Aku[Bukan] Pelakor

Aku[Bukan] Pelakor
Persiapan Ke Jakarta


__ADS_3

"Hai Don apa kabar?lama tidak bertemu"sapa Marina yang datang memghampiri Doni dan juga Alena.


"Hai Alena,kamu apa kabar?kenapa jadi tidak pernah datang kekumpulan sih?semua teman teman selalu nanyain kamu loh"lanjut Marina menyapa Alena dengan wajah tanpa dosa sama sekali setelah membuat hidup Alena berantakan.


"Mas..."bukan nya menjawab Alena malah memanggil nama suaminya dengan lirih


Tubuh nya bergetar menandakan kalau dia sedang merasa ketakutan.Menyadari ketidak nyaman sang istri dengan wanita didepan nya Doni pun berlalu begitu saja tanpa menjawab pertanyaan dari Marina.


Bahkan Doni mengabaikan nya menganggap nya tidak ada dan itu membuat Marina merasa geram dan juga malu.


"Kamu nggak apa apa sayang?bagaimana kalau kita pulang saja?"tanya Doni saat kedua nya sudah duduk dikursi yang memang disediakan bagi paea tamu undangan terlebih Doni merupakan tamu VIP.


"Memang tidak apa apa kalau kita pulang sekarang Mas?"tanya Alena yang memang tidak nyaman berada dikerumunan orang orang hebat seperti rekan rekan bisnis suaminya


Ditambah lagi dengan kehadiran Marina yang menambah ketidak nyamanan Alena dan ingin segera kembali kerumah atau ke apartemen nya.


"Tidak apa apa sayang,kita pulang saja ya?"ucap Doni menenangkan istrinya yang dilanda dilema


Ingin tetap tinggal namun hati sudah enggan dan tentu itu akan berpengaruh pada kehamilan nya. Alena mau pun Doni benar benar menjaga agar dirinya tetap happy demi janin yang ada didalam rahimnya tumbuh dengan baik dan juga sehat.

__ADS_1


Karena itu Doni dan juga Alena selalu menghindari apapun yang akan membuat Alena stres atau tidak nyaman.Seperti saat ini walaupun acara nya belum selesai Doni terpaksa pulang terlebih dahulu demi kenyamanan istrinya.


*


*


Sementara diBandung nampak Ibu dan anak sedang membereskan beberapa baju kedalam tas yang cukuo besar untuk dibawa saat mereka keJakarta nanti.Pasalnya mereka akan cukup lama disana sekitar 4 sampai 5 hari tinggal diJakarta untuk menghadiri acara tujuh bulanan Ayana.


"Apa semua sudah siap"tanya Rendi yang baru saja keluar dari kamarnya dan siap dengan pakaian santainya.


"Sudah Kak,tinggal nungggu Ibu keluar kamar"jawab Aina yang masih asik dengan ponselnya


Kedua Kakak beradik itu pun berjalan beriringan menuju keluar rumah menuju mobil yang terparkir dihalaman kedai dan tak lama Bu Ratna pun nampak keluar rumah dan menghampiri kedua anaknya setelah mengunci pintu rumahnya.


"Barang kalian tidak ada yang tertinggal kan?Ibu sudah kunci pintu soalnya"ucap Bu Ratna setelah berada diantara anak kedua dan anak bungsunya.


"Insya allah nggak Bu.Ayo lebih baik berangkat sekarang biar jalanan nya lancar kalau agak siang takutnya macet"jawab Rendi sambil membukakan pintu mobil untuk sang Ibu.


Mobil Rendi pun mulai melaju meninggalkan pekarangan kedai dan juga rumahnya untuk menuju ke Jakarta ke rumah Ayana dan juga Bima untuk menghadiri acara tujuh bulanan nya Ayana.

__ADS_1


*


*


Dan diSingapura pun terlihat aktifitas yang sama.Doni dan juga Alena tengah bersiap untuk kembali ke Tanah Air untuk menghadiri acara Ayana dan juga Bima.


Alena akan menggunakan kesempatan ini untuk meminta maaf kepada seluruh keluarga mantan suaminya dan juga Ayana tentunya.


Tidak ingin larut dalam rasa bersalah yang selalu saja mengusiknya Alena bertekad memperbaiki semuanya.


Bukan cuma hubungan nya dengan Doni namun dengan keluarga Mantan suaminya yang lain juga yaitu keluarga Bima.


Apapun respon nya nanti Alena pasrahkan semua kapada tuhan yang penting disini Alena berusaha mendapatkan maaf dari mereka.


Karena mau bagaimana pun mereka adalah keluarga dengan ikatan yang kuat antara Bima dan Doni yang mempunyai darah dari keturunan yang sama.


*


*

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2