Aku[Bukan] Pelakor

Aku[Bukan] Pelakor
Boncap.1


__ADS_3

🌸 Berhubung kemarin masih banyak yang penasaran sama Rendi Rahadiansyah adik dari Ayana dan juga kakak dari Aina yang belum mendapatkan jodoh katnya...


Yuukkk kita lanjut kisahnya di Boncap ini...semoga reder semua suka ya dengan karya dadakan ini.


*


...🌸 Happy Reading...šŸ¤—šŸ¤—šŸ¤—...


*


Flash Back...


[Hari pernikahan Aina & Andri.]


Seorang gadis nampak celingukan mencari orang yang dia kenal disebuah acara resepsi pernikahan Aina dan juga Andri.


Tak berselang lama gadis itu pun tersenyum senang saat melihay sesosok pria yang begitu dia kenali nampak berdiri tidak jauh dari pintu masuk dengan mempercepat langkahnya gadis itu pun mendekati si pria yang bisa dia jadikan petunjuk jalan berhubung ini pertama kalinya dia menghadiri acara pernikahan diluar kota Bandung.


"Kak Rendi"sapanya seraya menepuk pundak Rendi yang nampak anteng memainkan ponselnya.


Merasa ada yang memanggil namanya Rendi pun menoleh ke arah suara dan mendapati gadis yang cukup cantik dan juga elegan dengan memakai dress brukat panjang dan cukup tertutup membuat tampilan nya makin mempesona.

__ADS_1


Rendi mengerutkan dahinya saat melihat gadis yang baru saja menyapa dan memanggil namanya.


"Kamu kenal dengan saya?"tanya Rendi yang membuat si gadis berenggut karena tidak dikenali oleh Kakak dari sahabatnya itu.


"Ya ampun Kak,ini Tania masa Kakak lupa?"protes Tania sahabat dari Aina yang datang dari Bandung yang merasa tidak terima kalau Rendi tidak mengenalinya padahal Tania cukup sering datang bahkan meningnap di rumah Bu Ratna untuk mengetjakan tugas bersama dengan Aina atau memghabiskan akhir minggu disana.


"Tania?ya ampun jadi perempuan kamu sekarang ya?bagus gitu dong itu baru namanya anak perempuan"ledek Rendi saat meneliti penampilan Tania saat ini.


Gadis yang biasa Rendi lihat selalu setia dengan celana jins dan juga kaos oblongnya kini nampak anggun dengan gaun yang dia kenakan.


"Isstt,Kak Rendi kok gitu sih?Tania kan memang perempuan Kak"


"Dasar cowok nyebelin"kesel Tania akhirnya berjalan melewati Rendi menuju kepelaminan untuk memberi selamat kepada mempelai yang berbahagia.


*


*


Setelah melakukan temu kangen dengan Aina yang sudah sejak lama tinggal di Jakarta akhirnya Tania pun turun dari pelaminan karena terdesak oleh antrian para tamu undangan lain yang ingin memberi selamat pada kedua mempelai yang cukup panjang.


Dengan rasa tidak rela akhirnya Tania pun turun dan berjalan jalan di area stand hidangan yang dijajakan untuk menjamu para tamu undangan.

__ADS_1


Disaat Tania akan mengambil satu porsi sate+lontong distand sate madura bertepatan dengan seseorang juga mengambil porsi yang sama dan alhasil kedua tangan itu berebut satu porsi sate padahal disisi lain masih berjejer beberapa porsi sate+lontong lain nya.


"Maaf ya Kak ini aku duluan loh yang ambil"protes Tania yang lagi lagi bertemu dan harus berdebat dengan pria yang sama.


"Siapa bilang?orang aku duluan juga"kekeh Rendi tidak mau kalah dari gadis manis itu.


"Oh ya ampun dosa apa gue dimasa lalu sehingga terus ketemu orang nyebelin ini?"gerutu Tania dalam hati.


Merasa tidak akan menang dari cowok nyebelin satu itu Tania pun mengalah dan mengambil porsi lain dan menatap sinis pada Rendi sebelum pergi meninggalkan stand itu.


Tania pun berjalan menuju sebuah kursi VIP yang diperuntukan untuk keluarga dan juga tamu spesial.Dan Tania adalah salah satunya jadi Tania berhak menduduki salah satu kursi disana.


Namun Tania tidak menyadari kalau dibelakangnya nampak berjalan menuju ke arah yang sama seorang pria yang sedari tadi membuatnya kesal.


Tania kembali menghela nafas panjang saat kembali bertemu dan harus duduk satu meja dengan pria suoer nyebelin tadi.


"Jangan ge'er lihat semua meja sudah penuh hanya tertinggal meja ini jadi terima saja dan duduk yang manis saja"ucap Rendi saat melihat tatapan ketidak sukaan Tania akan kehadiran nya dimeja yang sama dengan nya.


*


*

__ADS_1


__ADS_2