![Aku[Bukan] Pelakor](https://asset.asean.biz.id/aku-bukan--pelakor.webp)
Andri mempercepat langkahnya mendekati wanita muda yang kini telah menempati ruang dihatinya yang sempat kosong bertahun tahun lamanya.
"Sayang"ucap Andri seraya memeluk erat tubuh Aina melepas lelah dan penatnya selama hampir dua jam berada diruangan yang sama dengan mantan yang begitu enggan dia temui.
"Baru selesai ya Mas?"tanya Aina didalam pelukan Andri dan tak sengaja Netranya menangkap sesosok wanita yang kemarin mengutarakan kerinduan nya pada calon suaminya.
"Iya sayang,maaf ya kamu pasti nunggu lama"jawab Andri seraya mengurai pelukan nya dan membelai sayang wajah cantik Aina.
"Nggak apa apa,yang penting kan Mas sudah disini.Oh iya Mas masih ada tamu tuh,lebih baik tuntasin dulu urusan nya"ujar Aina yang membuat dahi Andri berkerut.
Merasa penasaran dengan apa yang dikatakan oleh Aina,Andri pun menoleh ke arah belakang dan ternyata benar adanya.
Disana masih berdiri Nadin dengan tatapan tidak sukanya menyaksikan kemesraan dua calon pengantin itu.
"Apa masih ada yang ingin disampaikan?"tanya Andri pada Nadin yang diam terpaku dibelakangnya namun hanya tertinggal Nadin sedangkan Seno sendiri sudah pergi entah kemana.
__ADS_1
"Aku mau ajakin kamu makan siang And,tidak bisakah kamu kasih kesempatan buat aku?"tanya Nadin sendu.
"Maaf Nad,aku sudah ada janji bahkan bukan cuma sama Aina saja tapi sama Mamah juga.Nggak mungkin buat aku cancel janji aku dengan Mamah hanya karena kamukan?"tegas Andri yang sudah lelah dengan kehadiran Nadin dihadapannya.
Entah apapun alasannya.Andri tidak ingin membuka cerita apapun lagi dengan Nadin.Cukup 4 tahun dahulu ia gunakan untuk menunggu dengan sia sia.
"Maaf Nad,kami pergi dulu aku sudah ditunggu"
Andri pun pergi dengan menggendeng mesra Aina meninggalkan Nadin yanh masih enggam beranjak dari sana bahkan hingga Andri dan Aina menghilang masuk kedalam lift pun Nadin masih tetap berdiri ditempatnya.
*
*
"Ini yang terbaik buat kita sayang.Mas tahu kalau Mas keterlaluan tapi Mas juga tidak mau Nadin salah paham akan sikap Mas yang menerima kembali kehadiran nya.Apapun alasan nya Mas sudah tidak mau ada cerita tentang Mas dengan dia.Mas hanya ingin fokus dengan pernikahan dan kelangsungan rumah tangga kita nantinya,bolehkan kalau kali ini Mas bersikap kejam demi kedamaian hubungan kita"jawab Andri seraya kembali memeluk tubuh mungil yang selalu membuatnya tenang dan nyaman.
__ADS_1
Kedua pasangan calon pengantin itu pun bergegas pergi kesebuah restoran dimama Mamah Rina dan Juga Bu Ratna sudah menunggu disana.
Agendanya hari ini adalah fitting baju pengantin untuk akad dan juga resepsi yang akan dilakukan di hari yang sama dengan waktu yang berbeda.
Akan akan dilakukan pagi hari sedangkan resepsi akan dilakukan pada malam harinya disebuab hotel bintang 5 yang sudah Mamah Rina siapkan sejak awal menemukan sang anak tidur bersama seorang wanita yang tak lain adalah Aina,adik dari mentunya Ayana.
"Maaf Mah kami terlambat"ucap Andri begitu tiba dilokasi makan siang nya bersama kedua Mamahnya.
"Tidak apa apa,Aina tadi sudah mengbari kami lewat pesan.Ya sudah ayo lebih baik kita langsung makan dan pergi ke butik kita sudah ditunggu disana"
Keluarga kecil itu pun menikmati hidangan makan siang nya penuh dengan canda tawa dengan obrolan ringan yang diselipkan disana.
Setelah nya mereka pun pergi kebutik yang memang sudah disiapkan Mamah Rina sebelumnya.Aina dan Andri pun hanya tinggal milih kebaya dan gaun mana yang akan mereka kenakan saat akad dan juga resepsi nanti.
"Mas kalau ini gimana,bagus nggak?"tanya Aina saat mencoba satu kebaya berwarna putih gading dengan model kurungan panjang yang menutupi seluruh tubuh Aina namun membuat Aina jauh lebih cantik dan elegan.
__ADS_1
"Cantik"