Aku[Bukan] Pelakor

Aku[Bukan] Pelakor
Boncap.2


__ADS_3

Tania menatap kesal pada pria yang kini satu lift dengan nya menuju ke lantai lima.Tempat dimana kamar hotel tempatnya menginap selama di Jakarta berada.


Entah disengaja atau tidak tapi yang pasti kini Tania dan juga Rendi sama sama naik lift yang sama dan menuju kelantai yang sama.


"Mimpi apa gue semalam sampe terus ketemu dan bareng sama cowok nyebelin ini lagi"gumam Tania dalam hati saat kembali dipersatukan dengan Rendi yang tiba tiba menjadi cowok yang super nyebelin.


Setahu Tania,Rendi adalah cowok yang cuek,dingin tapi perhatian dan juga penyayang.Lah ini kenapa jadi pria yang super nyebelin bin ngeselin.


"Kenapa lihatin aku terus sih?nggak boleh ya kalau aku kesini?ini juga tempat aku menginap ya,jauh sebelum kamu menginap disini"ucap Rendi begitu keduanya sama sama turun dilantai yang sama bahkan memiliki kamar bersebelahan.


Namun Tania bergeming hanya tatapan nya saja yang mewakili bagaimana perasaan nya saat ini.Betapa kesalnya Tania dengan takdirnya saat ini yang harus terlibat dengan pria ngeselin seperti Rendi.


Dan tanpa menjawab perkataan Rendi,Tania pun berlalu begitu saja masuk kedalam kamarnya untuk segera beristirahat dan menghindari pria yanh sepanjang acara di undangan tadi benar benar membuat moodnya ruksak.

__ADS_1


Falsh Back Off.


*


*


Dua Bulan Kemudian....


Tania berjingkrak senang saat surat permohonan magangnya disebuah perusahaan yang dia idamkan disetujui dan minggu depan akan mulai magang dikantor yang dia kagumi itu,karena perusahaan itu merupakan perusahaan yang cukup sukses dalam waktu yang singkat.


Sehingga Tania begitu antusias untuk melakukan magang disana dan hari ini dia mendapatkan surat permohonan nya disetujui.


Tania pun mulai mempersiapkan diri dan segala keperluan nya untuk bekerja disana dengan baik.Mulai dari tas,sepatu baju hingga pernak pernik yang biasa wanita kantoran pakai untuk pergi bekerja tak luput dari incaran nya.

__ADS_1


Ditengah tengah ke asikan nya memilih kemeja yang akan dia beli untuk bekerja nanti netranya tak sengaja menangkap sesosok pria yang begitu dia hindari sedari dua bulan lalu.


Pria menyebalkan yang selalu membuat moodnya tidak baik.Karena tidak ingin terlibat lagi dengan pria itu Tania pun bergegas meninggalkan toko itu dan mengurungkan niatnya membeli kemeja baru.


Tania pun berjalan menelusuri toko yang berjejer di mall itu kembali mencari kemeja untuk dia beli dan Tania pun mulai memasuki sebuah toko pakaian khusus yang menyediakan pakaian kerja atau lebih tepatnya pakaian kantor.


Setelah mendapatkan apa yang dibutuhkannya Tania pun segera beranjak meninggalkan toko itu dan berjalan menuju sebuah stand minuman dingin yang cukup menggugah seleranya.


Tania pun memesan satu thai tea kesukaannya dan kembali melanjutkan langkahnya menuju eskalator yang menuju arah lantai bawah.


Namun saat akan menginjakan kakinya dieskalator tiba tiba tubuhnya limbung karena seorang anak berlari ke arahnya dan tidak sengaja menubruk tubuhnya hingga tubuh Tania limbung dan menabrak seseorang yang berdiri didepan nya.


Dan naasnya minuman yang sedang Tania minum tumpah mengenai kemeja si pria yang kini menatap tajam padanya karena kemeja nya kotor terkena minuman yang Tania bawa.

__ADS_1


"Ma_maaf"lirih Tania yang menyadari kesalahan nya pada pria yang kini berdiri tepat dihadapan nya dengan tatapan tajamnya.


__ADS_2