![Aku[Bukan] Pelakor](https://asset.asean.biz.id/aku-bukan--pelakor.webp)
Disebuah hotel berbintang Aina berjalan bergandengan tangan cukup mesra dengan calon suaminya.Namun disaat akan memasuki sebuah lift yang akan membawanya ke tempat dimana Andri menjadi tamu undangan spesial tangan Aina dicekal seseorang dan ditarik ke arah belakang hingga Aina pun terpisah dari Andri.
"Aaaww astaghfirullah"pekik Aina yang kaget saat tangan nya ditarik seseorang hingga Aina mundur kembali ke arah belakang.
"Sayang,ada apa?"tanya Andri seketika saat merasakan Aina yang memisahkan diri dari dirinya.
Namun seketika rahang nya mengeras dan dadanya bergemuruh kala netranya menangkap wajah pria asing namun begitu melekat dalam ingatan nya.
Bagaimana pria itu memaksa Aina minum minuman beralkohol hingga Aina pun berakhir diranjang miliknya dan membuat kedua orang tuanya salah paham.
"Le_lepas Kak.A_apa mau kamu"tanya Aina terbata begitu mengetahui kalau Anggalah yang telah menarik tangan nya hingga terlepas dari genggaman Andri.
"Kamu kemana aja sih Na?tidak bisa dihubungi bahkan kamu memblokir kontakku.Kamu kenapa sih?"tanya Angga dengan bodohnya bertanya kenapa Aina menjauhinya bahkan memblokir kontaknya.
"Lepaskan tangan kotormu dari calon istruku brengsek"bentak Andri sembari menghempaskan tangan Angga dari tangan Aina hingga Angga pun berjalan mundur beberapa langkah saking kerasnya Andri menghempas tangan nya yang mencekal pergelangan tangan Aina.
__ADS_1
"Apa?calon istri?katakan kalau itu bohong Na?kamu itu masih berstatus pacarku mana mungkin punya calon suami?"tanya Angga tidak percaya dengan pendengaran nya.
"Sayang nya itu kenyataan nya.Jadi tolong jangan ganggu lagi Aina karena kami sebentar lagi akan menikah"
Andri pun membawa Aina yang ketakutan segera masuk kedalam lift yang tadi akan dia naiki namun terjeda dangan datang nya Angga.
"Kamu nggak apa?kenapa dia bisa ada disini?"tanya Andri begitu kedua nya sudah berada didalam lift.
"Aku nggak tahu Mas.Aku bahkan masih belum terlalu mengenalnya karena waktu kami pacaran kami terbilang jarang menghabiskan waktu bersama karena kami sama sama sibuk dengan kuliah kami masing masing"jawab Aina dengan tubuh yang masih bergetar.
Andri mencoba menenangkan Aina dan meyakinkan kalau semua akan baik baik saja.
Andri segera mengurai pelukannya disaat pintu lift terbuka tepat didepan pintu ballroom tempat acara yang akan dihadiri oleh Andri dan juga Aina sebagai pasangan nya diselenggarakan.
Andri yang terlanjur datang pun akhirnya memaksakan diri untuk masuk kedalam ballroom walaupun sebenarnya hatinya begitu enggan.
__ADS_1
Pasangan yang akan segera terikat ikatan suci pernikahan itu pun mulai menapakan kaki nya didalam bellroom.
Beberapa orang yang mengenali Andri pun mulai menyapanya dan cukup terheran heran saat Andri masuk kedalam ditemani oleh seorang wanita muda yang begitu terlihat cantik dan mempesona.
Aina nampak cantik dengan balutan gaun malam panjang yang modern ditambah polesan makeup natural menambah sempurna penampilan nya malam ini.
Disaat asik berbincang dengan rekan bisnis yang menghampiri dan menyapanya Andri dikejutkan oleh seseorang yang memeluk erat tubuhnya dari arah belakang.
"Akhirnya kita kembali bertemu.Aku sangat merindukanmu An"ucap wanita cantik yang mengenakan gaun malam yang sedikit terbuka dibagian dadanya saat memeluk Andri.
Andri terpaku dan membeku ditempat saat mendengar suara wanita yang selama ini dia rindukan dan dia nantika kehadiran nya.
Namun setelah sekian tahun berlalu sang pujaan hati pun tak kunjung jua kembali hingga suatu hari Andri memutuskan untuk tidak lagi menunggu setelah mendengar berita pernikahan wanita itu dengan seorang pria asing.
Saking syok nya mendengar suara wanita yang dia rindukan Andri pun reflek melepaskan genggaman tangannya di tangan Aina dan itu membuat Aina cukup kaget dan kebingungan.
__ADS_1