A & R (Aleta Dan Raven)

A & R (Aleta Dan Raven)
8. dag dig dug


__ADS_3

Masih hari minggu, seperti biasa Zanna mendapat pesanan kue dari para orang tua yang anaknya akan ulang tahun. Dan Raven selalu siap membantu mamanya sambil menjaga Vania. Namun, Vania bukan anak yang bandel dan juga tidak mengganggu mamanya bekerja jadi itu sedikit meringankannya. Hari ini Zanna mendapat pesanan membuat 3 kue ulang tahun, Zanna memulainya sedari pagi dengan dibantu anaknya, karena putri kecilnya masih terlelap.


"mama dapat pesanan kue lagi?" tanya Raven yang baru bangun melihat mamanya sudah stay di dapur.


"iya sayang, semalam ada dua orang pesen dua kue dan ditambah tadi ada satu orang pesan satu kue. Jadi semua ada tiga"


"benarkah? yaudah kalau gitu Raven mau mandi dulu, setelah itu Raven bantuin mama"


"iya, udah sana mandi"


20 menit kemudian...


"mama udah beli semua bahan-bahannya?"


"udah sayang, tinggal kotaknya aja yang belum"


"biar Raven aja nanti yang belikan, ya?"


"emang hari ini kamu nggak sibuk?"


"enggak sibuk ma"


"yaudah terserah kamu aja" Raven Membantu mamanya membuat kue, sekitar satu jam Raven dan Zanna sibuk terdengar suara anak kecil memanggil keduanya membuat mereka menoleh ke sumber suara tersebut. Dan ternyata itu suara Vania yang baru bangun.


"mama...kakak.."


"eh.. adek udah bangun" Raven mendekati adiknya dan mendudukkan badannya setinggi Vania sambil mencubit pipi gembulnya.


"iya kakak" jawab Vania sambil tersenyum.


"sini sayang" Zanna yang tadinya memegang mixer ditangan kanan memindahkannya ke tangan kiri dan melambaikan tangan kananya memberi kode supaya putri kecilnya itu menghampirinya.


"mama? mama sedang bikin kue, ya?" tanya Vania sambil mendongakkan kepala.


"iya sayang, mama sedang bikin kue. Adek mau?" sambil memegang pipi gembul putrinya setelah itu Mala kembali fokus ke adonan yang ia mixer.


"mau ma!" Vania mengangguk antusias.


"Rav?"Panggil Mala pada putranya yang sedang mengoleskan butter cream.


"iya ma?"Raven menoleh ke arah mamanya.


"tolong kamu ambilkan kue untuk adek kamu, ya?"


"oh iya maa" Raven memotong kue untuk Vania dan memberikan padanya.

__ADS_1


"ini kue untuk adikku yang paling cantik" Raven memberikan kue sambil membungkukkan badannya.


"hemm.."Vania tersenyum sambil mengunyah kue.


"gimana dek? enak ga kuenya?"


"heemm.." Vania hanya menganggukkan kepalanya tanpa melihat kearah kakaknya"


"yaudah, Vania makan kuenya sambil duduk di kursi itu ya sayang. Mama sama kakak mau bikin kue dulu, ya" Zanna mematikan mixernya kemudian mengangkat putrinya untuk duduk di kursi yang tidak jauh dari tempatnya.


"kue nya harus di makan sampai habis ya, kalau nggak di makan sampai habis nanti kakaka akan makan semuanya" ledek Raven kepada Vania.


"jangann! kakak nggak boleh makan kue nya"


"kenapa kakak nggak boleh makan kue? kan kakak juga mau dek.." sedikit menekankan suaranya saat bilang 'mau' sambil mengambil kue yang ada di tangan Vania.


"iiihh..kakak.." rengek Vania.


"kabooorrr.." Raven berlari seolah akan dikejar oleh adiknya.


"mama.." Vania mengadu ke mamanya dengan suara manja.


"iya... ada apa sayang?" tanya Zanna lembut


"kakak maa"


"(menarik nafas dan menguarkan pelan) nggak apa-apa sayang, kue nya dibagi sama kakak. Nanti Vania mama buatin kue kesukaan Vania, mau?" bujuk Zanna.


