Aku[Bukan] Pelakor

Aku[Bukan] Pelakor
Amarah Mamah Risma


__ADS_3

Sementara ditempat lain.Bu risma baru sampai rumah nya tepat jam 8 malam dan kepulangan nya hanya disambut oleh bi wati dan juga bi asih


"assalamualaikum"ucap bu risma mengucap salam saat masuk kedalam rumah nya


"wa'alaikumsalam,baru pulang bu?"tanya bi asih pada majikan nya itu


"iya bi,ayana kemana ya bi kok tumben nggak sambut saya pulang?"tanya bu risma saat tidak melihat menantu kesayangan nya itu


"mmm,non yana pulang bu dan ini tadi non yana titip ini ke bibi buat ibu"bi asih pun menyerahkan amplop yang tadi sempat diberikan oleh ayana pada nya


"ayana pulang?kok nggak kasih tahu saya bi?kenapa nggak mencoba menahan nya bi?"ucap bu risma yanh syok mendengar kalau menantunya itu telah pergi


"sudah saya coba bu tapi non yana tidak bisa dicegah lagi,ini lebih baik ibu lihat dulu isi amplopnya siapa tahu didalam ada penjelasan nya bu"lanjut bi siti menyerahkan kembalo amplop yang masih ditangan nya.


bu risma pun menerima amplop yang bi asih berikan padanya lalu membuka dan membaca isi surat yang terdapat didalam nya

__ADS_1


"assalamualaikum mamah,pertama tama yana mau mengucapkan banyak banyak terima kasih karena mamah sudah menyayangi ayana dengan tulus dan menerima yana sebagai menantu dikeluarga mamah,ayana juga mau meminta maaf karena ayana kini harus pergi.Maafkan ayana mamah karena ayana sudah tidak bisa lagi bertahan dan berjuang untuk mendapatkan mas bima,ayana tidak mau memaksakan apa yang memang bukan takdir yana mah.Yana akan selalu menjadi anak mamah,yana juga akan selalu menyayangi mamah.Sekali lagi maafkan ayana yang pergi tanpa pamit pada mamah,tolong jaga kesehatan mamah ya ayana akan selalu merindukan mamah"


mamah risma meremas kertas yang berisikan surat perpisahan dari ayana,geram itulah yang mamah risma rasakan saat ini.


"kamu benar benar menantang saya rupanya?kalau begitu baiklah mari kita lihat apa kamu masih bisa seberani ini setelah bima melihat semua yang sudah kamu lakukan dibelakang nya"gumam mamah risma


detik kemudian mamah risma pun merogoh tas nya untuk mengambil ponsel dan menghubungi seseorang yang selama ini dia perintahkan mengelidiki semua gerak gerik alena dan apa saja yang dilakukan menantunya itu


tidak lupa mamah risma pun memerintahkan untuk mengabadikan semua kegiatan alena yang dia lakukan dibelakang bima


"lakukan sekarang,dia sudah berani mengusik menantuku berarti dia juga sudah siap dengan konsekuensi nya,kita lihat apa yang bisa dia lakukan untuk mengembalikan kepercayaan bima padanya yang telah hancur"


mamah risma pun menutup panggilan nya dan beranjak masuk kedalam kamarnya.


***

__ADS_1


Sementara di apartemen.Bima yang selalu dibayang bayangi wajah sedih dan kecewa ayana begitu dilanda kegelisahan yang teramat sehingga dia tidak bisa tidur sama sekali padahal malam kian larut


setelah meyakinkan kalau alena telah tertidur lelap bima pun keluar dari apartemen dan melajukan mobilnya menembus jalanan yang sudah mulai lengang dari penghuni nya


mungkin menemui ayana lah jalan keluar akan kegundahan nya selama ini


bima sebenarnya ingin mendengar cerita dari pihak ayana agar dia tidak salah memilih langkah


berhubung kemarin masih diselimuti rasa marah dan juga kecewa sehingga bima tidak segera menemui ayana dan membiarkan gadis itu sendiri dulu,begitu pikir bima pada awalnya


bima masih belum tahu kalau ayana telah pergi dari rumah dan bahkan mungkin juga dari hidupnya.


bima memasuki halaman rumah keluarga nya tepat pukul 11.00 malam dan ke adaan rumah telah sepi karena penghuni nya mungkin telah berada didunia mimpi masing masing.


bima berjalan gontai memasuki rumah namun langkah nya terhenti saat netra nya menangkap sosok wanita paruh baya yang masih terjaga duduk didepan televisi dengan memangku sebuah buku dipangkuan nya tak lupq juga kaca mata baca yang ikut serta menyempurnakan tampilan cantik nan elegan nya walaupun sudah tak muda lagi.

__ADS_1


.


*****


__ADS_2