
''mamaa...Aleta pulang'' masuk ke dalam rumah sambil berlari-lari kecil menghampiri mamanya dan memeluknya.
''iya sayang, gimana tadi les nya?'' Mala melepas pelukan putrinya.
''capek banget, Aleta ke kamar dulu ya ma''
''yaudah, kamu mandi abis itu istirahat''
''hemm..'' kemudian Aleta masuk ke kamarnya. Sedangkan Mala pergi menemui Safar.
"Safar.."
"iya bu? apa ada yang bisa saya bantu?"
"saya ingin bicara sama kamu sebentar"
"oh, baik bu"
"mari ikut saya" Mala berjalan ke pinggir kolam dan di ikuti Safar dibelakangnya.
"ibu ingin bicara apa dengan saya?"
"emm.. begini. Apa tadi siang waktu kamu jemput Aleta,apa kamu bertemu seseorang?" tanya Mala.
"ohh iya benar sekali bu, waktu saya jemput non Aleta diparkiran ada yang tidak sengaja menabrak non Aleta dari belakang, terus saya segera menghampiri non Aleta bu" jelas supirnya.
"lalu, apa kamu tahu siapa anak itu?"
"saya tahu bu, sebenarnya saya ingin menyampaikan ini kepada ibu. Tapi saya belum ada waktu, karena seharian ini saya full bersama non Aleta"
__ADS_1
"baiklah, mumpung sekarang dia sedang istirahat di kamarnya. Saya minta kamu menceritakan sedetail apapun kejadiannya kepada saya"
"baik bu, jadi begini..(menceritakan semuanya)...kurang lebih seperti itu bu"
"baiklah, bagus. Kalau begitu saya beri kamu misi penting dan rahasiakan jangan sampai anak saya tahu"
"misi?rahasia?ma-maksud ibu?"
"jadi mulai besok saya minta kamu untuk mencari tahu anak itu tinggal di mana, kemana saja dia pergi dan apapun yang dia lakukan. Kemudian laporkan kepada saya, kamu mengerti?"
"dan ingat! jangan sampai hal ini diketahui oleh anak saya, Aleta"
"baik bu"
"oke, kamu bisa menjalankan misi mulai besok, yasudah kamu boleh kembali" kemudian Safar kembali mengelap mobil majikannya dan Mala masuk ke dalam rumah.
Keesokan harinya...
Di sisi lain, Safar sedang menjalankan misi rahasia dari Mala, majikannya. Safar segera menuju ke alamat yang sudah majikannya kirim lewat sms. Mala mendapat alamat Raven dari Kepala Sekolah. Safar memperhatikan setiap kegiatan apapun yang Raven dan ibunya lakukan, kemudian melaporkan semuanya kepada Mala, majikannya. Pengintaian hanya berlangsung selama 2 hari, dimulai pada hari sabtu dan selesai di hari minggu.
"pa.." panggil Mala pada suaminya.
"iya ma? ada apa?" Evano yang sedari tadi sibuk memperhatikan laptopnya beralih menatap istrinya yang sudah membawakannya secangkir kopi.
"ini kopi nya pa, mama taruh di sini ya" kemudian Mala meletakkan kopu untuk suaminya di meja sebelah tak jauh dari meja suaminya dan mendudukkan dirinya disamping suaminya.
"masih sibuk ya pa?" tanya Mala.
"iya ma, tapi ini lumayan sedikit sih dibanding yang sebelumnya"
__ADS_1
"papa jangan kerja terlalu ekstra, nanti papa kecapek an"
"iya ma, ini juga sudah mau selesai kok, tinggal menandatangani berkas ini saja sudah" tak lama setelah itu akhirnya pekerjaan Evano selesai walaupun belum semuanya.
"diminum dulu pa kopinya, nanti keburu dingin" perintah Mala dan kemudian Evano menyeruput kopi buatan istrinya sampai habis dengan sekali seruput.
"kita sarapan yuk pa, mama udah siapin makanannya" ajak Mala.
"lha Aleta di mana ma? masih belum bangun dia?"
"belum pa, biasalah kan hari ini libur jadi kesempatan buat dia bangun telat hihihi" Mala tertawa kecil.
"lah gimana sih, udah mau jadi istri orang tapi bangunnya selalu telat" Evano memang sudah mengetahui tentang Raven melalui istrinya.
"sudahlah pa, pelan-pelan pasti Aleta bisa kok bangun pagi"
"yasudah, kamu bangunkan dia dan ajak kesini. Menurut papa ini sudah waktunya untuk mengatakan yang sebenarnya" tegas Evano.
"papa ingin Aleta mengetahuinya sekarang? kalau Aleta menolak gimana pa?"
"tenang saja ma, papa selalu ada cara supaya Aleta bisa nurut" kemudian Mala berjalan menuju kamar Aleta.
HALLO GUYS...
GIMANA CERITANYA? SERU NGGAK?
KALAU KALIAN SUKA JANGAN LUPA UNTUK
LIKE, KOMEN DAN VOTE YA GUYS..
__ADS_1
TERIMAKASIH..
SELAMAT MEMBACA😊