![Aku[Bukan] Pelakor](https://asset.asean.biz.id/aku-bukan--pelakor.webp)
"Hei bocah tunggu..."
Sontak Aina dan juga Tania menoleh ke arah suara.Nampak pria tampan si pengisi acara tengah berjalan mendekat
"kamu kenal sama dia Na?"bisik Tania saat Andr semakin mendekat
"Nanti deh aku ceritain ya"jawab Aina dengan bisikan juga
"Bapak panggil saya?"tanya Aina mengerutkan dahi nya
"Iyalah siapa lagi?ayo antar saya"jawab Andri santai berjalan menuju sebelah kiri mobil Aina
"Loh Pak kok saya?nggak saya nggak bisa saya mau antar teman saya pulang.Lagi pula kenapa harus saya yang antar Bapak saya kan bukan taksi online Pak"
"Udah Na nggak apa apa biar aku pulang naik ojol aja"sambung Tania merasa tidak enak hati dengan perdebatan 2 makhluk berbeda jenis kelamin itu
"Nggak Ta aku udah janji sama Mamah kamu kalau mau antar kamu pulang dan lagi Bapak bisa kan panggil supir Bapak?masa CEO sukses kaya Bapak nggak punya supir?"lanjut Aina mencekal tangan Tania yang hendak pergi dari sana
"Ya sudah ayo masuk kita antar dulu teman kamu lalu antar saya kehotel"jawab Andri seraya langsung masuk begitu saja kedalam mobil menempati kursi penumpang bagian depan tepat disamping kursi kemudi yang akan Aina tempati
"Ngeselin banget sih tuh orang memangnya aku supir apa"garutu Aina yang masih setia berdiri ditempatnya
__ADS_1
"Ya sudah ayo lebih baik kita pergi sekarang.Ingat kamu hutang penjelasan sama aku"
"Iya iya.Nanti aku cerita"
Kedua gadis itu pun masuk secara bersamaan.Aina dibagian depan lebih tepatnya dibagian kemudi sedangkan Tania dibagian belakang.
...Mobil pun mulai melaju memasuki keramaian jalanan kota berbaur dengan kendaraan kendaraan lain nya....
"Oh iya nama kamu siapa?"tanya Andri memecah keheningan karena sedari setengah jam yang lalu mobil itu terisi oleh 3 orang namun tidak satu suara pun terdengar,bagaikan tak berpenghuni saja tak ada yang bersuara.
"Saya Aina,Aina Gayatri Pak"jawab Aina yang masih fokus mengemudi
"Kalau kamu?"tunjuk Andri pada orang yang duduk dibelakang nya
"Kalian teman satu angkatan?"tanya lagi
"Iya pak kamu mahasiswi baru dikampus ini"
"Kenapa ambil jurusan bisnis?jarang loh perempuan yang tertarik sama bisnis.Yang paling mereka sukai kan shoping,liburan,jalan jalan lalu kenapa kalian pilih bisnis?"tanya Andri lagi
"Ya karena saya tidak seberuntung mereka Pak.Saya harus berjuang mempertahankan paru paru saya supaya terus bernafas,lambung terisi dengan makanan bergizi dan jantung saya terus berdetak dan untuk itu saya butuh ilmu agar saya bisa bertahan hidup dengan memiliki pekerjaan yang bisa menopang kebutuhan saya dan bonusnya mungkin kelak saya bisa shoping dan jalan jalan dengan hasil jerih payah saya sendiri bukan dengan uang orang tua.Bukan kan itu lebih membanggakan?"jawab Aina panjang kali lebar yang membuat Andri cukup kagum dengan jawaban yang Aina berikan.
__ADS_1
"Cukup pintar"puji Ansri pada Aina
"Terima kasih pujian nya"jawab Aina mengulas senyum yang manis membuat Andri terkesima melihatnya.
"Eehhheeemmm"
Andri berdehem guna menetralkan degup jantung nya yang tetiba saja menjadi aneh
Obrolan mereka pun berjalan dengan lancar dan suasana pun mencair begitu saja.Walaupun sudah dewasa namun Andri rupanya memiliki selera anak muda dan itu mempu membuat suasana yang tadi nya kaku menjadi jauh lebih santai.
Dan tak terasa mobil Aina pun sudah tiba didepan rumah Tania.
"Mari Pak saya duluan ya.Makasih ya Na kamu sudah anterin aku pulang"ucap Tania saat turun dari mobil Aina
"Iya sama sama Ta.Besok aku jemput lagi ya kita ngampus bareng"
"Siap beb.Ya sudah aku pamit ya sekali lagi thank sudah ngaterin"
Sebuah lambaian tangan dari Tania dan juga Aina menjadi penutup acara perpisahan Aina dan juga Tania.
*
__ADS_1
*
*****