![Aku[Bukan] Pelakor](https://asset.asean.biz.id/aku-bukan--pelakor.webp)
Alena keluar kamar dengan mengenakan kemeja yang kebesaran dibadan nya karena itu merupakan kemeja milik doni tanpa memakai bawahan
namun itu cukup menutupi area inti tubuh alena karena kemeja yang dia gunakan cukup besar dan panjang
setelah selesai membersihkan diri alena berniat memakai pakaian yang mungkin saja masih tersisa dan bisa dipakai
sayang nya semua pakaian nya telah rusak di koyak pria yang kini tengah sibuk didapur menyiapkan sarapan untuk mereka berdua
terlihat dari 2 piring nasi goreng dan juga 2 gelas susu telah tersedia dimeja,perlahan alena berjalan mendekati doni yang masih sibuk menyiapkan buah buahan di atas meja makan
"ma_mas"sapa alena lirih san terbata
sungguh rasa takut pada lelaki yang selama ini selalu bersikap melembut itu masih begitu menyelimuti alena hingga kakinya tak mampu mendekat untuk lebih dekat lagi pada suami pertama nya itu.
"ayo duduk kita sarapan dulu"jawab doni setelah mendengar sapaan dari alena dan menoleh sekilas lalu kembali fokus dengan kegiatan nya menata makanan yang akan mereka makan pagi ini.
__ADS_1
alena pun menurut tanpa banyak kata,duduk dikursi yang sudah disediakan oleh doni dan mulai menyuapkan nasi ke mulutnya
kedua nya pun sarapan dengan diam,sunyi tanpa kata sedikit pun
setelah menghabiskan sarapan nya alena bergegas beranjak membereskan piring dan gelas kotor yang baru saja dia dan doni gunakan lalu mencucinya
sedangkan doni sendiri memilih beranjak dari meja makan dan menuju ke ruang keluarga menunggu alena disana untuk berbicara.
*
"sekarang apa yang kamu inginkan dan apa yang akan kamu lakukan?"tanya doni pada alena yang kini duduk disamping nya
"a_aku ti_tidak tahu mas,a_aku hanya ingin kamu memaafkan aku,hanya itu"lirih alena yang tidak pernah berhenti ******* ***** ujung kemeja yang dia pakai saat ini.
"jujur terlalu sulit untuk aku memaafkan kamu,aku begitu mencintai dan begitu percaya paadamu tapi kenapa kamu lakukan semua itu?"tanya doni yang kini sudah lebih tenang
__ADS_1
"a_aku tahu aku salah mas,aku tidak tahu kalau apa yang mbak marina saran kan akan membawaku kejalan yang sesat,pada saat itu aku hanya begitu menikmati posisiku yang disukai banyak orang,bisa membeli barang yang jauh lebih mahal dari teman kuliah lain nya,bisa pergi kamana pun yang aku mau,sungguh maaf atas kehilapan ku mas"lirih alena sendu
doni menarik nafas panjang guna menetralkan kembali perasaan nya yang bergemuruh kala alena menyebut nama seseorang yang membuat keluarga nya hancur
doni tahu betul kalau alena salah namun doni tidak bisa menyalahkan alena sepenuhnya saat ada campur tangan sang mantan istri yang membuat alena berubah menjadi seseorang yang serakah.
"lalu bagaimana perasaan mu dengan bima?dia adalah keponakan ku len dan seharusnya kamu itu menjadi bibi nya bukan istrinya"ucap doni lagi menahan sesak didada kala mendapati kenyataan kalau sang istri berselingkuh dengan keponakan nya sendiri
"jujur aku nggak tahu kalau bima adalah keponakanmu mas,pada saat aku akan mengakhiri hubunganku dengan nya dan berkata jujur disitulah mbak alena datang dan menyarankan agar mempertahankan kalian berdua,hingga kehilafan itu pun terus berlanjut,sungguh maafkan aku mas"jelas alena yang tidak pernah berhenti meminta maaf pasa suaminya itu
"apa kamu masih mencintainya?"tanya doni yang mampu membuat wajah alena yang sedari tadi menunduk menjadi terangkat dan menatap lekat pasa doni yang juga menatapnya dengan tatapan penuh dengan luka dan kecewa.
"ti_tidak mas,aku hanya memanfaatkan nya"jawab alena lagi yang kembali menundukkan kepala nya.
"baiklah,bereskan barangmu kita pulang sekarang juga dan jangan pernah berpikir untuk kembali kenegara ini lagi".
__ADS_1
*
*****