"mau ma, tapi..." sambil melirik tajam ke arah kakaknha yang sibuk mengoleskan butter cream.


"tapi? tapi apa sayang?"


"tapi Vania aja ya yang dibuatin, kakak jangan"


"lho kok? Vania gitu sih kan kakak juga mauu" sahut Raven yang pura-pura kesal.


"nggak-bo-leh"


"tapi kan kakak juga mau di," belum menyelesaikan perkataannya, Zanna memotong perdebatan antara kakak beradik itu.


"sudah sudah, iya nanti mama buatin untuk kalian ber-du-a" sambil menatap kedua anaknya bergantian.


"wleekk" ledek Raven kemudian melanjutkan mengoles butter cream.


"mamaa" rengek Vania.

__ADS_1


"RAVEN.." tegur Zanna lembut.


"apa ma?.." Zanna hanya menggelengkan kepalanya setelah itu melanjutkan aktivitasnya.


Rumah Aleta..


Aleta masih membantu mamanya membersihkan piring kotor, sedangkan Evano melihat anak dan istrinya bergantian sambil tersenyum kecil.


10 menit kemudian....


"akhirnya selesai juga.." Aleta merebahkan tubuhnya di sofa sambil menatap langit-langit rumahnya. Tiba-tiba ada sosok yang sesang berdiri di depannya sambil menyilangkan kedua tangannya di dada, yap benar sosok itu adalah Evano, papa Aleta. Menyadari hal itu Aleta spontan langsung merubah posisi duduknya menjadi tegap mengarah kedepan.


"papa!?" sambil melihat sekeliling ruangan mencari keberadaan mamanya.


"kalau kamu cari mama, mama ga ada"


"mama kemana?" tanya Aleta sedikit gugup.


"keluar, katanya mau beli sesuatu" Evano yang tadinya berdiri sekarang berpindah duduk di sofa sebelah Aleta sambil membuka laptop miliknya.


Di ruangan itu hanya ada kesunyian, hanya suara ketikan keyboard dari laptop milik Evano. Sedangkan Aleta masih duduk tegap dan berharap mamanya segera pulang. Suasana macam apa ini Tuhan? kenapa sangat canggung sekali padaham sekarang ia sedang bersama dengan papanya sendiri. Tanoa adanya keberadaan Mala, Aleta sangat bingung ingin melakukan apa, hanya ingin berjalan ke kamarnya saja sangat sulit ia lakukan.


"em..ee..pa-papa" dengan keberanian yang ia miliki ia berani bicara.


"iya sayang?" mendengar papanya memanghilnya 'sayang' membuat bibirnya sedikit terangkat kemudian ia segera masuk ke kamar. Namun langkahnya terhenti.


"jangan lupa kamu harjs belajar, jangan main hp terus. Bukannya papa melarang kamu untuk bermain hp, tapi gunakan hp untuk hal-hal yang bermanfaat. Kamu mengerti?" jelas Evano pada putrinya kemudian beralih menatap laptop dihadapannya.


"iy-iya pa, Aleta akan belajar" Kemudian Aleta masuk ke kamar dan menutup pintu dengan sangat pelan.


"huh..akhirnya gw bisa bernafas lega" sambil merebahkan tubuhnya di ranjang.


"bisa-bisa gw sesak nafas, lagian kenapa setiap gw di dekat papa jantung gw selalu aja dag dig dug ga karuan?" Aleta duduk sambil menempelkan telapak tangannya di dada merasakan detak jantungnya yang perlahan berdetak normal lagi.


OKE GUYS.. AKHIRNYA BISA UP LAGII SETELAH SEKIAN PURNAMAšŸ˜‚


MINTA MAAF YA GUYS KARENA GABISA UP TIAP HARI..


JIKA ADA SALAH KETIKAN/TYPO AKU MINTA MAAF YA GUYS..


TERIMAKASIH BUAT YANG MASIH SETIA BACA CERITA DARI AKU


JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE YA GUYS


SEMOGA KALIAN SUKAAšŸ˜ā™„

__ADS_1


TERIMAKASIH😁


HAPPY READING♄


__ADS_2