Aku[Bukan] Pelakor

Aku[Bukan] Pelakor
ep.61


__ADS_3

"kalau motor nggak bisa kak karena kak rendi nggak pernah bolehin aina bawa motor tapi kalau mobil alhamdulillah sudah bisa dari satu tahun yang lalu tapi belum punya SIM nya"jawab aina yang memang benar adanya


rendi kerap melarang aina untuk belajar mengendarai motor namun dengan suka rela mengajari aina membawa mobil walaupun harus rela merogoh koceknya yang tak sedikit untuk memperbaiki mobil yang kadang pulang dengan keadaan penyok sana sini


namun rendi lebih memilih mengajari si bungsu membawa mobil dari pada mengajarinya membawa motor


dan hasilnya kini aina begitu mahir membawa si roda empat dari pada si roda dua


"memang kenapa mas?kok tiba tiba nanya aina bisa bawa motor atau mobil?"tanya ayana yang tak tahan lagi dengan kekepoan nya terhadap pertanyaan yang bima layang kan pada aina


"nggak,nggak apa apa cuma tanya aja"jawab bima tersenyum kalem sembari merogoh ponsel yang tersimpan disaku celana trening yang dia pinjam sari adik iparnya


tanpa sepengetahuan ayana bima mengirim pesan pada daniel si asisten pribadinya yang kini tengah sibuk dengan setumpuk berkas diruangan kerja milik bima

__ADS_1


ya selama bima pergi dan liburan dibandung urusan kantor kini ditangani oleh daniel,daniel bukanlah orang baru dikantor itu


dia adalah asisten pak wahyu sebelum beliau meninggal dan beralih menjadi asisten bima karwna sudah cukup mengenal lama membuat bima enggan mengganti dengan pegawai baru


sehingga hingga kini daniel pun masih menjabat jabatan nya terdahulu sebagai seorang asisten dari CEO kantor itu walaupun telah berganti orang.


daniel menghela nafas begitu dia mendapatkan pesan singkat yang bos besarnya itu kirim lewat ponsel miliknya lalu segera membalas pesan itu dengan kata 'baik tuan akan segera saya laksanakan' begitulah jawaban yang selalu daniel berikan pada bima


daniel pun segera menutup berkas yang tadi sedang dia cek isinya tak lupa juga mematika dan menutup laptopnya lalu beranjak meninggalkan ruangan yang hampir 75% merampas kehidupan nya


setelah memilih sebuah mobil yang cocok untuk digunakan seorang perempuan daniel pun kembali menghubungi bima untuk mwngabarkan kalau pesanan nya akan dikirim langsung ke alamat esok hari


bima pun tersenyum puas mendapat pesan singkat dari asisten nya itu dan sontak membuat ayana yang duduk disamping nya mengerutkan dahi nya

__ADS_1


"mas kenapa kok senyum senyum sendiri?"tanya ayana yang melihat tingkah aneh suaminya


"nggak,nggak apa apa mas hanya tidak menyangka kalau mas bisa kembali memelukmu seperti ini"jawab bima sembari menarik ayana masuk kedalam pelukan nya


setelah berbincang dengan aina bima dan ayana pun memutuskan untuk kembali kekamar untuk beristirahat


semenjak hamil ayana menjadi sering mengantuk apalagi setelah perutnya terisi penuh pasti bawaan nya selalu ingin langsung tidur


namun kali ini ada yang berbeda dengan kondisi ayana saat ini,kini ayana tidak lagi memeluk bantal guling untuk teman tidurnya melainkan tubuh kelar sang suamilah yang kini jadi sasaran nya


mungkin bawaan orok semenjak hamil ayana tidak dapat tidur jika tidak memeluk sesuatu untuk menjadi teman tidur nya


dan tak lama setelah ayana terlelap bima pun ikut memejamkan matanya dan ikut menyambangi alam mimpi bersama dengan sang kekasih halalnya.

__ADS_1


*


*****


__ADS_2