A & R (Aleta Dan Raven)

A & R (Aleta Dan Raven)
6. Jangan jadi Anak Manja!


__ADS_3

CEKLEK(suara pintu terbuka)


"astaga Aleta sayang" Mala membuka pintu kamar dan mendapati anaknya yang masih terbaring dikasur auto menggelengkan kepalanya dan segera mendekati anaknya.


"bangun Aleta, sudah pagi, ayo bangun!" Mala menyeret selimut anaknya.


"aahh mamaa..masih ngantukk" Aleta menarik kembali selimutnya namun Mala dengan cepat menariknya lagi.


"ayo bangun! masa anak perawan bangunnya telat"


"iya iya ma, lima menit lagi"


"bangun Aleta! papa udah nunggu di bawah, ayo bangun" namun Alelta tidak menggubris perintah mamanya dan mungkin Aleta sudah melanjutkan tidurnya lagi.


"yasudah kalau kamu tidak mau bangun, apa perlu mama panggil papa buat bangunin kamu?" mendengar kata papa nya dipanggil, Aleta dengan cepat segera membuka matanya dan duduk. Karena jika papa nya yang membangunkannya yang ada nanti dia akan digendong paksa masuk ke kamar mandi seperti dulu. Karena papa nya adalah orang yang tegas, sebenarnya papa nya tidak ingin Aleta menjadi anak yang manja. Namun, karena dia lebih sering berada di kantor dan mamanya yang mengurusnya, Aleta menjadi anak yang manja. Ya sama lah ya seperti mamanya(dulu).


POV 2 tahun yang lalu...


''Aleta belum bangun ma?" tanya Evano pada istrinya.


"belum pa, sebentar biar mama periksa ke atas" Mala menaiki tangga dan berjalan menuju kamar anaknya.


CEKLEK(suara pintu terbuka)


Mala masuk dan mendekati anaknya yang masih terbaring tidur.


"Aleta sayang, ayo bangun nak, papa sudah nunggu di bawah" sambil menepuk-nepuk pundak anaknya


"hemm.." saut Aleta yang masih memejamkan matanya.


"bangun sayang, papa sudah nunggu, nanti papa bisa telat lo ke kantor. Hari ini papa ada rapat"


"sebentar ma.."


"ayo sayang, bangun!" Evano yang menunggu istrinya turun namun tidak turun-turun, akhirnya Evano menyusul naik ke kamar anaknya dan dia mendapati istrinya yang masih duduk di tepi ranjang sambil membangunkan anaknya. Kemudian Evano masuk dan mendekati Mala.


"ada apa ma? kenapa Aleta belum bangun?" tanya Evano pada istrinya.


"em.. begini.." belum selesai Mala menyelesaikan perkataannya, Evano segera mengangkat Aleta dan Aleta yang terbangun sudah berada di gendongan papanya pun kaget.


"papa? papa ngapain? eh eh" kemudian Evano menggendong Aleta masuk ke dalam kamar mandi dan menguncinya dari luar.

__ADS_1


DUG DUG DUG(suara pukulan pintu dari dalam kamar mandi)


"pa, kenapa papa kunciin Aleta di kamar mandi? hiks hiks" Aleta menangis dari dalam kamar mandi


"papa kenapa lakukan itu?" sahut Mala dari belakang suaminya.


"biarkan saja ma, biarkan dia tahu bagaimana akibatnya jika membantah perintah orang tuanya" tegas Evano kepada istrinya.


"iya pa, mama tahu. Tapi kasihan Aleta pa, kan nggak perlu di kunci di dalam kamar mandi juga kan pa"


"sudahlah ma, dan kamu Aleta! cepat mandi, papa nggak akan buka sebelum kamu selesai mandi!" perintah Evano kepada Aleta, tanpa lama-lama Aleta segera mengguyur seluruh tubuhnya dan mandi.


Lima menit kemudian....


Tidak pake lama, Aleta mandi dengan secepat kilat. Ia tak ingin papanya memarahinya lagi.


