mata yang sedari tadi memperhatikannya.


"ekhem, sepertinya ada yang udah mulai suka nih" Mala berdehem menatap Zanna, sekilas melirik julid ke arah Aleta.


"semoga saja ya, Mal" sahut Zanna tak kalah julid melirik Aleta.


"kalian berdua ngapain di situ bisik-bisik?" ucap Aleta pada kedua ibu yang sedang duduk di ruang tengah melihat ke arahnya.


"eng-enggak, kita nggak ngapa-ngapain. Kita cuman lagi ngomongin hatters aja kok" ucap Mala menahan tawa.


"hatters?" ucap Aleta lirih.


"ohiya, tadi ada yang nanya-nanya nggak jelas sama si anu" ucap Mala sedikit berteriak.


"si anu?" batin Aleta, semakin bingung.


"terus tadi ada yang sok ngambek gitu di depan si anu" Mala mulai menjulid.


"apaan sih si mama, si anu? siapa sih" batinnya semakin bingung dan penasaran.


"si anu siapa sih ma?" tanyanya mulai penasaran.


"nggak tahu" Mala dan Zanna tertawa sedangkan Aleta diam dalam kebingungan dan kembali menonton tv.


.


.


.


.


.


Di masa pandemi seperti sekarang semoga kalian selalu diberikan kesehatan dan selalu bahagia di manapun kalian berada, Aamiin...Terimakasih buat yang masih setia baca karya aku, walaupun jadwal up nya nggak nentu😅. Jangan lupa untuk selalu Like Komen dan Vote. Dada~


Dan tunggu episode selanjutnya...😁


Mohon maaf kalau ada typo😄

__ADS_1


__ADS_2