![Aku[Bukan] Pelakor](https://asset.asean.biz.id/aku-bukan--pelakor.webp)
Ayana tertegun saat turun dari mobil bagus dia mendapati seseorang yang sudah hampir satu bulan ini sangat dia rindukan namun tidak bisa dia temui
"bi_bima"gumam ayana.
.
Sepeninggalan bu ratna dan bagus yang membawa ayana kerumah sakit diwarung cukup ramai itu kedatangan seseorang yang cukup familiar untuk keluarga ayu terlebih untuk aina si adik ipar yang kini tengah disibukan menggantikan sang ibu dan sang kakak melayani para pembeli
"assalmualaikum"ucap bima mengucap salam pada si pemilik warung
"wa'alaikumsalam,kak bima?"pekik aina yang kaget dengan kedatang bima
"hai na,apa kabar?apa kak yana ada?"tanya bima langsung to the point
"ada tapi tadi kak yana pingsan dan baru saja dibawa kedokter sama ibu dan kak bagus"jawab aina sembari menyerahkan satu porsi makan siang beserta lauknya pada salah satu pelanggan nya lalu beranjak mendekati kakak iparnya dan meraih tangan bima lalu mencium nya dengan takzim
"kak yana sakit?sakit apa?"tanya bima dengan wajah yang berubah panik dan juga cemas
"kurang tahu karena selama ini kakak baik baik saja,mungkin kecapean karena semenjak buka warung nya tidak pernah sepi,ayo kak duduk dulu kakak mau minun apa nanti aina buatin"
__ADS_1
"tidak usah na,kakak mau nyusul kak yana saja kalau boleh tahu dimana kak yana diperiksanya?"
"kurang tahu kak tadi ibu buru buru jadi lupa bawa ponsel jadi aina juga belum tahu keadaan kak yana sekarang bagaimana,lebih baik kakak tunggu saja mungkin sebentar lagi ibu dan kak yana pulang"
tidak ada pilihan lain untuk bima selain menunggu kepulangan sang istri,niat hati ingin segera memeluk wanita yang sudah satu bulan dia rindukan itu namun sepertinya semesta seolah menghukum nya dan menguji kesabaran nya untuk bertemu dengan pujaan hati nya itu.
***
Satu jam berlalu dari kedatangan nya ketempat sang istri dan keluarga nya kini tinggal namun belum juga ada tanda tanda kalau ayana dan sang ibu pulang
namun bima masih setia menunggu dengan tenang dan untuk mengusir rasa jenuh nya bima memutuskan untuk membuka laptop nya dan menyelesaikan beberapa pekerjaan
bima bangkit dari duduk nya saat melihat ayana dan sang mertua keluar dari dalam mobil itu
"bi_bima"gumam ayana menghentikan langkah nya saat melihat pria yang selama ini dia rindukan berdiri tegak dihadapan nya
bima yang telah menemukan orang yang selama ini dia cari dan dia tunggu tidak membuang waktu lagi
secepat kilat bima berlari dan berhambur memeluk tubuh ayana,wanita yang selama ini dia rindukan
__ADS_1
"bi_bima"lirih ayana tak bisa lagi melanjutkan ucapan nya karena begitu kaget dan juga senang akhirnya bisa melihat wajah tampan sang suami
"apa yang terjadi?kata aina kamu tadi pingsan,apa kamu sakit?sakit apa,hhmm?"tanya bima saat melepas pelukan nya dan menatap wajah yang selama satu bulan ini dia rindukan
namun ayana hanya bisa menggelengkan kepalanya karena terlalu senang dengan kedatangn bima disana
"lebih baik kita masuk dan bicara didalam ya,oh iya nak bagus terima kasih ya atas bantuan nya"ucap bu ratna pada bagus yang menarik perhatian bima
"siapa bu?"tanya bima yang sudah penasaran dengan pria yang mengantarkan sang istri kedokter
"oh iya ibu lupa,nak bima ini nak bagus teman sekaligus rekan kerja rendi dan nak bagus ini loh suami nya yana,nama nya bima"lanjut bu ratna memperkenalkan bima pada bagus san juga sebaliknya
"saya bima,terima kasih atas bantuan nya hari ini,saya tidak tahu apa yang akan terjadi pada istri saya jika tidak ada anda"ucap bima mengulurkan tangan nya untuk memperkenalkan diri sekaligus berterima kasih untuk bantuan yang bagus berikan pada istrinya
"bagus,tidak masalah itu sudah seharus nya sebagai sesama manusia kita wajib saling menolongkan"jawab bagus membalas uluran tangan bima dengan wajah penuh rasa kecewa karena wanita yang selama satu bulan ini mencuri perhatian nya ternyata sudah bersuami bahkan sebentar lagi akan memiliki anak.
layu sebelum berkembang atau patah sebelum tumbuh mungkin itulah yang bagus alami saat ini.
.
__ADS_1
*****