![Aku[Bukan] Pelakor](https://asset.asean.biz.id/aku-bukan--pelakor.webp)
Kedua netra itu bertemu kembali ditempat dan ruang yang berbeda.Sejenak kedua nya terpaku dengan saling mengunci tatapan masing masing
Hingga suara MC membangunkan Andri dari lamunan nya.Ya si pria yang akan menjadi motivator disana adalah Andri Kakak dari Bima yang tak lain adalah Kakak Ipar dari Ayana
Namun Aina sama sekali tidak mengenalnya.Selain karena dulu awal pernikahan Ayana dan Bima cukup rumit sehingga hubungan dua keluarga itu tidak kedekat keluarga lainnya
Bahkan Aina sama sekali belum pernah bertemu dengan Andri hanya sesekali pernah dengar nama nya kala Bu Ratna bercerita tentang kaluarga Bima itu pun sudah terlampau lama hingga Aina sama sekali tidak ingat dengan orang yang bernama Andriansyah Hernawan atau biasa dipanggil Andri.
"Mari sebelah sini Pak"ucap Doni seraya menuntun Andri ketempat duduknya
"Nah teman teman lunas ya.Sekarang dihadapan kita sudah ada orang yang dari tadi ditunggu tunggu nih Pak apalagi oleh kaum hawa benar benar penasaran dengan Bapak nih"ucap Doni setelah Andri duduk disofa bagian nya
"Wah benarkah?kedatangan saya begitu ditunggu?wah terima kasih loh,jadi terharu"jawab Andri sembari mengulas senyum manis dibibirnya
"Ck sok manis banget sih,tadi aja galak nya udah kaya mau makan orang"gerutu Aina dalam hati
__ADS_1
"Baiklah sekarang mari Pak perkenalkan diri anda terlebih.Mulai dari nama,pekerjaan dan status mungkin siapa tahu masih single karena para kaum hawa penghuni ruangan ini semua pasti penasaran apakah anda sudah ada pemiliknya atau masih buka lowongan nih"lanjut Doni seraya mengisi acara nya dengan sedikit guyonan ringan guna mencairkan suasana agar tidak kaku dan membosan kan.
"Wah benarkan status saya begitu dinantikan semua wanita cantik disini"ucap Andri lagi seraya menatap lekat ke arah Aina
Sontak Aina menunduka kepala nya kala merasa ditatap tajam oleh pria tampan nan rupawan dihadapan nya ya walaupun masih berjarak cukup jauh karena Aina duduk agak dibagian belakang namun tetap bisa dipastikan kalau tatapan itu dia tujukan pada Aina.
"Baiklah untuk mengobati rasa penasaran semua yang ada disini.Perkenalkan nama saya Andriansyah Hernawan atau panggil saja saya Andri saya bekerja disebuah perusahaan Technology yang ada dijakarta dan saya menjabat sebagai CEO nya disana dan untuk status saya masih single"jawab Andri yang mampu membuat ruangan yang awalnya sepi itu menjadi riuh dengan suara pada gadis gadis penggemar Cogan yang masih single.
"Wah boleh baris di antrian dong Pak?"celetuk salah satu siswi yang hadir disana membuat suana kembali ramai oleh ledekan teman teman nya
Suasana ruangan podium itu pun kembali sepi dan sunyi kala sesi sudah memasuki pembahasan inti dari seminar itu.
Andri menjelaskan dan me ceritakan bagaimana awal awal dirinya membangun bisnisnya,sepak terjang yang dia alami,kegagalan apa saja yang dia lalui itu dengan cukup santai diselipi dengan candaan ringan yang membuat acara yang berlangsung selama 2 jam itu pun tak terasa sudah memasuki waktu penutupan acara sehingga dengan itu juga berakhir jugalah acara cuci mata dengan eRDyang ternyata sudah cukup sukses si usianya yang baru 28 tahun.
Semua peserta pun mulai meninggalkan tempatnya masing masing.Begitu pun dengan para mahasiswi yang hadir disana
__ADS_1
Walaupun tidak rela meninggalkan ruangan ity namun mereka harus tetap keluar toh si pria yang mencuri perhatian pun sudah tak lagi ditempatnya
Begitu juga dengan Aina dan Tania.Mereka berjalan berdampingan keluar podium menuju ke parkiran karena tidak ada kelas maka usai acara seminar itu usai Aina pun memutuskan untuk langsung pulang biar bisa membantu Bu Ratna di kedai nya.
"Kamu mau langsung pulang Na?ga jalan dulu gitu?"tanya Tania saat sudah memasuki kawasan parkiran
"Nggak deh kayanya,langsung pulang aja biar bisa bantu Ibu dikedai"jawab Aina santai sembari melanjutkan langkahnya mendekati mobilnya namun saat akan meraih handel pintu mobil seseorang memanggil nya
"Hei bocah tunggu..."
*
*
*****
__ADS_1