Aku[Bukan] Pelakor

Aku[Bukan] Pelakor
Boncap.18


__ADS_3

"APA HAMIL?TANIA HAMIL?"pekik keduanya hingga sang ibu harus menjauhkan ponsel dari telinganya saking kerasnya kedua putrinya itu berteriak karena kaget.


"Sssstttt,sayang kecilkan suaranya Aya sedang tidur"tegur Bima pada Ayana dan juga Aina yang berteriak histeris begitu mendengar kalau Rendi dan juga Tania bukan hanya akan menikah namun akan segera memiliki anak.


"Maaf Mas habis aku kaget mendengar kabar dari ibu"jawab Ayana dengan memelankan suaranya hingga setengah berbisik.


Tidak jauh dari Ayana dan juga Bima.Aina jauh nampak syok lagi hingga hanya bisa terdiam disaat sang suami bertanya apa yang membuatnya kaget hingga berteriak seperti barusan.


"Mas padahal kita duluan loh ya yang nikah"ucap Aina tiba tiba yang membuat Andri menyatukan kedua alisnya.


"Iya,memang kenapa?"tanya Andri bingung.


"Masa Kak Rendi yang duluan yang akan punya anak Mas,ga adil banget deh.Kesel ih jadinya"gerutu Aina yang menambah rasa bingung didalam hati Andri.


"Kamu ngomong apa sih sayang,masa Rendi mau punya anak?nikah aja belum kok tiba tiba mau punya anak,ngaco kamu"jawab Andri berlalu m,eninggalkan Aina yang masih terdiam disofa ruang tamu apartemen yang mereka tempati kini setelah mereka menikah dan tidak lagi satu rumah dengan Mamah Risma dan juga Ayana Bima.

__ADS_1


"Nah justru itu Mas.Ibu barusan menelpon kalau besok mau berangkat ke Surabaya untuk mengantarkan Kak Rendi yang akan menikah dengan Tania di Surabaya dan Mas tahu apa yang membuat aku dan Kak Yana kaget?"lanjut Aina sembari mengukuti langkah sang suami masuk kedalam kamar dan mendudukan diri dipinggir ranjang mereka.


"Memang ibu bilang apa lagi?bukan nya bagus ya kalau Rendi akan menikah.Itukan yang sudah kita tunggu tunggu dari dulu"


"Iya sih,tapi Mas tau apa yang membuat Kak Rendi mau menikah?"


"Ya nggaklah,mana Mas tahu?Mas kan tidak dekat dengan Rendi apa lagi kita juga tinggal dikota yang berbeda jadi mana Mas tahu"


"Kaka Rendi sudah hamilin anak orang Mas.Dan orang yang Kak Rendi hamili itu Tania teman kampus aku diBandung"


"What?"


"Iya ingat cewek yang selalu pake celana jins dan kaos oblong itukan?"


"Iya Mas.Namanya Tania dan sekarang dia akan jadi Kakak ipar aku"

__ADS_1


"Loh kok cemberut gitu?bukan nya bagus dong kalau kalian akan jadi saudara?"tanya Andri yang melihat istrinya cemberut seakan tidak suka dengan pernikahan sang Kakak.


"Aku bukan nya tidak suka Mas"


"Lalu,kenapa cemberut?"


"Kesel aja kenapa harus mereka duluan yang punya anak kan kita yang duluan nikah harusnya kita dong yang duluan punya anak Mas bukannya mereka"gerutu Aina lagi yang membuat Andri melongo tak percaya.


Saking gemasnya Andri langsung mendorong tubuh Aina hingga terlentang di atas ranjang dan mengungkung tubuh mungil sag istri.


"Aaawww Mas,ya ampun bikin kaget saja"protes Aina sembari memukul dada bidang sang suami yang kini ada di atas tubuhnya.


"Bukan kamu bilang mau punya anak?"


"Iya,memang kenapa?salah ya?"

__ADS_1


"Nggak,Mas justru senang.Kalau begitu ayo kita terus berusaha dan berjuang hingga Andri junior tumbuh disini"ucap Andri tersenyum nakal sembari meraba perut Aina yang masijh rata dan memang masih belum memiliki tanda tanda kalau disan sudah ada penghuninya.


Mendengar ucapan sang suami tentu Aina hanya bisa membolakan matanya namun terlihat pasrah saat sang suami mulai melancarkan aksinya.Bergriya manja menikmati setiap jengkal tubuh mulus sang istri.


__ADS_2