![Aku[Bukan] Pelakor](https://asset.asean.biz.id/aku-bukan--pelakor.webp)
"Baiklah kalau begitu.Begini Bu Ajeng pertama tama saya mewakili anak saya ingin meminta maaf pada Ibu dan Bapak karena sudah berbuat satu kesalahan pada putri Ibu dan Bapak namun kedatangan kami kesini ingin mempertanggung jawabkan apa yang telah anak saya lakukan kepada Nak Tania yang tidak lain adalah putri Ibu dan Bapak"jelas Bu Ratna mulai menjelaskan kedatangan nya.
Deg....
Dengan perasaan yang sudah tidak menentu Mamah Ajeng memberanikan diri untuk bertanya dan semoga apa yang dia pikirkan saat ini tidaklah benar.
"Ma_maksudnya apa ya Bu?bisa tolong jelaskan lebih jelas lagi?"tanya Mamah Ajeng yang sudah merasa tidak tenang dengan perasaan yang tengah bergenuruh didalam dadanya.
"Begini anak Ibu kini tengah mengandung anak dari anak saya yaitu Rendi dan kmai datang kesini untuk mempertanggung jawabkan apa yang sudah anak saya Rendi perbuat pada putri Ibu"lenjut Bu Ratna dan seketika semua hanya bisa terdiam mencerna apa yang baru saja dikatakan oleg Bu Ratna.
"Ma_maksud Ibu Tania ki_kini te_tengah hamil,begitu?"
__ADS_1
"Dengan sangat menyesal saya jawab iya Bu"
Jleeddeeerrr....
Bagaikan disambar petir disiang bolong saking kagetnya tubuh Mamah Ajing hingga limpung namun segera ditahan oleh wanita yang berdiri disamping nya saat ini.
"Mamah,duduklah Mah"ujarnya sembari menuntun sang Mamah untuk duduk dikursi yang da disana lalu dengan langkah cepat menghampiri Tania lalu...
Plaaakkkk...
"Hey apa yang kamu lakukan?"tanya Rendi yang menyaksikan aksi tak terduga itu.
__ADS_1
"Dasar anak tidak tau diri,jadi ini yang kamu lakukan selama kami disini,hah?menjual tubuhmu pada tiap lelaki,hah?dasar murahan tidak tahu diri"pekiknya penuh dengan rasa marah
"Sudah cukup Kak jangan sakiti adikmu"seru Mamah Ajeng mencoba melerai walaupun kakinya masih terasa lemas akibat berita yang dibawa oleh Tania saat ini.
Namun mamah Ajeng berusaha bangkin dan menghalangi anak sulungnya untuk kembali menyerang anak bungsu mereka.
"Lepas Mah jangan halangi aku,biar aku beri pelajaran anak tidak tau diri ini.Berani beraninya mencoreng nama baik keluarga dasar tidak tau di untung"sarkasnya lagi yang membuat Tania menangis tersedu dipelukan Rendi.
"Cukup Sania,jangan memperkeruh keadaan.Lagi pula apa yang adikmu lakukan bukan sepenuhnya kesalahnya,setidaknya pria yang sudah meruksak adikmu bersikap gentle dengan datang kemari dan akan bertanggung jawab tidak seperti yang kamu alami.Jadi Mamah harap kamu bisa mengendalikan emosimu yang akan membuat kamu malu sendiri"tekan Mamah Ajeng yang sudah merasa lelah dengan tingkah laku sang anak sulung yang selalu saja membuat kedua orang tuanya khawatir dan juga kerepotan.
Berbeda dengan Tania yang tomboy dan cuek walaupun dia wanita penggemar COGAN alias COwok GANteng namun Tania jauh lebih cuek dengan kisah asmaranya berbeda dengan Sania yang rela berpindah pindah tempat dan rumah demi pria yang di cintai.
__ADS_1
Seperti saat ini kedua orang tuanya rela tinggal lama diSurabaya demi mengejar pria yang sudah mengambil kehormatan Sania hingga membuat Sania hamil namun harus mengalami keguguran saat mengejar ayah dari si jabang bayi yang kabur ke Surabaya.
Karena kasus itulah Papah Tania yang awalnya datang keSurabaya untuk bertugas pun harus tinggal lama demi mencari pria brengsek yang sudah merusak putrinya lalu terkena stroke saat Sania mengalami kecelakaan dan mengakibatkan kehilangan janin yang ada didalam rahimnya.