Aku[Bukan] Pelakor

Aku[Bukan] Pelakor
Mendadak Jadi Supir


__ADS_3

"Bapak mau saya antar kemana?"tanya Aina memcah keheningan di antara dirinya dan juga Andri


"Kebengkel tempat kamu membawa mobilku saja.Biar tahu kerusakan nya sampai bagaimana dan perlu berapa hari mobil itu diperbaiki"jawab Andri


"Baiklah kalau begitu,maaf ya saya benar benar tidak bermaksud menabrak bapak itu semua murni karena kucing"sesal Aina yang memang saat menabrak mobil Andri dirinya tengah menghindari sebuah kucing yang tiba tiba berlari ke arah jalan dan hampir ditabrak oleh mobil Aina namun nahas menghindari yang kecil eh malah nambrak yang lebih gede


"Its ok,yang penting kamu tanggung jawab itu mobil baru kali ini aku pake loh baru banget beli malah harus langsung masuk bengkel"jawaban Andri semakin membuat Aina merasa bersalah


"Iya maaf namanya juga kecelakaan Pak,lagian mana mungkin saya sengaja.Buat apa juga coba saya sengajan nabrakin mobil ke mobil Bapak?"gerutu Aina,walaupun dia salah namun nampaknya Aina sedikit tidak suka kalau dirinya terus menerus disalahkan.


Dan hal itu membuat Andri merasa gemas sendiri melihat wajah berenggut Aina yang menurut Andri begitu lucu dan menggemaskan dan itu membuat Andri semakin semangat menggoda si gadis kecil disamping nya itu.


"Ya siapa tahu aja kamu sudah tahu kalau didalam mobil itu adalah cowok tampan dan keren kaya Aku"jawab Andri dengan kepedean yang cukup tinggi


Dan hal itu mampu membuat Aina membolakan matanya.Tak percaya akan apa yang baru saja dia dengar


"oh ya ampun nih orang percaya dirinya kebangetan"gumam Aina dalam hati


Aina pun tidak lagi menanggapi ocehan si pria dewasa disamping nya dan memilih fokus pada jalanan yang dia lewati bersama dengan mobilnya.


Selang 30 menit mobil Aina pun tiba disebuah bengkel cukup besar dikota kembang itu.Aina memarkir mobilnya tepat didepan mobil Andri yang tengah ditangani oleh beberapa pegawai bengkel itu.


"Assalamualaikum kang"sapa Aina saat menghampiri para pekerja bengkel

__ADS_1


"Wa'alaikumsalam,eh Neng Aina.Ciieeee tumben bawa gandengan?biasanya sendirian Neng"jawab salah satu pegawai itu yang sudah cukup mengenal Aina karena lumayan sering datang menemani Sang Kakak kesana.


"Truk kali kang gandengan.Oh iya bagaimana mobil tadi kang,parah ya rusaknya?"tanya Aina yang melihat mobil itu lagi dibongkar


"Lumayan Neng,taoi tenang saja serahkan pada kami insya allah mobilnya balik lagi kesemula.Mulus dan seperti baru lagi"jawab kang Agus yang memang menangani mobil Andri


"Kira kira bisa selesai berapa hari ya Pak?"kini bukan Aina yang bertanya melainkan si pemilik mobik yaitu Andri.


"Paling dua hari juga sudah selesai Kang"


"Tidak bisa dipercepat ya Pak?"


"Duh maaf Kang disini lagi kekurangan tenaga,sebagian karyawan lagi kebagian dibengkel cabang jadi ya hanya tinggal kita kita aja.Sudah gitu pasien nya lumayan ngantri jadi maaf ya Kang tapi kita usahakn dalam dua hari mobilnya siap dipakai kembali"jawab Kang Agus


"Siap neng nanti saya calling ya kalau mobilnya sudah ready"


"Siap Kang,*nuhun ya Kang"


(*terima kasih ya Mas/Kak/Bang)


"*Sawangsulna neng geulis"


(*sama sama gadis cantik)

__ADS_1


Aina pun kembali kedalam mobilnya bersama dengan Andri dan melajukan kembali mobilnya memasuki jalanan yang ramai oleh penguni nya.


"Sekarang Bapak saya antar kemana lagi?"tanya Aina setelah mereka berada dijalan raya kota Bandung


"Hotel XXX"


"Ok,tapi ini yang terakhir ya saya harus pulang cepat soalnya"


"Ok tapi besok temani saya lagi,mumpung mobilnya masih dibengkel kan waktu nunggu nya bisa buat aku jalan jalan disini"


"Tapi akukan harus kuliah Pak"


"Oh jadi mau mangkir dari tanggung jawab?"tanya Andri pura pura memasang wajah marah


"Bukan begitu,ya sudah saya akan antar Bapak jalan jalan tapi sepulang kuliah ya?saya nggak mau bolos Pak"


"Ok,deal?"


"Deal..."


*


*

__ADS_1


*****


__ADS_2