Aku[Bukan] Pelakor

Aku[Bukan] Pelakor
Gara Gara Kucing


__ADS_3

Dan disuatu tempat saat seseorang tengah memarkir mobilnya dipinggir jalan tetiba benturan hebat dibagian belakang menimpa mobil yang dia tumpangi


Brak....


"Astaghfirulahaladzim...".


Kedua orang yang duduk didepan kemudi mobil masing masing pun beristighfar secara bersamaan saat mobil mereka saling bertabrakan


"Ya allah bagaimana ini?"lirih Aina saat melihat mobil didepan nya penyok bahkan kaca pelindung lampu sen bagian belakang pun hancur akibat benturan dari mobil yang Aina bawa.


Aina pun segera turun untuk memastikan sampai bagaimana kerusakan mobil yang tadi tanpa sengaja dia tabrak


Dan secara bersamaan si pemilik mobil yang Aina tabrak juga keluar dari mobil nya


Tatapan tajam menghunus ke arah Aina begitu kedua pasang mata itu melihat bagaimana keadaan mobil sedan keluaran terbaru itu penyok cukup parah dibagian belakang

__ADS_1


“Heh anak kecil kamu bisa nggak sih bawa mobil?punya SIM nggak sih?”pekik pria dewasa yang kini menatap tajam pada Aina dengan bertolak pinggang


“Maafkan saya om,pak eh mas aduh panggil apa bagus nya ya,ya pokoknya saya minta maaf tadi ada kucing tiba tiba menyebrang dan saya tidak mau sampai menabraknya jadi saya lempar stir kepinggir ah malah gini”ucap Aina seraya tak berhenti menatap mobil yang kini sudah penyok itu


“Kamu menabrak mobilku hanya untuk menghindari kucing?”tanya pria itu tak percaya dengan jawaban Aina


“Tentu saja,apa om eh bapak eh apa mas nya tidak pernah baca atau dengar dengan mitos kalau orang yang menabrak kucing akan kena sial?ya ampun berapa nilai pelajaran sejarahmu kenapa kamu sampai tidak tahu akan hal itu,ckckckck”jawab Aina lagi yang membuat pria itu melongo tak percaya


“Kenapa jadi malah mengurusi nilai pelajaran ku?ya ampun ini anak.Ini lalu ini bagaimana?”tanya si pria sembari menunjuk ke arah mobilnya yang sudah penyok


“Ya diperbaiki atuh om,pak eh mas.Memang mau bagaimana lagi saya kan bukan pesulap hanya dengan baca mantra semua balik lagi ke semula”jawab Aina yang mampu membuat lawan bicaranya menghela nafas panjang


Si pria pun nampak memijit pelipisnya yang berdenyut lalu detik kemudian melirik arloji yang terpasang dilengan kanan nya


“Sial,mana bentar lagi waktunya”gumam nya menelisik kesekeliling sungguh pikiran nya buntu saat dia berada dikota orang dan tidak mengenal siapa siapa disana

__ADS_1


“kamu urus mobil saya,ini kartu nama saya dan kalau mobil nya sudah selesai segera hubungi saya.Saya buru buru tidak ada waktu lagi dan ini kartu nama saya”ucap si pria pada akhirnya dan langsung memberhentikan taksi yang melewati nya setelah menyerahkan kartu namanya pada Aina


‘Andriansyah Hernawan CEO.RIAN TECHNOLOGY?oh seorang CEO ya?wah keren juga’gumam Aina setelah melihat kartu nama yang ada ditangan nya


“kok nama belakang nya mirip kak bima ya?”tanya Aina bertanya pada dirinya sendiri


"Ya ampun Aina ngapain juga sih ngurusin nama belakang orang asing.Ayo Aina ayo lebih baik hubungi Kak Rendi deh buat suruh orang bengkel langganan nya kirim orang untuk mengurus mobilnya”


Aina memasukan kartu nama atas naman Andriansyah itu kedalam saku celana nya dan segera menelpon sang kakak untuk mengirimkan pegawai bengkel langganan nya untung membawa mobil yang dia tabrak kebengkel untuk diperbaiki


dan tak menunggu lama sekitar 15 menit sudah tiba dua orang pria menggunakan sepeda motor lengkap dengan seragam bengkel tempat mereka bekerja


"Maaf neng tadi saya disuruh pak Rendi kemari untuk membawa mobil untuk dibawa kebengkel.Kalau boleh tahu mobil yang mana ya?"tanya salah satu dari dua cowok yang baru saja datang dan menghampiri Aina yang berdiri didekat mobilnya.


*

__ADS_1


*


*****


__ADS_2