![Aku[Bukan] Pelakor](https://asset.asean.biz.id/aku-bukan--pelakor.webp)
"eughh..."lenguhan kecil serta mata yang mulai terbuka menandakan kalau kini ayana sudah mulai sadar dari pingsan nya
mata ayana mengedarkan pandangan nya ke setiap sudut ruangan yang sangat asing bagi nya
"kamu sudah bangun?"suara bariton milik bagus menyadarkan ayana akan lamunan nya yang masih memikirkan apa yang terjadi pada nya hingga berakhir diruangan yang tidak dia kenali
"bagus?kenapa kamu disini dan apa yang terjadi kenapa aku disini dan ini dimana?"tanya ayana pada bagus yang tengah setia menemani nya diruangan yang asing itu
"tadi kamu pingsan dan kami membawa mu kasini untuk diperiksa"jawab bagus yang masih menyimpan tanya tentang kehamilan ayana yang diketahui bagus tidak memiliki suami
"kami?"
"iya,aku dan ibu kamu"
"lalu dimana ibu sekarang?"
"ibu lagi mengambil obat yang dokter resepkan tadi untuk kamu minum sepulang dari sini"
"memang aku sakit apa gus?dokter tadi bilang apa?"
"kamu hanya kelelahan ditambah efek hamil muda"
"oh cuma kelelahan dan hamil..."jawab ayana santai namun detik kemudian ayana menoleh ke arah bagus dengan wajah yang kaget
"ka_kamu bilang a_apa tadi?a_ku hamil?"tanya ayana yang syok mendengar kalau dirinya hamil
__ADS_1
"iya,itu yang dikatakan dokter dan ibu sedang menebus vitamin untuk ibu hamil"
"masya allah aku hamil gus,ya allah aku tidak percaya ini didalam sini ada calon anak aku"ucap ayana yang masih tidak percaya kalau dirinya tengah mengandung anak dari pria yang dia cintai
"kamu nggak berniat menggugurkan nya kan?"
ayana tertegun mendapati pertanyaan yang cukup menohok dari bagus seketika ayana menegakkan kepalanya dan menatap tajam pada bagus
"kenapa kamu berpikir aku akan menggugurkan nya?"tanya ayana balik
"ya siapa tahu kamu tidak menginginkan nya secara kamukan tidak punya suami tapi kok hamil"jawab bagus yang masih mengira kalau ayana tidak memiliki suami
"astaghfirullah bagus,aku it____"
bagus dan juga ayana menoleh ka arah suara dan mendapati bu ratna berdiri di ambang pintu,lalu setelah nya berjalan mendekati brangkar tempat ayana terbaring
"selamat ya nak sebentar lagi kamu akan jadi ibu dan ibu akan jadi nenek"ucap bu ratna sembari membelai sayang rambut ayana
"terima kasih bu,ayana sangat bahagia mendengar kabar ini,ayana tidak menyangka kalau ayana akan menjadi ibu"jawab ayana dengan mata berkaca kaca
"iya sayang,ayo lebih baik kita pulang sekarang lagi pula dokter bilang kamu tidak apa apa hanya butuh istirahat jadi lebih baik kita pulang dan istirahat dirumah ya"
"iya bu"
"biar saya yang antar dan maaf untuk ucapan saya yang tadi saya tidak bermaksud"sela bagus merasa bersalah karena anggapan nya terhadap ayana
__ADS_1
"baiklah maaf hari ini sudah banyak merepotkan mu nak"ucap bu ratna yang melihat raut wajah kecewa di wajah bagus
entah kecewa karena apa yang jelas kini bagus sedang dilanda kekecewaan,itu yang bu ratna tangkap dari ekspresi dan juga raut wajah pria tampan yang selalu setia memberikan nya pertolongan.
***
Kini ayana,bu ratna dan bagus pun telah berada didalam mobil milik bagus
sunyi senyap mengiringi perjalanan mereka dari rumah sakit menuju kembali kerumah
tidak ada yang bersuara sama sekali,hingga 30 menit dilalui dengan begitu cepat
kini mobil itu telah masuk kehalaman warung karena kebetulan rumah yang mereka tempati berada disamping warung makan itu
namun mobil hanya bisa diparkir dihalaman warung karena di area rumah tidak memiliki lahan untuk kendaraan
dan halaman warunglah yang menjadi sasaran tempat parkir mobil dan juga motor,begitu pun dengan kendaraan milik rendi yang selalu dia parkir dihalaman warung
ayana tertegun saat turun dari mobil bagus dia mendapati seseorang yang sudah hampir satu bulan ini sangat dia rindukan namun tidak bisa dia temui
"bi_bima"gumam ayana.
.
*****
__ADS_1