
"aduhh..siapa sih yang nabrak gw" Aleta terduduk
"eh maaf kak, aku tidak sengaja. Kakak nggak apa-apa?"
"non, non Aleta tidak apa-apa?" Safar menghampiri Aleta dan membantunya berdiri.
"iya nggak apa-apa"
"sekali lagi aku minta maaf kak, soalnya aku buru-buru"
"iya" jawab Aleta singkat.
"kalau begitu aku permisi dulu ya kak, pak.." baru satu kali melangkah, langkahnya terhenti.
"eh tunggu dulu, kamu Raven?"
"iya benar, saya Raven. Kenapa ya pak? kok anda bisa tau nama saya?"
"Pak Safar kenal? " tanya Aleta.
"oh, emm.. enggak, saya nggak kenal non"
"kalau nggak kenal kenapa Pak Safar tau nama dia, aku aja nggak kenal sama dia?"
"emm..itu, haa itu kan tertulis di seragamnya" berbohong.
"oh ya, rumah kamu di mana?"
"rumah saya? ada pa ya pak?"
__ADS_1
"enggak, saya hanya tanya saja. Kan kamu teman majikan saya"
"dia bukan teman aku pak, orang aku baru ketemu dia kok"
"oh benarkah? maaf non Aleta"
"ayo kita pulang pak, saya capek"
"baik non, sebentar ya non saya minta izin mau bicara sebentar dengan nak Raven" Aleta mengangguk tidak peduli dan masuk ke mobil merebahkan badannya.
"bapak mau bicara apa dengan saya?"
"begini, emm.. apa benar nama kamu Raven Nandana Gibran?"
"i-iya benar, kok bapak bisa tau nama lengkap saya?"
"apa nama orang tua kamu Eko dan Zanna?"
"apa saya mengenal bapak? tapi perasaan ini baru pertama kali kita bertemu"
"bukan begitu, oh ya kenalkan nama saya Safar panggil saja Pak Safar supir pribadi non Aleta, yang tadi"
"maaf pak, tadi itu beneran saya tidak sengaja menabraknya"
"tidak apa-apa, saya hanya mau menyampaikan pesan dari majikan saya kepada orang tua kamu. Tolong kamu sampaikan ke orang tua kamu kalau kamu sudah bertemu dengan anaknya Pak Evano Prasetya dan Ibu Nirmala"
"maksud anda, apa ya? saya tidak mengerti"
"paakk... cepetan. Ngobrolin apa sih lama banget" teriak Aleta dari dalam mobil.
__ADS_1
"tolong sampaikan saja ke orang tua kamu, orang tua kamu pasti mengerti. Saya permisi" kemudian Safar meninggalkan Raven yang masih memasang raut wajah bingung.
"tadi itu siapa Pak?" tanya Aleta
"siapa non?"
"cowok yang tadi Pak Safar ajak bicara"
"oohh...Raven?"
"iya siapalah itu aku nggak peduli namanya siapa, Pak Safar emang kenal?"
"enggak non, bukan apa-apa"
"yaudah kalau begitu. Cepet jalannya biar cepet nyampe rumah"
"baik non Aleta"
Raven Nandana Gibran, biasa dipanggil Raven. Adalah anak pertama dari dua bersaudara, dia memiliki adik perempuan namanya Vania Keisya. Adiknya baru berumur 3 tahun, ayahnya sudah meninggal karena kecelakaan saat Vania masih di dalam kandungan. Zanna, ibunya Raven dan Vania, Zanna membesarkan kedua anaknya seorang diri sambil bekerja sebagai pembuat kue. Zanna biasa menerima jasa pesanan kue di acara pernikahan, ulang tahun dan yang lainnya. Dengan kerja kerasnya, ia mampu membesarkan kedua anaknya dengan baik.
TERIMA KASIH BAGI YANG SUDAH MEMBACA CERITA DARI SAYA😊
SEMOGA KALIAN PUAS DENGAN CERITANYA😊
SAYA MINTA MAAF JIKA ADA SALAH TULISAN ATAUPUN YANG LAINNYA🙏
TUNGGU KELANJUTAN CERITANYA🙏😊
SELAMAT MEMBACA...
__ADS_1
TERIMA KASIH😊