![Aku[Bukan] Pelakor](https://asset.asean.biz.id/aku-bukan--pelakor.webp)
"ma_mas"lirih ayana mencoba mencerna semua ucapan yang bima ucapkan barusan padanya
"iya sayang,kamu tidak salah dengar ayana mas memang mencintai dan merindukan kamu,sungguh"jawab bima mengeratkan pelukan nya pada tubuh ayana
"ka_kamu yakin mas?tolong jangan buat aku malu untuk kesekian kalinya mas"ucap ayana lirih yang tidak ingin lagi terluka dengan perasaan nya sendiri
ayana tahu betul kalau terlalu mustahil baginya mendapatkan hati dan cinta pria yang kini tengah memeluk erat tubuhnya
"bohong,nggak itu nggak mungkin"jawab ayana lagi dengan gelengan kepala
sungguh terlalu sulit baginya untuk percaya tentang apa yang bima katakan apalagi saat ayana teringat kembali tatapan penuh rasa benci yang bima tunjukan satu bulan yang lalu terkahir mereka bertemu
dan reflek ayana mendorong tubuh kekar bima hingga terjerambak dari atas ranjang ke lantai
"astaghfirullah,aww sakit na"pekik bnima begitu bokongnya mendarat dengan indah dilantai kamar yang dingin dan keras
"ma_maaf aku tidak sengaja"sesal ayana melihat bima meringis kesakitan sembari mengusap ngusap pantan nya yang berbenturan dengan lantai
"kamu kenapa sih?kamu masih marah sama mas?ayana dengarkan mas dulu ya,mas minta maaf untuk kejadian satu bulan yang lalu maaf jika mas sudah nyakitin hati kamu,mas tidak bermaksud menuduh kamu tapi semua perkataan alena saat itu benar benar masuk akal"jelas bima sedang ayana sendiri hanya bisa menatap sendu sungguh terlalu sakit saat bima menatap nya penuh dengan rasa marah,kecewa dan juga benci pada dirinya
__ADS_1
bima kembali duduk disamping ayana dan meraih tangan ayana dan menggenggamnya dengan erat
"jujur mas dulu sempat benci sama kamu karena papah memaksa mas untyuk nikah sama kamu namun setelah sekian bulan kita nikah mas mulai merasa nyaman dan terbiasa dengan kehadiran kamu,namun saat alena membicarakan alasan kamu menikah denganku karena ambisi mu jujur aku kecewa dan bertambah marah saat aku dengar kalau kamu memanfaatkan mamah untuk melancarkan semua rencana kamu masuk kedalam keluarga hernawan dan untuk itu mas minta maaf sungguh yan tolong beri mas kesempatan dan tolong maaf kan mas,ya please"lanjut bima dengan sedikit memohon
"aku sudah memaafkan kamu kok mas,aku maklum jika kamu berpikir seperti itu dan maaf jika kehadiran aku membuat rumah tangga mas dan mbak alena menjadi terganggu"jawab ayana sendu
ayana menarik nafas sepenuh dada untuk melanjutkan ucapan nya,sesak dan sakit namun mungkin ini keputusan yang terbaik untuk nya dan juga untuk bima dan istrinya
toh sekarang ayana sudah mendapatkan separuh bagian dari bima yaitu calon bayi nya yang murni merupakan darah daging nya dengan bima
dengan begitu ayana bisa melepas bima untuk bahagia bersama cintanya
Deg....
tubuh bima mematung dan kaku saat ayana mengucap ingin mengakhiri pernikahan nya dengan bima
sungguh bukan ini yang bima mau bima tahu kedatangan nya mungkin sudah terlambat karena bima baru datang setelah sekian lama
namun keadaan bima yang kalut membuatnya membutuhkan waktu untuk bisa datang kepercayaan diri penuh dan tentunya setelah masalahnya dengan alena terselesaikan
__ADS_1
bima menarik tubuh ayana kembali masuk kedalam pelukan nya,luluh sudah air mata yang sedari tadi dia tahan
mungkin tadi merupaka air mata haru dan bahagia karena pada akhirnya bima bisa bertemu dengan wanita yang sangat dia rindukan
namun kini air mata itu berubah menjadi air mata kesedihan dan penyesalan.
menyesal menyadari perasaan nya yang mungkin saja sudah terlambat
bima menangis tersedu dibahu ayana bahkan kini bahu ayana telah basah dipenuhi oleh air mata bima
"mas mohon beri mas kesempatan yan lagi pula pernikahan mas dan alena sudah berakhir semua nya sudah selesai yan,mas nggak mau kalau harus sampai kehilangan kamu juga"ucap bima disela isak tangisnya.
ayana tertegun mendengar penjelasan bima tentang pernikahan nya dengan alena
ayana mengira kalau kepergian nya akan membuat pernikahan bima kembali membaik dia tidak menyangka sama sekali kalau kepergian nya malah memperburuk pernikahan bima dan alena.
.
*****
__ADS_1