![Aku[Bukan] Pelakor](https://asset.asean.biz.id/aku-bukan--pelakor.webp)
"kakak kenal sama mas ini?"tanga aina pada bima yang kini sudah berada di antara aina dan juga daniel
"tentu saja,memang kenapa?"jawab bima sekaligua balik bertanya pada adik iparnya itu
"kak mas ini ngotot banget kalau aku pesen mobil itu dan maksa buat nerima kunci nya,tapi aku nggak pesan mobil kak sumpah,uang tabungan aku aja tinggal uang jajan karena baru kemarin aku bayar uang semester kekampus lalu aku bayar pake apa?tolong kak bilangin aku bener bener nggak pesan mobil"ucap aina meraih lengan bima agar bima menjelaskan kesalah pahaman yang terjadi dengan wajah yang sudah memucat dan mata yang berkaca kaca
"loh kok nangis dek,tenang nggak apa apa kok itu mobil memang untuk kamu kakak yang pesan jadi jangan takut ya"ucap bima menenangkan aina yang mulai terisak karena terlalu takut
"apa?maksud kakak mobil itu memang mobil buat aku?"tanya aina yang seketika menghentikan tangisnya saat mendengar penjelasan dari bima
"iya dek,ini kenalin dia ini daniel asisten pribadi kakak dikantor dan dia kesini atas permintaan kakak untuk mengantarkan mobil yang kemarin kakak pesan untuk kamu berangkat ke kampus"
aina menutup mulutnya dengan kedua tangan nya tak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar
__ADS_1
"ja_jadi i_ini mobil aina kak?"tanya nya lagi masih tidak percaya
"iya dek semoga bermanfaat ya ingat yang rajin kukiah nya dan jadi sarjana dengan hasil yang terbaik"ujar bima mengelus pucuk kepala adik iparnya yang kini tengah berbinar bahagia mendapatkan hadian dari kakak ipar nya.
"mas apa tidak berlebihan memberika hadiahnya pada aina?"tanya ayana yang merasa kurang nyaman atas perlakuan dari bima pada keluarga nya
"tidak sayang,mas hanya ingin keluarga mas hidup dengan nyaman dengan fasilitas yang memadai lagi pula mas tidak akan bangkrut hanya dengan membeli 1 mobil ini"jawab bima memeluk pinggang ayana sehinggak tidak ada kagi jarak di antara mereka berdua
ayana membalas pelukan bima dan menyandarkan kepalanya dibahu bima
"mas yang harus nya berterima kasih sama kamu dan keluarga kamu sayang karena masih memaafkan dan menerima mas,maaf atas kesalahan mas terdahulu dan maaf lagi karena baru bisa membalas perasaan yang telah lama kamu simpan untukku"jawab bima sembari mengecup pucuk kepala ayana
ayana mengerutkan dahinya saat bima mengucapkan kata kata terakhirnya
__ADS_1
'membalas perasaan nya?perasaan apa memang?'batin ayana bermonolog
ayana kembali menegakkan tubuh nya lalu menatap bingung sang suami
"membalas perasaan?maksud mas?"tanya ayana kebingungan karena memang belum mengetahui kalau bima sudah membaca catatan kecil miliknya
bima memegang dagunya lalu mengusap ngusap dagu nya dengan jari telunjuknya berakting seolah olah memikirkan sesuatu
"mmm,kemari aku menemukan sesuatu dari dalam laci meja rias yang ada dikamar,disana ada buku catatan kecil yang menuliskan curhatan gadis manis yang baik hati tengah jatuh cinta sama teman sekelasnya,sayang nya si pria terlalu bodoh sehingga tidak menyadari kalau teman yang selalu ada disamping nya dan selalu membantu nya itu menaruh hati padanya"jelas bima seolah olah memceritakan orang lain
Blush....
seketika wajah ayana berubah menjadi merah ayana merasa malu karena rahasia yang selama ini dia simpan rapih akhirnya terbongkar juga oleh pria yang dimaksud dalam catatan itu.
__ADS_1
*
*****