A & R (Aleta Dan Raven)

A & R (Aleta Dan Raven)
68. Swalayan


__ADS_3

Jangan lupa Like sebelum baca😋


Aleta dan mamanya sudah sampai di depan pasar, Mala menunggu Safar mengambil tas belanjanya di bagasi.


"kamu tunggu kami di mobil saja, biar saya sama Al yang masuk" ucap Mala kepada Safar, Safar mengangguk kemudian kembali masuk ke mobil. Sedangkan Mala dan Aleta masuk ke pasar, sampai dalam Mala berhenti terlebih dahulu di tempat jual sayuran.


"silahkan ingin beli apa, Bu?" ucap penjual sayur kepada Mala, Mala berjongkok sambil memilah sayuran di depannya sedangkan Aleta berdiri di belakang mamanya.


"emm.. Al, kamu pengen dimasakin sayur apa?" tanya Mala tanpa menoleh dan masih memilah sayuran.


"terserah mama" kata Aleta.


"kayanya masak tumis pare enak.." gumam Mala dan bisa didengar Aleta.


"Al nggak mau pare ma.. pait.."ucap Aleta menolak.


"katanya tadi terserah mama, nanti mama Zanna mau ke rumah mangkanya mama mau beli pare" mendengar Zanna ingin ke rumahnya, Aleta langsung teringat dengan Raven. Pastinya kalau ada Zanna, Raven bakalan ikut.


"huh..ketemu lagi sama dia" gumam Aleta sedikit kesal.


"apa Al?" tanya Mala sedikit mendengar.


"bukan apa-apa, udah apa belum?"


"bentar, Bu saya beli sayur pare sama sayur kangkungnya ya"


"iya Bu" penjual sayur itu membungkus sayuran yang akan dibeli Mala dan langsung memberikannya tak lupa Mala membayar. Kemudian melanjutkan belanja.


Di sisi lain, Raven duduk di depan tv, namun bukannya dia yang menonton malah tv nya yang menontonnya. Raven melamun, adiknya datang pun dia tak menyadari.


"kakak!..kakak sedang nonton apa?" tanya Vania dan duduk disamping kakaknya, Raven diam seribu bahasa.


"kakak.." Vania menarik baju kakaknya agar melihat ke arahnya.


"ada apa dek hm?" ucap Raven sadar adiknya memanggil.


"kakak kenapa melamun? dalitadi aku panggil kakak" rengek Vania.


"maafin kakak ya dek, kakak nggak denger. Tadi kamu ngomong apa?" ucap Raven membawa Vania kepangkuannya.


"kakak lagi nonton apa?"


"kakak lagi nonton kartun kesukaan Vania"


"benalkah?" Raven mengangguk dan tak lama ia kembali melamun. Hingga Zanna memanggilnya, Zanna baru pulang tadi pergi ke warung membeli gula.


"Rav.. Raven.." panggil Zanna memasuki rumah.


"Raven di sini ma.." Raven menjawab.


"tadi mama Mala telfon suruh kita ke sana, kamu mau ikut?" terlihat Raven diam dan berfikir.


"aku belum siap ketemu sama Kak Aleta" ucap Raven dalam hati.


"mau ya? temenin mama, nggak nginep kok nanti malam pulang"


"iya" singkat Raven.

__ADS_1


Kini pukul 15.00 pm, Safar sudah sampai di depan rumah Raven untuk menjemput Raven, Zanna dan juga Vania.


"ayo Rav kita berangkat.." teriak Zanna mendudukkan Vania di kursi mobil. Sedangkan Raven berjalan sangat pelan seperti tak memiliki energi sama sekali.


"sudah Bu?" tanya Safar kepada Zanna. Zanna, Vania dan Raven sudah di dalam mobil, kemudian mobil bergerak menuju ke rumah Mala. Dalam perjalanan, Raven meminta untuk mampir dulu di suatu tempat, ia ingin membeli es krim buat Vania karena Vania merengek meminta dibelikan es krim.


Di sisi lain...


Aleta berada di kamar entah apa yang ia kerjakan, sedangkan Mala memasak untuk makan malam. Setelah Mala menelfon suaminya untuk pulang cepat malam ini.


Aleta di kamar sudah berpakaian sangat rapi, jadi rencananya ia ingin keluar bersama Riki. Tadi siang, sepulangnya Aleta dari pasar, Aleta menghubungi Riki untuk diajak keluar sore ini dan tentu saja dengan senang hati Riki menerima ajakan Aleta.


ting! mendengar ponselnya berbunyi menandakan ada pesan masuk, Aleta meraih ponselnya dan melihat si pengirim pesan


'gue udah di depan' seperti itulah isi pesannya. Aleta mengambil tas slempanh kecilnya dan berjalan keluar.


Mala melihat anaknya menuruni anak tangga dan berpakaian rapi itupun menghampiri.


"kamu mau kemana Al?" tanya Mala begitu sampai.


"Al mau keluar sebentar" saat Aleta ingin melangkah, Mala memegang lengannya.


"iya tapi mau keluar kemana? sebentar lagi mama Zanna dan Raven sampai"


"cuman sebentar aja kok ma, nggak sampe malem juga kok"


"penting apa enggak? kalau penting tunggu Safar sam.." belum selesai bicara Aleta memotong perkataan mamanya.


