![Aku[Bukan] Pelakor](https://asset.asean.biz.id/aku-bukan--pelakor.webp)
"Kenapa menangis,hhmmm?"tanya Andi sembari berjongkok didepan Aina yang kini duduk ditepi ranjang milik Andri setelah selesai memakai pakaian nya kembali.
Setelah Mamah Risma dan juga Bu Ratna pergi Aina memang kembali kedalam kamar terlebih dahulu untuk mengganti pakaian dengan pakaian yang semalam dia pakai.
Bau alkohol masih menempel begitu kuat dibaju itu membuat Aina teringat dengan apa yang dilakukan kekasihnya pada dirinya.
Beruntung ada Andri yang menyelamatkan hidupnya.Ya walaupun berakhir dengan rencana pernikahan dadakan mereka dan itulah yang membuat Aina kini menangis tersedu sedu.
Sungguh rasa pmalu dan juga rasa bersalah begitu kuat menyelimuti dirinya.Dia tidak tahu harus berkata apa.
Disatu sisi dia begitu bahagia bisa bersama pria yang sejak awal sudah mencuri hatinya namun karena status keduanya Aina pun menyerah akan perasaa nya hingga nekad menerima Angga sebagai peralihan perasaan yang begitu susah melupa.
"Hey,kenapa menangis?apa pernikahan ini memberatkanmu?apa kamu masih mencintai pria itu"tanya Andri lagi yang kini tengah menghapus air mata Aina dengan tangannya.
"Tidak"jawab Aina disertai gelengan kepala.
__ADS_1
"Lalu,kenapa menangis?"
"Apa Kakak yakin dengan pernikahan ini?apa Kakak tidak akan menyesal?Lalu bagaimana dengan wanita yang Kakak cintai?dia pasti kecewa.Maaf Kak,Maaf karena aku Kakak jadi harus menikah dengan wanita yang tidak Kakak cintai"Aina menjawab sembari menundukkan kepalanya dan meremas tangannya yang saling bertautan.
"Insha allah Kakak yakin dan tidak akan menyesal.Dan untuk wanita yang Kakak cintai?Kakak tidak tahu kalau dia kecewa atau tidak karena Kakak tidak tahu kalau wanita yang Kakak cintai itu mempunyai perasaan yang sama atau nggak dengan Kakak.Tapi jujur Kakak bahagia banget akan nikah sama dia"
Mendengar jawaban yang Andri berikan membuat Aina reflek mendongakkan kepalanya saat Andri mengucapkan 'Kakak bahagia banget akan nikah sama dia'.
"Ma_maksud Kakak?wa_wanita itu?"tanya Aina dengan tatapan tak percaya.
"A_Aina juga cinta sama Kakak"bisik Aina tepat ditelinga Andri yang membuat tubuh Andri menegang.
"Ka_kamu yakin Dek?"tanya Andri meyakinkan lagi apa yang baru saja Andri dengar.
"Tentu saja Aina yakin.Orang Aina suka sama Kakak sejak Kakak diBandung"jawab Aina sembari mengurai pelukannya pada tubuh Andri.
__ADS_1
Kini kedua netra itu saling bertemu dan saling bersitatap.Pancaran cinta dari kedua mata itupun tidak bisa disembunyikan lagi
Andri menarik tengkuk Aina untuk mempertemukan bibir kenyal miliknya dan juga milik Aina.Keduanya pun terlena oleh rasa yang sudah lama terpendam kini bisa dikeluarkan di ekspresikan dengan bebas kala status keduanya yang sebentar lagi manuju halal.
"Terima kasih dan I Love U Aina Gayatri"ucap Andri disela nafas yang masih tersengal sengal akibat menyatuan bibir keduanya.
"Me too"jawab Aina dengan binar bahagia dimatanya.
Kini giliran Aina yang menarik Andri untuk menyatukan kembali bibir keduanya.Andri yang awalnya berjongkok pun mulai bangkit dan mendorong tubuh Aina tanpa melepas pangutan diantara keduanya sehingga kini Aina sudah terlentang dibawah kungkungan Andri.
"Jangan Kak.Jangan sekarang"bisik Aina saat Andri hilang kendali karena kini Andri mulai menjelajahi leher jenjang Aina dengan ciuman ciumannya.
Andri pun berhenti dan menegakan badan nya.Masih dengan deru nafas yang memburu Andri sekuat tenaga menahan hasrat yang begitu ingin disalurkan.
Tapi Andri terus berusaha melawan itu.Andri tahu,meski mereka telah mengantongi restu dari orang tua masing masing namun alangkah indahnya jika itu dilakuka setelah keduanya halal satu sama lain.
__ADS_1
"Maaf aku kelepasan dan terima kasih sudah mengingatkan"ucap Andri membalai sayang wajah cantik Aina walaupun tanpa polesan makeup.