![Aku[Bukan] Pelakor](https://asset.asean.biz.id/aku-bukan--pelakor.webp)
"Kenapa?bukan kah kita sudah melakukan yang lebih dari ini satu bulan yang lalu"bisik Rendi membelai lembut wajah yang kini tengah membolakan matanya kearah Rendi saat Rendi mengingatkannya kembali pada kejadian satu bulan yang lalu.
Dimana keduanya terjebak dalam lautan gairah yang entah bermula dari mana dan dari siapa semua itu dimulai namun ketika mereka terbangun dipagi hari kedunya nampak sama sama dibuat syok dengan kondisi keduanya yang nampaknya telah menghabiskan malam panas bersama.
Terbukti dengan kondisi mereka yang sama sama dalam keadaan polos.Belum lagi dengan Tania yang sulit berjalan saat ingin pergi kekamar mandi untuk membersihkan diri ditambah dengan adanya bercak darah yang sudah mengering yang begitu jelas terlihat diatas sprey kamar hotel yang putih bersih.
[Flash back on...]
Satu bulan yang lalu...
Tania nampak celingukan disebuah restoran yang terdapat dalam satu gedung dengan sebuah hotel berbintang tempat yang dijadiakan teman teman kuliahnya mengadakan pesta ulang tahun salah satu teman nya.
Biasanya jika masih ada Aina mereka akan pergi bersama.Namun saat ini Aina telah menikah dan tinggal diJakarta bersama dengan suaminya jadi Tania hanya pergi seorang diri.
__ADS_1
"Tania"seru Seril teman kuliah Tania yang sengaja mengundangnya ke acara ulang tahun sang pacar yang bernama Gilang.
"Maaf ya aku telat"ujar Tania menghampiri Seril yang nampaknya sudah menunggu kedatangan nya sedari tadi.
"Tidak masalah,acara nya juga baru dimulai kok.Ayo masuk"
Keduanya pun nampak berjalan beriringan menuju ke tempat acara dan disaat Tania dan juga Seril masuk sebuah mobil fortuner hitam yang merupakan milik Rendi memasuki kawasan yang sama.
Rendi yang malam itu di undang makan malam oleh Bagus untuk merayakan kesuksesan sebuah proyek yang mereka tangani pun datang seorang diri.
Sementara Bagus datang bersama sang kekasih dan juga seorang teman wanita lain nya yang akan diperkenalkan kepada Rendi.
Karena yang Bagus tahu Rendi belum memiliki kekasih dan masih enggan dekat dengan seorang wanita setelah kegagalan hubungan nya dengan Rani teman kerja sang Kakak dulu ketika masih bekerja disebuah butik.
__ADS_1
"Hai brow,sini"ucap Bagus melambaikan tangan saat melihat Rendi celingukan mencari keberadaan nya.
Rendi pun segera menghampiri Bagus yang nampak hadir bersama dengan Siska kekasihnya namun Rendi mengerutkan dahinya saat melihat satu wanita lagi yang nampak terlihat cantik namun begitu asing untuknya.
"Sorry aku telat"ujar Rendi saat sudah mendekati meja yang sudah dipesan oleh Bagus yang ternyata berdekatan dengan meja tempat Tania beserta teman teman nya mengadakan acara ulang tahun Gilang.
"Nggak masalah,kita juga baru sampai kok.Oh iya kenali ini Seli teman nya Siska.Seli kenalin ini Rendi teman sekaligus wakil direktur diperusahaan Papah"ujar Bagus memperkenalkan dua orang asing itu.
Rendi dan Seli pun nampak mengulurkan tangan saling berjabatan untuk memperkenalkan satu sama lain.Lalu ke empatnya pun mulai memesan menu yang akan mereka makan malam ini.
"Bentar ya,aku ke toilet dulu"ujar Rendi yang tiba tiba merasakan sebuah panggilan alam bergegas menuju kesebuah toilet cowok yang tersedia didalam restoran itu.
Namun langkahnya sempat terhenti saat netranya menangkap sesosok yang begitu dia kenali.Pria yang dulu pernah mendapatkan bogem mentah dari tangan nya karena sudah membuat sang adik terkena masalah hingga harus menikah muda karena ulahnya.
__ADS_1