![Aku[Bukan] Pelakor](https://asset.asean.biz.id/aku-bukan--pelakor.webp)
"sudah sudah kalau kalian mau berantem atau berdebat lebih baik kalian pulang sana merusak acara saja"ucapa mamah risma melerai perdebatan antara kakak beradik itu
"maaf mah,baiklah kemi akan diam"ucap Andri akhirnya mengalah saat melihat raut wajah mamah risma yang sedikit kecewa karena tingkah lakunya dengan sang adik
akhirnya acara makan malam pun dimulai para pramusaji pun mulai menghidangkan berbagai menu makanan di atas meja yang cukup besar untuk dihuni oleh empat orang saja itu
semua orang yang ada di sana benar-benar menikmati makan malam mereka
hingga di puncak acara sesuatu yang aneh dirasakan oleh tubuh ayana dan juga bima
entah apa dan kenapa tubuh bima dan juga ayana tiba-tiba terasa panas dan berdenyut di area kepala nya
refleks ayana pun memijit pelipisnya untuk mengurangi denyutan di kepalanya
"kamu kenapa sayang?apa yang terjadi padamu?"tanya mama risma yang terlihat cemas saat melihat ayana memijat pelipisnya
"aku nggak tahu mah kepalaku pusing"jawab ayana yang tak henti memijat pelipisnya
__ADS_1
"lebih baik sekarang akmu istirahat saja nak,ndri tolong bawa ayana masuk kedalam kamar ini kuncinya"titah mamah risma pada andri dan di angguki oleh andri
namun disaat andri akan menggandeng ayana tangan nya diekal oleh bima
"biar aku saja yang bawa dia kekamar,sini mana kunci nya"ucap bima menahan tangan andri agar tidak menyentuh ayana dan menengadahkan tangan nya yang lain untuk menerima kunci yang tadi dipegang oleh andri
"ayo yan,kamu bisa jalan kan?"tanya bima pada ayana yang terlihat semakin lemas tak berdaya
"kepalaku pusing mas"keluh ayana yang memang benar saja ada nya
sepanjang perjalanan menuju kamar bima benar benar sekuat tenaga menahan dan juga menekan hasratnya yang tibatiba membuncah dan ingin dipuaskan
namun bima mencoba menahan sekuat tenaga agar dia tidak melampiaskan nya pada ayana karena saat ini bima merasa belum menintai ayana jadi dia tidak mau melakukan itu tanpa inta dengan ayana walaupun itu halal bagi nya dan juga ayana.
bima membaringkan tubuh lemas ayana diatas ranjang dikamar yang telah mamah risma pesan khusus untuk mereka berdua malam ini
"sekarang lebih baik kamu tidur yan,aku pulang dulu ya maaf tidak bisa menemanimu"ucap bima dengan perasaan yang sudah entahlah hanya bima yang tahu bagaimana rasanya menahan hawa nafsu pengaruh obat itu benar benar menyiksa
__ADS_1
namun disaat bima akan membalik badan nya tangan bima ditarik paksa oleh ayana sehingga tubuh kekar nya jatuh tepat diatas tubuh ayana
ayana menatap lekat wajah tampan sang suami yang kini berada tepat diatas nya dan tanpa aba aba ayana pun menarik tengkuk bima dan ******* habis bibir bima
bima membulatkan matanya disaat ayana melakukan itu padanya,bima mencoba menahan kesadaran nya dan mendorong tubuh ayana hingga pangutan dibibirnya terlepas
"apa yang kamu lakukan yan?kamu gila hah?"pekik bima yang tersulut emosi oleh tindakan ayana yang tiba tiba
"kenapa?bukan kah ini halal untuk kita?"jawab ayana yang mulai membuka baju yang dia kenakan karena tubuhnya benar benar merasa panas dan ke gerahan
"yan sadar yan,jangan memancing ku yan kamu akan menyesal nanti"bima pun bangkit dari atas tubuh ayana dan segera beranjak menuju pintu kamar namun saat tangan nya menyentuh hendel pintu ayana kembali menahan nya untuk tidak keluar dengan memeluk tubuh bima dari belakang
"jangan tinggalkan aku bim,aku mohon bantu aku,aku tidak tahu ada apa ini tapi tubuhku benar benar membutuhkan mu"lirih ayana meminta bima agar tetap bersama dengan nya
walaupun kondisi bima tidak jauh berbeda dengan ayana saat ini namun bima tetap bertahan sekuat tenaga agar tidak menyentuh ayana lebih jauh lagi.
*****
__ADS_1