"Al udah dijemput, kalau gitu Al pergi" lagi-lagi lengannya ditaham mamanya.


"apalagi ma?"


"bukan, temen aku mama.. yaudah Al pamit" setelah mencium tangan mamanya, Aleta berlalu keluar.


Mala penasaran pun mengikuti diam-diam keluar dan melihat Aleta keluar gerbang, yang ternyata diluar nampak ada seseorang duduk di atas motornya, memakai helm jadi wajahnya tidak terlihat jelas. Hingga Aleta menaiki motor itu dan menghilang.


"dengan siapa Aleta pergi? atau jangan-jangan cowok yang semalam Raven maksud?" gumam Mala, tiba-tiba ia mencium bau gosong dari arah dapur. Dia lupa kalau sedang memasak.


"astaga aku lupa.." Mala berlari ke dapur lalu mematikan kompor, untung saja tidak sampai gosong.


"tumben banget lo ngajak gue jalan, biasanya gue duluan yang ngajak, itupun kalau lo mau kalau enggak ya..." teriak Riki kepada Aleta.


"udah diem aja bisa nggak? gue tuh lagi pengen jernihkan fikiran gue" Riki mengangguk saja dan tak lama mereka sampai di sebuah swalayan.


"lo mau beli apa Rik? biar gue yang bayar" ucap Aleta sambil mengangkat keranjang belanjaan.


"oh no no, masa ceweknya yang bayar? udah biar gue bayar sendiri aja" Riki menolak.


"udah nggak apa-apa biar gue aja lagian kan gue yang ngajak lo"


"gue bayar sendiri aja" Aleta tak menerima penolakan, Riki mendapat tatapan tajam dari Aleta pun langsung terdiam.


"i-yaudah, untuk sekarang lo yang bayarin gue tapi besok gue yang harus bayar lo" Aleta mengangguk lalu mencari yang ingin ia beli. Riki setia mengikuti dibelakangnya.


Aketa membeli banyak chiki dan beberapa marsmellow juga es krim, sedangkan Riki hanya mengambil minuman dingin saja.


Setelah membayar, Riki dan Aleta duduk di depan swalayan sambil memakan chiki yang ia beli dan Riki juga meminum minuman dinginnya.

__ADS_1


"tumben banget Aleta ngajak gue jalan tanpa gue paksa, apa ada sesuatu?" batin Riki sambil meneguk minumannya.


"oiya, sekarang kesibukan lo apa?" tanya Aleta tiba-tiba.


"kesibukan? ngabisin harta orangtua gue aja sih" ucap Riki dengan santai nya.


"kenapa emangnya? kalau lo?" lanjut Riki.


"enggak apa-apa cuma nanya doang, gue lagi nikmatin libur kan kemarin baru selesai ujian" Riki mengangguk saja.


Saat mereka mengobrol, datang mobil ke arah mereka. Begitu orangnya turun, Aleta terkejut dengan yang ia lihat. Dengan cepat Aleta menutupi wajahnya dengan bungkus chiki ditangannya. Riki yang melihat pun heran dengan sikap Aleta.


"Al..lo ngapain?" tanya Riki, Aleta masih berusaha menutupi wajahnya. Sedangkan orang itu sudah berada di dalam swalayan.


"ayo kita pergi dari sini" pelan Aleta.


"kenapa? ada sesuatu?"


"ayo cepetan" Aleta menarik Riki untuk menaiki motornya lalu Aleta juga naik motor, plastik chiki ia pangku di tengah.


Mendengar suara motor, orang di dalam menoleh keluar dan ia terkejut juga tak percaya dengan yang ia lihat. Kemudian orang itu membayar es krimnya lalu kembali masum mobil dengan banyak pertanyaan difikirannya. Iya, orang itu Raven.


"ini dek es krim nya" ucap Raven memberikan es krim kepada Vania, Vania memakan es krim itu dengan lahap. Raven tersenyum kecil sambil mengacak pelan rambut adiknya itu.


"ada apa Al? kenapa tiba-tiba lo ngajak pergi?" teriak Riki diperjalanan.


"ha? enggak ada apa-apa kok, anterin gue pulang aja"


"kenapa pulang Al? kita kan baru jalan bentar masa udah pulang aja?"


"gue ada urusan" Riki terdiam lalu menuruti perintah Aleta dan mengantarnya pulang.


"oke, makasih ya Rik. Kalau gitu gue masuk" saat hendak masuk, Riki memanggilnya.


"Al.. kalau lo lagi ada masalah dan butuh seseorang buat cerita atau apapun, gue siap buat jadi orang itu Al" Aleta berbalik menatap Riki yang memangku helm nya.


"iya, makasih sekali lagi" ucap Aleta diselingi dengan senyuman. Setelah itu ia masuk.


"gue janji Al, gue nggak akan bikin lo kecewa lagi. Walaupun gue cuma bisa jadi temen setidaknya gue masih bisa deket sama lo"


.


.


.


.


.


Maaf kalau banyak typo berhamburan xixixi


Aduh author jadi semangat nih buat up, jadi kalian harus semangat juga ya bacanya..


Sehat selalu guys...


Jangan lupa Like yaaa

__ADS_1


Terimakasih


Happy reading


__ADS_2