Aku[Bukan] Pelakor

Aku[Bukan] Pelakor
I Love You


__ADS_3

"sebenarnya apa yang terjadi?apa kamu sakit?"tanya bima yang saat ini sudah berada didalam kamar ayana beserta bu ratna yang belum beranjak meninggalkan kamar setelah mengantar anak sulung nya untuk istirahat dikamar


"aku tidak apa apa bim,hanya kecapean saja"jawab ayana dengan suara yang sedikit lirih karena masih merasa lemas dan tidak bertenaga


"huss kalau manggil suami itu yang sopan nak,nggak baik manggil suami hanya dengan sebutan nama"tegur bu ratna saat mendengar ayana hanya memanggil nama pada bima


"tidak apa apa bu saya tidak keberatan kok"jawab bima yang mengerti kalau ayana mungkin masih butuh waktu untuk bisa kembali menerima bima sebagai suami nya terlebih apa yang bima lakukan satu bulan yang lalu tidak bisa ayana lupakan begitu saja,pikir bima saat ini.


"ibu yang keberatan nak,lah nggak sopan seorang istri hanya manggil nama pada suami nya"jawab bu ratna yang kekeh dengan pendapatnya


"iya maaf bu tidak akan yana ulangi"jawab ayana yang akhirnya mengalah pada sang ibu


"bagus,kalau begitu ibu tinggal ya nanti ibu panggil kalau makan malam sudah siap kita makan bersama"ucap bu ratna sebelum pamit keluar kamar meninggalkan anak dan menantunya untuk berbicara dari hati ke hati mungkin


"iya bu maaf kalau kedatangan saya merepotkan ibu"ucap bima yang merqasa sungkan dengan kedatangan nya yang tiba tiba


"tidak nak,ibu malah senang kamu datang kemari kebetulan ada kabar baik yang yana bawa dari rumah sakit,kalian bicaralah ibu keluar dulu ya"


"iya bu"jawab ayana dan juga bima secara bersamaan.


***


Sepeninggalan bu ratna kini kamar ayana terasa sepi,hening tidak ada suara sedikit pun.

__ADS_1


bima dan juga ayana sibuk dengan pikiran nya masing masing,bima yang merasa bersalah atas kejadian satu bulan yang lalu disibukan dengan pikiran pemilih kata yang tepat untuk disampaikan pada ayana serbagai permintaan maaf nya


sedangkan ayana sendiri disibukan dengan degup jantung nya yang menjadi tidak normalnsetelah kedatang bima kesana


ayana begitu gugup berada disamping bima apalagi pria tampan itu tak melepas sedikitpun genggaman tangan nya pada tangan ayana


"lalu kabar apa yang ibu maksud tadi yan?"tanya bima memecah keheningan di antara mereka


"ka_kabar apa?me_memang ibu tadi bilang begitu ya?"tanya ayana balik yang memang setelah masuk kamar menjadi kurang fokus karena bima terus menggenggam tangan nya


"kenapa gugup?aku ini suami kamu bukan artis yang kamu sukai jadi tidak perlu gugup begitu"ucap bima ,enggoda ayana yang sangat terlihat jelas dimata nya kalau calo ibu dari anaknya itu tengah dilanda kegugupan yang hakiki


"si_siapa juga yang gugup"jawab ayana memalingkan wajahnya kesembarang arah untuk menutupi rona merah diwajahnya.


kedua netra itu pun saling bertemu dan saling mengunci satu sama lain hingga sebuah kalimat yang bima ucapkan mampu membuat ayana kembali memalingkan wajahnya


"padahal baru satu bulan tidak bertemu kenapa wajahmu kini semakin lebar ya?"goda bima lagi


"apa sih bim,ngeselin banget datang jauh jauh cuma buat bilang itu?"cebik ayana kesal mendengar ucapan bima yang mengatakan kalau wajahnya makin lebar


"nggak bukan cuma itu,tapi masih banyak lagi"


"apa?apa yang ingin kamu katakan?"tanya ayana penasaran sebenarnya ada maksud apa bima datang menemui nya setelah perdebatan di antara mereka satu bulan yang lalu

__ADS_1


"kamu tambah gendut ya mentang mentang punya warung makan itu badan ampe melar gitu,ckckckck"


ayana membulatkan matanya saat bima kembali mengeluarkan pendapatnya tentang fisik ayana yang kini memang sedikit berisi


"ih dasar jahat,pulang sana nyebelin"pekik ayana sembari memukul mukul dada bidang bima karena tidak terima dikatain gendut


"stop,sakit sayang"ucap bima sembari menangkap dan m,enahan tangan ayana dengan tangan nya


bima mendrama padahal pukulan ayana tidak seberapa keras hingga membuatnya kesakitan


ayana tertegun saat mendengar bima menyematkan kata 'sayang' untuk dirinya


bima kemudian menarik ayana masuk kedalam dekapan nya dan memeluk erat tubuh berisi ayana


"dan satu lagi kata yang ingin aku ucapkan dan ini penting"bisik bima tepat ditelinga ayana


"a_apa itu?"


" i love you and i miss you Ayana Ghaniyah".


.


*****

__ADS_1


__ADS_2