![Aku[Bukan] Pelakor](https://asset.asean.biz.id/aku-bukan--pelakor.webp)
Andri berjalan memasuki sebuah club malam yang cukup ramai oleh pengunjung.Andri masih celingak celinguk mencari keberadaan sang sahabat yang baru saja pulang ke tanah air dan memintanya bertemu ditempat biasa mereka menghabiskan waktu senggang mereka semasa kuliah dulu.
Namun selepas masuk dunia kerja tempat itu sudah menjadi tempat asing untuk Andri sendiri.Selama kerja Andri bahkan melupakan kalau tempat itu ada.
Andri mengernyitkan dahinya saat melihat sosok yang begitu dia kenali ada di sebuah meja yang lumayan penuh dengan pengunjung dipeluk oleh seorang pria asing.
Andri mengepalkan tangan nya saat melihat gadis itu dipaksa minum walaupun si gadis itu sudah menolaknya tapi si pria terus memaksanya.Hingga Andri pun tidak bisa lagi berdiam diri kala si pria akan memaksanya minum kembali untuk kedua kali nya.
Secepat kilat Andri menarik Aina dari kerumunan itu dan membawanya keluar.Namun langkahnya terhenti saat ada yang menarik Aina kembali dari arah belakang.
Beruntung cekalan tangan nya pada tangan Aina begitu kuat hingga Aina hanya tertarik tidak terlepas.
Jadilah tarik menarik diantara Andri dan juga si pria asing tadi.
__ADS_1
"Lepaskan tanganmu dari kekasihku brengsek.Mau kamu bawa kamana dia?dia itu kekasih ku"bentak si pria yang memang itu adalah Angga pacar dari Aina.
"Kamu yang lepaskan tangan kotormu dari ADIKku bajingan"teriak Andri tak kalah emosinya dengan Angga.
Mendengar kata Adik reflek Angga melepaskan tanga Aina dan menatap tak percaya pria dihadapan nya.Angga memang pernah dengar kalau Aina memiliki kakak laki laki namun tidak pernah bertemu dengan nya.
Secara Aina belum sempat membawa sang pacar untuk berkenalan dengan Ibu dan Kakak laki lakinya dikarenakan kesibukan tugas kuliah dan menemani sang Ibu bulak balik Jakart-Banadung untuk menjenguk Ayana.
Andri segera membawanya dalam gendongan namun sebelum beranjak meninggalkan tempat itu Andri menyempatkan diri mendekati Angga dan memperingatkan Angga.
"Aku ingatkan ini yang terakhir kalinya aku melihatmu membawa ADIKku bersamamu.Jika sampai aku melihatmu membawa Adikku lagi aku pastikan hidupmu tidak akan baik baik saja"ucap Andri penuh dengan penekanan dan itu membuat nyali Angga menciut.
Angga tidak menyangka kalau sang kekasih memiliki Kakak yang begitu menyeramkan hingga Angga pun hanya diam terpaku ditempat saat Andri membawa Aina keluar dari tempat itu tanpa bisa mencegahnya lagi.
__ADS_1
Andri memacu mobilnya dengan kecepatan sedikit di atas rata rata.Sunggu emosi menyelimuti dirinya saat melihat Aina diperlakukan tidak layak seperti tadi oleh seorang pria.
Sesekali Andri melirik ke arah Aina yang duduk dengan gelisah dikursi penumpang disisi kiri nya.Andri mengernyitkan dahi nya saat melihat gerakan tubuh Aina yang terlihat aneh.
Andri yang telah berusia matang jauh dari Aina pun tahu betul apa yang terjadi pada gadis itu.Dengan sedikit menambah kecepatan mobilnya Andri membawa Aina menuju ke apartemen nya.
Akan sangat menghebohkan jika saat ini Aina dibawa pulang kerumah dalam kondisi Aina saat ini belum lagi situasi rumah tengah ramai dengan sanak saodara yang tak henti hentinya datang silih berganti untuk melihat anggota baru didalam keluarganya.
Siang tadi Ayana beserta bayi nya sudah diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit karena kondisi Ayana dan juga sang Bayi baik baik saja sehingga tidak ada alasan untuk tetap dirumah sakit.
Dan berita kepulangan Ayana dan Bayi nya membuat heboh seluruh keluarga yang belum sempat datang kerumah sakit untuk menjenguk akhirnya tumpah semua didalam rumah mewah keluarga Hernawan.
Andri sendiri belum sempat pulang kerumah.Selepas mengantarkan Aina tempo hari Andri lebih memilih tinggal di apartemen miliknya dari pada pulang kerumah yang membuatnya semakin sakit kala harus bersitatap dengan Aina.
__ADS_1