Aku[Bukan] Pelakor

Aku[Bukan] Pelakor
Pedopilia


__ADS_3

"Ibu titip Ayana ya Nak Bima,maaf jika dia akan semakin merepotkan kamu Nak"ujar Bu Ratna saat keluarga Bu Ratna berpamitan untuk kembali ke Bandung setelah acara 7 bulanan Ayana usai dilaksanakan dua hari yang lalu.


"Ibu tenang saja aku akan berusaha untuk menjaga dan membuat Ayana bahagia berasa disini Bu"jawab Bima penuh keyakinan.


"Baiklah kalai begitu kami pamit dulu ya,jaga diri kamu baik baik Nak.Ingat hubungi Ibu jika nanti kamu akan melahirkan"ucap Bu Ratna sembari memeluk erat tubuh Ayana.


"Iya Bu.Nanti Ayana kabari Ibu jika waktunya tiba"jawab Ayana sendu.


Jujur terlalu sayang dan tidak rela saat keluarganya akan kembali ke Bandung.Namun apalah daya disaat tempat tinggal mereka kini memang berjarak jauh.


Ayana pun pasrah dengan keadaan yang memaksa mereka hidup berjauhan.


Lambaian tangan dari orang yang ditinggalkan pu mengiringi kepergian mobil yang ditumpangi keluarga Bu Ratna meninggalkan kediaman keluarga Hernawan.


Ayana kembali dibawa masuk oleh sang suami saat mobil Rendi sudah tidak terlihat lagi oleh pandangan nya.


"Istirahatlah Mas akan berangkat kekantor.Ada pertemuan penting hari ini"ujar Bima saat masuk kedalam rumah nya.

__ADS_1


"Iya Mas.Hati hati ya"


"Iya sayang"ucap Bima sembari mencium kening Ayana begitu mesra.


"Duh sweet banget ya sayang?pemandangan yang membuat iri dipagi hari"ucap seseorang yang tiba tiba datang dari arah kamar tamu.


Mereka adalah Alena dan juga Doni yang sudah bersiap untuk kembali kenegaranya dengan koper yang diseret oleh Doni.


"Loh Om mau kemana?"tanya Ayana yang kaget saat melihat Alena dan Doni sudah siap meninggalkan rumah mewah itu.


"Kami harus kembali Yan.Mas Doni harus kembali bekerja"jawab Alena yang menghampiri Ayana san memeluk mantan rival nya itu.


"Maaf tapi kami harua kembali hari ini.Sehat sehat ya maaf jika kamu melahirkan nanti mungkin kami tidak bisa kemari karena kondisi Alena yang tidak melakukan perjalana jauh dalam kondisi hamil besar"jawab Doni yang menghampiri Alena dan merangkul bahunya.


"Kalau begitu ayo aku antar Om,Tante.Sekalian aku kekantor"ujar Bima menawari tumpangan berhubung Doni tidak membawa kendaraan nya.


"Apa tidak merepotkan?biar kami naik taksi saja"jawab Alena yang merasa tidak enak hati dengan mantan suaminya itu.

__ADS_1


"Tentu tidak.Ayo aku antar kalian dulu sebelum aku kekantor.Sayang aku pamit ya"ujar Bima kini benar benar pergi meninggalkan sang istri dan menunggu Om dan Tantenya yang tengah berpamitan dengan Mamah Risma didalam mobil.


*


*


45 menit Bima habiskan dalam perjalanan menuju kebandara untuk mengantarkan Om dan Tantenya kembali kenegara tempat tinggal kedua nya kini.


Bima membantu mengeluarkan koper dari dalam bagasi mobil dan memberikan nya kepada Doni.Kedua pria dewasa yang berstatus Om dan keponakan itu pun saling berpelukan saat Doni pamit pulang dan Bima pamit kembali kekantor.


Setelah meyakinkan kalau Om dan Tantenya memasuki bandara dengan aman Bima pun memasuki mobilnya dan bergegas menuju kantor nya.


Sementara disebuah kantor terdapat seorang pria yang terus menatap layar ponsel yang menampilkan wajah manis seorang gadis muda yang dia ambil secara diam diam tanpa sepengetahuan siapapun.


"Cantik,manis dan lucu.Oh ya tuhan apa aku seorang pedopil?kenapa aku suka dengan anak kecil?"gumam nya bermonolog.


*

__ADS_1


*


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2