Aku[Bukan] Pelakor

Aku[Bukan] Pelakor
Andri Sipenolong


__ADS_3

"Astaghfirullah Aina kenapa kamu disana Nak?kamukan nggak.bisa berenang"seru Bu Ratna saat tak sengaja mendengar teriakan seseorang dari arah belakang dan ternyata itu anaknya yang tengah berada didalam kolam renang dengan dipeluk oleh seorang pria.


Seketika Andri dan juga Aina tersadarkan dari lamunan nya san menoleh ke arah Bu Ratna yanh berdiri disamping kolam denga wajah yang cemas.


"Aina jatuh Bu.Aina takut Ibu huuaaaa....hiks hiks hiks"tangis Aina pecah begitu melihat sang Ibu berdiri disamping kolam dengan wajah cemas.Aina memang merasa begitu ketakutan saat tubuhnya masuk kedalam air yang ternyata cukup dalam untuk porsi tubuhnya yang mungil.


"Hei tenang kamu sudah aman ada aku disini"ucap Andri melihat Aina tiba tiba menangis kencang dalam pelukannya


"Maaf ya Bu saya tidak bermaksud tidak sopan.Saya hanya mrmbantu agar tubuh Aina tidak tenggelam tidak ada niatan untuk kurang ajar"jelas Andri lagi karena tidak ingin orang salah paham melihat posisinga dan juga Aina saat ini ditambah lagi Aina yang menangis ketakutan.


"Iya nggak apa apa Nak Andri,terima kasih sudah membantu Aina.Aina memang tidak bisa berenang,ayo lebih baik kalian naik dan ganti baju takut masuk angin nanti kalau lama lama didalam"jawab Bu Ratna yang merasa lega anaknya baik baik saja.


Andri pun mulai mengiring tubuhnya yang membawa tubuh Aina dalam pelukannya menuju kepinggir kolam


Dengan bantuan Bu Ratna Aina pun bisa keluar kolam dengan selamat lalu diikuti oleh Andri yang bangkit sendiri dari dalam kolam.


"Terima kasih ya Nak Andri sudah menolong Aina"ucap Bu Ratna yang mendekap bahu Aina yang terlihat bergetar karena kedinginan

__ADS_1


"Iya Bu sama sama.Ayo lebih baik kita masuk dan membersihkan diri sepertinya Aina sangat kedinginan"jawab Andri yang terlihat cemas melihat Aina menggigil kedinginan.


"Iya Nak mari"Bu Ratna pun berjalan masuk dengan membawa Aina dalam dekapan nya dan diikuti oleh Andri dibelakang nya


*


"Loh Aina kenapa basah kuyup begitu Bu?"tanya Ayana saat berpapasan dengan sang Ibu yang membawa Adik tercintanya yang nampak basah kuyup.


"Aina jatuh kekolam Nak.Untung ada Nak Andri yang menolong ya sudah Ibu bawa Aina masuk dulu ya kasihan sudah kedinginan"ucap Bu Ratna yang di angguki oleh Ayana sebagai jawaban.


Siapa lagi yang belum terlihat sedari tadi siang kalau bukan Abimanyu Hernawan.Si mpunya hajat yang berhasil mengumpulkan seluruh keluarga termasuk Doni dan Alena yang tidak disangka sangka akan hadir setelah apa yang terjadi diantara mereka beberapa bulan yang lalu.


"Assalamualaikum"suara bariton dari seseorang yang sudah ditunggu kehadiran nya pun menggema diseluruh ruangan


Alena mengeratkan genggaman tangan nya pada tangan sang suami saat indra pendengar nya menangkap suara seseorang yang telah dia kecewakan dan di khianati.


Raut wajah yang tadi nya tersenyum bahagia berubah menjadi raut wajah yang ketakutan dan juga terlihat cemas saat suara Bima menggema mengucap salam.

__ADS_1


Dengan perlahan Doni mengusap punggung tangan Alena saat menyadari begitu ketakutan dan juga gugup nya sang istri saat ini.


Sedangkan Ayana sendiri langsung bangkit dari duduknya begitu mendengar suara yang begitu dia rindukan.


"Wa'alaikumsalam.Mas sudah pulang?"jawab Ayana sembari menyalami tangan Bima dengan takzim.


"Iya sayang,maaf Mas terlambat"ucap Bima seraya mencium kening sang istri dengan sayang.


"Iya Mas tidak apa apa.Ayo kita keruang makan semua nya sudah nunggu Mas disana"


Kedua nya pun berjalan berdampingan dengan tangan yang saling menggandeng mesra menuju keruang makan.


*


*


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2