"sudah selesai apa belum mandinya sayangg?" tanya Mala lembut.


"se-sebentar lagi ma, Aleta pakai handuk" teriak Aleta dari dalam kamar mandi. Papanya sudah pamit berangkat ke kantor duluan tanpa menunggu Aleta.


"pelan-pelan saja sayang" Mala membuka kunci pintu kamar mandi dan segera membukanya.


"sudah sayang, jangan nangis" Mala melepas pelukannya dan beralih mengusap air mata anaknya.


"hiks, apa papa masih di sini ma?" tanya Aleta sambil mengusap air matanya.


"papa sudah berangkat ke kantor, katanya ada rapat penting hari ini"


"yasudah, lebih baik sekarang kamu ganti baju terus ke bawah ya" Aleta mengangguk kemudian Mala keluar dari kamar Aleta.


POV selesai....


"kok bawa-bawa papa sih ma" Aleta berkata dengan nada kesal sambil memonyongkan bibirnya.


"ya lagian kamu susah dibangunin, udah tahu kalau papa nggak suka kamu manja.


"iya iya Aleta bangun, udah mama ke bawah duluan nanti Aleta nyusul"


"yaudah mama ke bawah dulu. Tapi kamu beneran bangun lo ya, awas aja kalau tidur lagi, mama bakal panggil papa suruh ke sini" ledek Mala.


"iya mamaa" dengan lesu Aleta berjalan ke kamar mandi dan membersihkan diri dan turun.

__ADS_1


Aleta menuruni anak tangga menuju ke meja makan...


"papa..mama..." panggil Aleta kepada kedua orang tuanya.


"sini sayang" ajak Mala kemudian Aleta duduk di samping mamanya.


"sini sayang mama ambilin..." Mala baru mengulurkan tangannya untuk mengambilkan nasi ke piring anaknya, tangan Mala ditahan oleh Evano.


"mama jangan terlalu memanjakan Aleta, sudah biarkan Aleta ambil sendiri. Udah gede juga masih minta diambilin" Aleta tak berani membantah perkataan papanya, kemudian Aleta perlahan mengambil nasi dan lauk dan segera memakannya.


15 menit kemudian...


Tidak ada percakapan yang terjadi di meja makan, hanya ketukan sendok dan garpu saja yang bersuara.


"sini sayang, mama bawa ke dapur.." Mala meraih piring Aleta, namun lagi-lagi Evano menahan tangannya.


"kenapa pa?" tanya Mala heran.


"mama itu selalu saja memanjakan Aleta, lihat sekarang Aleta menjadi anak manja. Apa-apa diambilin, apa-apa dibantuin. Sering-sering dong mama suruh Aleta ngelakuin pekerjaan sendiri"


"terus, Aleta harus bagaimana pa?" tanya Aleta yang sedikit takut.


"mulai sekarang sampai seterusnya ada papa atau tidak ada papa kamu harus sering-sering bantuin mama, jangan buat mama ngerjain semua sendiri. Apa kamu tahu kenapa papa nggak pernah sewa pembantu?"


"karena papa ingin kalau kamu yang bantuin mama, papa ingin kamu jadi anak yang mandiri. Papa nggak suka ya anak papa jadi anak manja"


"iy-iya pa, Aleta ngerti" Aleta berkata sambil menunduk. Karena walaupun papanya seperti itu sebenarnya papanya mau supaya dia tidak menjadi anak manja.


"kalau kamu mengerti kenapa masih diam saja?"


"hah? oh i-iya pa" kemudian Aleta berdiri dan membantu mamanya membersihkan meja makan dan membantu mencuci piring. Sedangkan Evano masih memperhatikan anak dan istrinya itu sambil tersenyum kecil.


OKE GUYS AKHIRNYA DALAM SEHARI AKU BISA NYELESAIIN 2 EPISODE YEAY!


JANGAN LUPA UNTUK


LIKE KOMEN DAN VOTE YA GUYSS


TERIMAKASIHH...


SELAMAT MEMBACA

__ADS_1


__ADS_2