Aku[Bukan] Pelakor

Aku[Bukan] Pelakor
Keputusan Andri


__ADS_3

"Lalu apa saja yang kalian lakukan setelah sampai disini?"selidik Mamah Risma yang mencurigai anaknya yang masih bersikap aneh menurut penglihatan nya.


"Akukan sudah jelaskan semua nya Mah.Kami tidak melakukan hal yang diluar batasan"jawab Andri


"Yakin tidak melakukan apapun dan hanya tidur?"desak Mamah Risma lagi


"Maaf Mah,Bu Andri kelepasan mencium bibir Aina"jawab Andri pada akhirnya mengakui apa yang tadi tidak di ungkapkan saat menjelaskan kronologi kejadian semalam.


Aina yang kaget dengan pengakuan Andri membolakan matanya dan menatap tak percaya pada pria yang duduk disamping nya.


"Huufffttt"terdengar helaan nafas dari kedua Ibu yang kini ada disana yang tengah mengintrograsi kedua anaknya yang terciduk tidur bersama.


"Lalu apa rencana kalian?"


"Jika di ijinkan dan memang diperbolehkan aku akan bertanggung jawab Mah,Bu.Walaupun kami tidak melakukan lebih dari itu tapi aku sudah melihat tubuh Aina dan aku ingin mempertanggung jawabkan tindakanku itu"putus Andri pada akhirnya.

__ADS_1


Walaupun Andri begitu mengharapkan bisa bersama dengan Aina namun jika karena ini alasan mereka bersatu sungguh hal yang sangat memalukan dalam sejarah hidupnya.


Belum lagi Andri tidak mengetahui bagaimana perasaan Aina saat ini kepadanya.Tapi sebagai lelaki yang gentle Andri tentu harus bertanggung jawab.


"Lalu bagaimana dengan kamu Nak?"tanya Bu Ratna pada Aina yang sedari awal memilih banyak terdiam.Hanya sesekali menjawab pertanyaan yanh di utarakan kepadanya.


"Aina serahkan keputusan pada Ibu saja.Aina tidak akan membantah lagi,apapun keputusan dari Ibu akan Aina lakukan Bu Aina benar benar minta maaf"jawab Aina yang kini sudah tidak dapat menyembunyikan lagi cairan bening yang terus meronta ronta ingin keluar dari tempatnya.


Melihat Aina menangis sungguh tidak tega rasanya.Andri pun langsung menarik Aina masuk kedalam dekapan nya.


"Kak..."lirih Aina mendongakan kepalanya agar bisa melihat wajah Andri yang baru saja meminta ijin untuk menikahinya.


Andri pun melakukan hal yang sama.Andri menundukan kepalanya untuk melihat wajah manis gadis yang sudah lama mencuri hatinya.Andri tersenyum dan mengangguk yakin dengan keputusan nya saat ini.


"Bagaimana Bu,Mah apa kami bisa atau boleh menikah?"tanya Andri kepada kedua Ibu didepan nya.

__ADS_1


"Bagaimana jeng,apa kamu merestui mereka?karena sepengetahuan saya agama tidak melarang hubungan mereka secara mereka tidak memiliki hubungan darah,ya walaupun seharusnya tidak boleh seperti ini namun apa boleh buat kalau sudah begini"tanya Mamah Risma pada Bu Ratna.


"Memang tidak ada larangan selama mereka tidak memiliki hubungan darah.Ya walaupun agak aneh nantinya tapi insha allah saya merestui nya jeng kalau Aina menerima niat baik Nak Andri"jawab Bu Ratna membuat Andri merasa lega karena sudah mengantongi restu dari orang terpenting dalam hidup Aina.


"Lalu bagaimana dengan kamu Nak Aina?apa kamu bersedia menikah dengan putra sulung saya Andri?"tanya Mamah Risma pada si calon menantu kedua yang akan menjadi menantu termuda sekaligus menantu tertua.(nahloh gimana coba nyebutnya nanti??🤭🤭 selamat mikir aja ya readerku tersayang šŸ˜…šŸ˜…)


"Jika itu yang terbaik maka insha allah saya menerimanya Bu,Mah"jawab Aina yang masih anteng dalam dekapan calon suaminya.


Senyum penuh kelegaan terpancar dari wajah tampan Andri disaat sang pujaan hati menerima lamaran nya.


Walaupun harus dengan cara yang unik dan cukup memalukan namun Andri bersyukur allah memberikan nya jalan untuk bersama dengan wanita yang dia cintai dalam diam.


"Baiklah.Kalian bersiap siaplah lalu pulang kita akan membahas ini dirumah sekaligus memberi tahu seluruh keluarga prihal masalah ini.Mamah dan Bu Ratna pamit dulu masih banyak yang harus kami urus"ucap Mamah Risma yang langsung beranjak dari duduknya untuk melanjutkan kegiatan yang sempat tertunda akibat ulah anaknya.


"Iya Mah kami akan bersiap dulu dan kami akan pulang"jawab Andri yang juga ikut bangkit dari duduknya untuk mengantar Mamah dan calon Ibu mertuanya sampai depan pintu.

__ADS_1


__ADS_2