Aku[Bukan] Pelakor

Aku[Bukan] Pelakor
KAMP. Naksir Senior


__ADS_3

"lalu apa rencana mu sekarang dek?"tanya doni setelah mereka duduk santai usai menyelesaikan makan malam mereka tadi


"mungkin melanjutkan sekolah dulu tuan minggu depan juga sudah mulai ujian akhir sekolah,maaf mungkin untuk sementara waktu saya belum bisa mencari pekerjaan karena saya harus fokus dengan ujian tapi tuan jangan khawatir saya akan mengganti semua uang yang tuan keluarkan selama saya tinggal disini setelah saya lulus dan bekerja"


mendengar penjelasan alena yang cukup panjang lebar doni hanya tersenyum,sungguh menyenangkan melihat semangat yang alena tunjukan saat ini


sungguh gadia yang cukup tanggung,setelah kepergian keluarga satu satunya alena justru bersemangat melanjutkan hidupnya


dia merasa tertampar oleh sikap alena,disaar dia masih memiliki keluarga,pekerjaan,rumah dan istri tentunyq namun kadang kala ingin rasanya sia menyerah dengan kehidupan nya yang kadang membuatnya jengah


namun saat melihat semangat gadis yang kini hidup sebatang kara penuh dengan kekurangan doni merasa malu dengan pikiran nya yang ingin menyerah dengan kerasnya kehidupan


"baiklah,lebih baik kamu fokus selesaikan sekolah saja masalah biaya biar saya yang atur"


"baik tuan,terima kasih"


"berhenti panggil saya tuan,berasa tua sekali dipanggil tuan"keluh doni karena merasa tidak nyaman dengan panggilan yang alena ucapkan


"lalu saya harus panggil apa?"tanya alena yang masih canggung dengan pria yang berada disamping nya


"ya asal jangan tuan aja,kakak mungkin atau mas juga boleh"


"kalau om bagaimana?"

__ADS_1


"nggak ya,awas aja kalau sampai panggil om emang nya saya ini om om apa"gerutu doni lagi


"ya sudah saya panggil mas deh,gimana kalau mas boleh?"


"tidak buruk,ya sudah ayo kita istirahat sudah larut juga besok kita lanjut bahas kedepan nya mau gimana hari ini cukup dulu mas cape mas istirahat dulu ya dek"ucap doni bangkit dari duduk nya dan mengusak pucuk kepala alena hingga rambut alena sedikit berantakan.


kedua nya pun pergi ke kamar masing masing dan bweristirahat setelah aktifitas seharian ini yang membuat tubuh mereka lelah.


.


***


Hari berganti hari dan bulan pun berganti bulan.Kini alena telah menjadi mahasiswi disebuah universitas ternama dengan bantuan doni tentu nya


hanya lewat ponsel mereka berkomunikasi tanpa bertemu muka dengan muka dan alena tetap tinggal di apartemen doni karena doni melarang nya untuk pindah ke tempat dimana doni tidak bisa memantau nya


namun hal itu tidak membuat alena keberatan karena alena sendiri merasa aman dan nyaman dibawah pengawasan doni.


alena pun menjalani kehidupan nya layaknya mahasiswi lain nya,belajar dan juga main bersama dengan teman sebayanya


dan sampai saat ini alena tidak merasa kekurangan sedikit pun meski belum bekerja dan mendapat penghasilan namun alena tetap bisa nongkrong di cafe bersam dengan teman teman nya tanpa harus merisaukan biaya yang harus dia keluarkan


karena doni dengan suka rela memberikan nya sebuah kartu tanpa limit untuk alena gunakan.

__ADS_1


***


Alena terus menatap kearah seorang pria yang tengah asik bermain basket dilapangan dekat kampus nya


pria yang sudah dari awal masuk kuliah mencuri perhatian nya,pria tampan yang selalu jadi incaran para wanita wanita kampus yang cantik dan seksi


namun cuma alena lah yang tidak berani menampakan wajahnya pada pria itu dan hanya mencuri curi pandang padanya


sungguh pria yang sangat tampan,alena menundukan kepala nya saat menyadari kalau si pria tengah menatap ke arah nya


alena membuka laptop yang ada dipangkuan nya dan berpura pura mengerjakan sesuatu dilayar lebar benda pipih itu saat si pria mulai melangkah maju menuju ka arah nya


sungguh jantung nya terasa berhenti berdetak saat si pria duduk dengan santai disampingnya bahkan tanpa permisi mengambil botol air mineral milik alena dan meminum langsung air itu


alena menatap tak percaya pasalnya air minum itu bekas nya minum tadi


"kenapa?keberatan aku minum ini"tanya si pria itu dengan menunjukan botol minum yang isinya telah habis dia minum itu


"ti_tidak apa apa,tapi itu kan bekas aku minum kak"jawab alena pada si pria yang diketahui adalah senior satu angkatan di atas nya.


.


*****

__ADS_1


__ADS_2