![Aku[Bukan] Pelakor](https://asset.asean.biz.id/aku-bukan--pelakor.webp)
"pu_pulang kemana mas?"
"kesingapura,aku sudah memutuskan untuk menetap disana jadi jika kamu masih ingin maaf dan kesempatan dari ku maka ikutlah dan kita mulai kehidupan kita dari awal disana,bagaimana apa kamu mau?"
"i_iya mas,alena akan ikut kemana pun mas pergi dan dimana pun mas tinggal aku akan selalu bersama dengan mas doni"jawab alena memberanikan diri manatap doni yang juga tengah menatapnya
walaupun masih terlalu sulit untuk memaafkan perbuatan alena namun doni tidak bisa mengabaikan nya begitu saja pasalnya doni sudah terlanjur mencintai alena
apalagi alena hidup sebatang kara tidak punya sanak saudara,kini hanya donilah yang alena miliki untuk menjadi pelindung nya
sedangkan bima sudah tidak mau lagi menerima alena karena kebohongan yang alena lakukan terlalu menyakitkan untuknya
bahkan tanpa menunggu lama bima langsung melayangka talak untuk alena dan kini tengah mengurus proses perceraian di pengadilan agama
dan mungkin ini juga waktunya untuk alena merenungi setiap kesalahan nya dan memperbaiki diri lewat bimbingan dari doni secara langsung
karena tidak bisa doni pungkiri semua yang alena lakukan mungkin juga kesalahan nya yang meninggalkan alena di usia yang masih labil
masih mudah terbawa arus pergaulan yang buruk dan doni tidak ada disamping nya untuk membimbing nya.
__ADS_1
*
Sementara dibandung,seseorang tengah berdiri didepan sebuah kedai makan menatap nanar sepasang sejoli yang kini tengah asik menghabiskan waktu santai mereka dengan makan siang bersama dengan saling menyuapi satu sama lain nya
"nggak baik loh menatap perempuan yang buka mahram,istri orang lagi dosa loh kak"bisik seseorang tepat ditelinga nya dan sontak hal itu membuatnya terlonjak kaget
bagus menatap tajam pada si gadis yang berbisik ditelinga nya tadi sedangkan si gadis hanya nyengir kuda melihat si pria yang dia bisiki kata kata keramat itu menatap tak suka pada nya
"apaan sih bocil,nggak usah sotoy ya mending fokus sekolah nggak usah ngurusin urusan orang dewasa belum cukup umur"ejek bagus pada aina yang baru saja berbisik ditelinga nya tadi
"enak aja,aina sudah punya KTP ya om dan aina juga sudah menjadi mahasiswa bukan anak sekolah lagi,enak aja bilang bocil"jawab aina tak kalah nyolot karena tidak terima disebut bocil oleh bagus
"denger ya om kita itu beda 10 tahun,aina baru 18thun sedangkan om 28 tahun seorang bos juga nggak salah dong kalau aina panggil om"jawab aina yang membuat bagus semakin kesal
"terserah..."
bagus pun langsung meninggalkan aina disana dan kembali lagi kedalam mobil milik nya
"loh nggak jadi makan siang disini om?"tanya aina saat melihat bagus kembali masuk kedalam mobilnya
__ADS_1
"nggak jadi lapar"jawab bagus singkat lalu berlalu membawa mobilnya keluar dari pekarangan kedai milik bu ratna
"kanapa tuh orang aneh"gumam aina sebelum kembali melanjutkan langkahnya memasuki kedai milik sang ibu
"assalamualaikum,duh yang lagi pacaran liat situasi dong bapak ibu,maaf disini ada yang jomblo jangan bikin ngiri"ucap aina sembari menghampiri kakak dan kakak iparnya untuk menyalami mereka berdua dengan takzim
"wa'alaikumsalam,kamu sudah pulang kok tumben masih siang sudah pulang?nggak bolos kan na?"jawab ayana sembari melayangkan beberapa pertanyaan yang membuat sang adik mengerutkan dahi nya
"astaghfirullah kak,aina ini mahasiswi baik ya udah susah susah masuk kampus itu masa mah buang buang kesempatan dengan bolos disana,tadi itu kelas siang nya dicancel ya udah aina pulang aja lagian dikampus juga sudah nggak ada kegiatan mending disini kan bisa bantu ibu"jelas aina panjang kali lebar
"kamu pulang pergi ke kampus naik apa na?"tanya bima tiba tiba karena bima tidak melihat ada kendaraan masuk namun sang adik sudah sampai dikedai
"naik ojek kak,memang kenapa?"tanya aina bingung
"bisa bawa motor atau mobil?"tanya bima lagi yang semakin menambah kebingungan buat aina bahkan kini ayana pun ikut bingung mendengar pertanyaan dari suami nya.
*
*****
__ADS_1