![Aku[Bukan] Pelakor](https://asset.asean.biz.id/aku-bukan--pelakor.webp)
Hampir tengah malam doni dannjuga alena tiba disebuah gedung yangvmenjulang tinggi,doni memasukan mobilnya ke basman geedung itu untuk memarkirkan mobilnya.
"dek ayo bangun kita sudah sampai"ucap doni membangunkan alena dengan sedikit menggoyangkan bahu alena agar alena terbangun karena dari tadi alena begitu sulit dibangun kan
merasa ada guncangan pada tubuhnya alena pun mengerjapkan matanya mencoba menetralkan pandangan nya
"ayo bangun kita sudah sampai,lebih kamu lanjut tidur nya didalam"ucap doni lagi sembari keluar dari mobil dan berjalan menuju ke arah belakang mobil dan membuka bagasi mobil untuk mengambil barang milik alena
"kita dimana tuan?"tanya alena saat doni membawanya masuk kedalam sebuah lift
"kita berada di apartemen milikku,untuk sementara kamu tinggalah disini sebelum kamu benar benar mendapat tempat tinggal"jawab doni dengan nada bicara yang terlihat lesu mungkin terlalu lama dalam perjalanan mermbuat pria berumur 32 tahun itu kelelahan pasalnya selama ini doni tidak pernah membawa mobil dengan jarak tempuh yang jauh dan memakan waktu yang lama
doni akan menggunakan jasa supir untuk mengantarkan nya jika dia harus pergi keluar kota atau kepusat kota seperti sekarang
namun karena ini merupakan urusan yang bersifat privasi membuat doni rela melakukan perjalanan nya sendiri walaupun rasa lelah m,elanda tubuh nya
.
***
__ADS_1
Alena dengan setia mengikuti setiap langkah doni menyusuri lorong apartemen dan melewati beberapa pintu unit lain sebelum sampai di unit milik doni
doni membuka pintu apartemen nya menggunakan password dan setelah nya pintu pun terbuka dengan sendirinya
doni membukakan pintu itu agar alena bisa masuk karena jika tidak ditahan pintu akan tertutup secara otomatis tanpa peduli yang diluar sudah masuk semua atau pun belum.
doni berjalan terus melewati ruang tamu dan juga meja makan yang hanya tersekat oleh meja panjang yang terdapat sebuah aquarium di atasnya
alena mengedarkan pandangan nya keseluruh ruangan yang baru saja dia datangin itu
bagaikan mimpi bagi alena saat ini berada disebuah ruangan yang dulu hanya bisa dilihat lewat drama drama korea favoritnya atau lewat majalah desain interior yang begitu dia sukai kini dia berada didalam nya
sungguh sebuah mimpi indah yang tidak ingin alena sudahi,berada dan tinggal ditempat mewah seperti saat ini
"ti_tidak tuan,ini terlalu berlebihan untuk saya apa tuan tidak bisa membawa saya kesebuah kost kostan saja,kalau tinggal disini pasti biaya nya mahal dan saya belum mampu membayarnya"ucap alena yang merasa tidak pantas tinggal ditempat mewah itu
"kamu tenang saja,ini apartemen milikku jadi kamu tidak perlu memikirkan biaya nya,kamu cukup tinggal dengan nyaman disini dan lanjutkan sekolah mu"jawab doni sembari mendudukan dirinya disofa
"tapi tuan itu tidak mungki mana bisa saya tinggal gratis ditempat mewah ini"ucap alena lagi yang enggan untuk tinggak disana apalagi tanpa memikirkan biaya kehidupannya disana
__ADS_1
"mmm,baiklah sini duduk kita bicarakan masalah ini dengan tenang dan santai,oh iya kamu mau makan apa biar saya pesan sekalian saya lapar dan mau delivery makanan"
"terserah tuan saja,selama itu bisa dimakan akan saya makan"ucap alena pasrah dan ikut duduk disofa yang sama
"itu kamar kamu lebih baik kamu bersihkan dulu badan kamu setelah itu kita makan malam lalu bicara,bagaimana?"
"baik tuan terima kasih sebelum nya"
alena pun beranjak dan masuk kesebuah kamar yang tadi doni tunjukan padanya
selang 30 menit kemudian doni dan juga alena sama sama keluar dari kamar masing masing dengan wajah yang lebih segar setelah membersihkan diri dan berganti pakaian
alena sempat terkesima dengan tampilan doni yang lebih santai,wajah tampan nya tidak terlihat tua atau dewasa saat dia mengenakan outfit ala rumahan
lamunan alena tentang doni membuyar saat suara bel di apartemen itu berbunyi pertanda kurir makanan yang tadi doni pesan mungkin telah sampai untuk mengantarkan makanan pesanan mereka.
"ayo sini kita makan dulu"ajak doni sesaat setelah doni membayar makanan pesanan nya
alena pun menurut tanpa banyak kata mengikuti langkah doni menuju ke meja makan untuk menyantap makan malam mereka walaupun sudah terlewat cukup jauh dari jadwal seharusnya.
__ADS_1
.
*****