![Aku[Bukan] Pelakor](https://asset.asean.biz.id/aku-bukan--pelakor.webp)
Andri terpaku saat bertemu dengan yang digandeng oleh Pak Seno sebagai perwakilan perusahaan nya untuk melakukan kerja sama dengan nya.
Andri tidak menyangka akan bertemu kembali dengan wanita yang pernah singgah dihatinya.Memberi begitu banyak kenangan indah dan juga kenangan menyakitkan.
Tarikan nafas panjang menandai betapa malasnya dia bertemu dengan wanita yang begitu mudahnya melupakan dan mengganti posisinya dengan pria lain.
"Selamat siang Pak Andri,maaf saya terlambat maklum menunggu wanita untuk mepersiapkan diri itu ternyata butuh waktu ya"ucap Pak Seno begitu memasuko ruang metting yang akan mereka tempati sebagai tempat berdiskusi masalah kerja sama mereka.
"Untuk kali ini saya maafkan.Tapi tidak untuk waktu lain nya karena jujur saya tidak butuh wanita yang cantik tapi saya butuh wanita yang bisa di andalkan san bisa membantu melancarkan jalan nya proyek ini dengan baik"jawab Andri masih dengan nada dingin dan ketusnya.
Menunggu terlalu lama akan kedatangan tekan kerjanya membuat moodnya berantakan belum lagi dengan kedatangan wanita yang membuat luka hatinya kini terasa perih kembali.
Mendengar jawaban dari Andri Pak Seno hanya mampu tersenyum kikuk.Pak Seno kira Andri akan bersikap santai terhadapnya.Apalagi yang dia bawa adalah Nadin yang akan menjadi perwakilan perusahaan miliknya.
__ADS_1
Karena setahu Seno,Nadin dan Andri dulu pernah dekat bahkan lebih dekat dari seorang teman.Begitu yang dia tahu dan dia dengar dari cerita Nadin sewaktu kejadian di pesta tempo hari.
Namun nyatanya Andri tetaplah Andri.Si pria berhati dingin dan juga tegas untuk urusan pekerjaan nya.
"Sekali lagi maaf Pak Andri.Kedepan nya saya usahakan akan tepat waktu"jawab Pak Seno yang menjadi tidak enak hati pada rekan bisnisnya itu.
Sebenarnya Pak Seno juga tipekal orang yang disiplin dan juga tepat waktu.Namu karena tadi Nadin begitu lama mempersiapkan diri untuk bertemu kembali dengan mantan terindahnya jadilah Seno pun ikut terlambat.
"Baiklah silahkan duduk biar kita bisa langsung pada inti pwrtemuan ini"ucap Andri sembari mulai membuka berkas yang ada dihadapan nya.
"Baiklah Pak Seno berhubung sudah tidak ada lagi yang harus kita bahas karena semua sudah jelas maka akan saya akhiri pertemuan saya ini.Terima kasih semoga kerja sama ini berjalan lancar dan sukses"ucap Andri yang lagi lagi memgacuhkan Nadin yang ada disamping Seno.
"Eemmm bagaimana kalau kita makan siang bersama?kebetulan kan ini sudah jamnya makan siang?"ucap Nadin akhirnya membuka suara setelah sekian jam hanyq bisa diam memperhatikan jalannya metting hari ini.
__ADS_1
"Sebelumnya saya berterima kasih untuk ajakan nya tapi mohon maaf saya sudah ada janji,jadi saya pamit terlebih dahulu ya,saya sudah ditunggu didepan"jawab Andri masih dengan menjaga kesopanan nya.
Bagaimana pun bencinya Andri terhadap Nadin tetap Andri akan menjaga sikapnya terlebih mereka masih berada dilingkungan kantor.
Andri beserta ketiga orang lain yang menghadiri rapat itu pun mulai meninghalkan ruangan itu dengan raut wajah yang berbeda beda.
Andri yang tengah menahan kesal begitu juga Nadin karena terus di abaikan oleh Andri.Sedang kan Seno tersenyum puas dengan akhir keputusan rapat itu yang mengatakan Andri akan tetap melanjutkan kerja sama nya dengan perusahaan miloknya.
Sedangkan yang satu orang lagi yang diketahui adalah asisten pribadi Andri hanya memasang wajah datarnya.
Wajah kesal Andri berubah berseri kala mendapati wanita muda yang sedang berdiri tidak jauh dari pintu rapat tengah menunggu kemunculan nya dari balik pintu ruangan itu.
Andri mempercepat langkahnya mendekati wanita muda yang kini telah menempati ruang dihatinya yang sempat kosong bertahun tahun lamanya.
__ADS_1
"Sayang"