A & R (Aleta Dan Raven)

A & R (Aleta Dan Raven)
30. Khawatir


__ADS_3

Pelajaran sudah berakhir semua guru meninggalkan kelas, waktunya istirahat semua murid menuju kantin. Sedangkan Raven masih berdiri di lapangan.


"ayo kita ke kantin..." ajak Aleta pada Fany.


"kuy"


"eh temen-temen, kayanya ada yang dihukum tuh disuruh berdiri ditengah lapangan" ucap salah satu murid dikelas Aleta mendengar dan langsung melihat lewat jendela. Dan sepertinya ia mengenal sosok yang tengah berdiri di lapangan membelakanginya.


"siapa Al?" pertanyaan Fany membuyarkan lamunannya.


"hah?" dan Fany ikut melihat lewat jendela.


"kayanya gw kenal, tapi siapa ya?" ucap Fany.


"sepertinya yang dihukum adek kelas kita deh" ucap Linda juga ikut melihat.


"eh Al, bukannya itu anak yang kemarin nunggu di depan kelas kita pas les, iya bukan sih?" Linda bertanya pada Aleta karena ingat pernah bertemu.


"masa sih itu dia? tapi kenapa dia bisa dihukum? bukannya dia selalu berangkat pagi?" batin Aleta.


"udah, ayo ke kantin" ajak Aleta.


"oke, yuk Lin ke kantin" Fany mengajak Linda.


"oke" dan mereka bertiga berjalan ke kantin, sedangkan Aleta pandangannya tak lepas dari seseorang yang tengah berdiri di bawah tiang bendera masih menggendong tas miliknya.


"Raven?" Arga menemui Raven dan menepuk pundaknya.


"Arga?" Raven menoleh.


"udah istirahat dan hukuman lo juga udah selesai, ayo ke kantin"


"benarkah?" lalu Raven melihat sekeliling halaman sekolah ternyata memang sudah istirahat.

__ADS_1


"eh Rav? muka lo kok pucet amat sih, lo sakit ya?" tanyanya melihat wajah Raven pucat dengan keringat sudah membasahi wajahnya.


"tidak, aku tidak apa-apa. Tadi pagi aku belum sarapan karena bangun kesiangan" jelasnya.


"ayo ke kantin"


"lo seriusan nggak apa-apa?"


"iya" pada saat ia berbalik dan melangkahkan kaki tiba-tiba kepalanya terasa pusing serta pandangannya mulai kabur.


"tunggu Ga" tangan kiri memegang kepala yang sakit dan tangan kanan meraih lengan Arga.


"eh lo kenapa Rav?" Arga berbalik dan memegang pundak Raven.


"aku nggak tahu tiba-tiba kepalaku pusing"


"ini mungkin karena lo belum sarapan, yaudah gw bawa lo ke UKS" lalu Arga memapah Raven menuju UKS.


"lo baring dulu, lo mau apa biar gw beliin" tanya Arga begitu sampai di UKS.


"santai aja kali, lo kan temen gw" Raven membalas dengan senyum lemas.


"udah lo mau nitip apa? gw mau ke kantin"


"nasi goreng sama air putih, dan ini (meraih tas disampingnya namun tidak sampai)" dan Arga membantu mengambilkan tasnya.


"ini uangnya, makasih Ga"


"oke, lo nggak apa-apa gw tinggal?"


"iya aku nggak apa-apa"


"yaudah kalau gitu gw ke kantin" dianggukkan oleh Raven dan Arga menuju kantin.

__ADS_1


Di kantin...


"Al, lo mau pesen apa biar gw pesenin" Aleta sedang duduk di kantin sambil melamun, Fany dan Linda tengah sibuk memesan.


"Al?!" tak kunjung dapat jawaban, Fany menepuk pundaknya.


"iya?"


"daritadi gw panggil lo"


"sorry, kenapa Fan?"


"lo mau pesen apa biar sekalian gw pesenin"


"oh, samain kayak punya lo aja"


"oke"


Aleta merasa dirinya tidak tenang karena memikirkan Raven, apa yang terjadi? kenapa dia bisa dihukum? apakah sekarang dia masih di sana? banyak sekali pertanyaan yang ada difikirannya. Ia tidak bisa menghilangkan fikiran itu, tidak tahu kenapa dia merasa sangat khawatir. Lalu ia melihat kedua temannya tengah sibuk memesan tanpa menunggu lama ia diam-diam keluar dari kantin dan menuju lapangan, namun saat sampai lapangan ia tidak melihat keberadaan Raven. Ia takut terjadi sesuatu padanya, saking khawatir ia sampai menggigit kuku jarinya dan mengamati seluruh lapangan.


"Raven, lo di mana?" batinnya, lalu ia melihat ada seseorang yang tak asing tengah berlari melewatinya dengan membawa dua kotak nasi dan dua botol air minum.


"itu? bukankah dia temannya Raven, kenapa dia masuk ke UKS?"


"atau jangan-jangan?.." lalu ia mengikuti Arga ke UKS.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


HALLO GUYS AKU UP LAGI😁


MOHON MAAF KALAU ADA TYPOšŸ˜‚


TERIMAKASIH♄

__ADS_1


HAPPY READING♄


__ADS_2