Aku[Bukan] Pelakor

Aku[Bukan] Pelakor
Malam Naas


__ADS_3

"kamu baru pulang?kok malam banget?"tanya doni duduk santai didepan tv ruang santai yanga da di apartemen nya


"iya mas,ada tugas tambahan"jawab alena sedikit berbohong


"tapi kok tumben mas pulang kesini?bagaimana kalau mbak marina mencari mas?"tanya alena yang memang dibuat kaget dengan kedatangan doni yang tiba tiba bahkan tanpa kabar sebelum nya


"dia nggak akan mencari ku len,dia sedang menikmati kebersamaan dengan brondong brondong nya,jadi kamu tidak usah khawatir dia tidak akan mencari ku selama limit kartu nya masih tersedia"jelas doni yang kini menampilkan wajah muram serta rahang yang mengeras menahan emosinya serta tangan yang mengepal kuat


alena yang tahu betul dengan apa yang doni bicara segera menghampiri pria dewasa yang sudah menjadi malaikat penolong nya itu.


alena duduk tepat disamping nya dan menggenggam kepalan tangan doni agar doni kembali tenang dan tidak larut dalam kemarahan nya


"mas sudah makan belum?mau lena masakan sesuatu?"tanya alena mencoba mengalihkan pembicaraan yang membuat doni tidak nyaman karena penghianatan aang istri akhirnya terbongkar olehnya


"tidak usah aku sudah makan tadi sama klien,apa mas boleh minta tolong sesuatu?"


"apa mas?selama aku bisa aku usahakan untuk membantu mas"


"peluk aku len"


Deg.....


Sungguh pertemuan nya dengan doni untuk pertama kalinya setelah sekian lama berpisah doni membawa sejuta kejutan untuk alena dan itu membuat jantung dan hati nya tidak baik baik saja

__ADS_1


karena terlalu bingung apa yang harus dia katakan ingin menolak namun mungkin itulah yang saat ini doni butuhkan


namun untuk mengiyakan juga terlalu canggung untuk nya,pasalnya doni adalah pria dewasa yang tidak ada hubungan darah dengan nya dan itu membuat alena dilema antara mengiyakan atau menolak


namun belum sempat alena menjawab doni sudah terlebih dahulu menarik alena masuk kedalam pelukan nya


belum berkurang dari rasa terkejutnya karena doni tiba tiba memeluknya alena kembali dikejutkan dengan doni yang menangis tersedu dalam pelukan nya


alena pun hanya diam terpaku dalam pelukan pria yang kini tengah menangisi kahidupan nya yang mungkin jauh dari impian atau cita citanya.


*


Seminggu sudah doni tinggak bersama dengan alena dan kini kedua nya pun sudah mulai terbiasa dengan keberadaan masing masing


Tepat pukul 11 malam doni pulang denga ke adaan mabuk berat bahkan doni sampai di antar oleh pegawai club untuk membawa nya pulang


ting tong....


terdengar suara bel apartemen alena berbunyi disaat alena baru saja naik ke atas ranjang untuk beristirahat setelah hampair 3 jam duduk dimeja belajar untuk menyelesaikan tugasnya


alena keluar kamar dengan sedikir malas karena badan nya yang memang terasa lelah


alena membuka pintu dan melihat 2 orang bertubuh tegap membawa doni yang tengah tak sadarkan diri

__ADS_1


"apa ini unit milik doni Hernawan?"tanya salah satu pria yang menggandeng tubuh lemas doni


"i_iya pak,ayo silahkan masuk dan tolong bantu saya membawa nya kedalam kamar"jawab alena yang sedikit merasa takut pada kedua pria asing itu


namun sungguh tidak mungkin membawa tubuh doni seorang diri dan dengan berat hati dan menahan rasa takutnya alena menguruh kedua orang itu untuk membawa doni kedalam kamarnya


kedua pria tadi pun pamit undur diri setelah meletakan tubuh doni di atas ranjang nya dan itu membuat alena merasa lega karena nya


alena membantu doni membuka sepatu san juga dasi yang sudah tidak beraturan itu setelahnya alena menarik selimut untuk menyelimuti tubuh doni namun saat alena akan meninggalka kamar tiba tiba tangan nya ditarik kuat oleh doni hingga alena terjerambak kw atas kasur doni dan dengan gerakan cepat doni mengungkung tubuhnya


"mau kamana kamu?dasar wanita ****** murahan belum puas kamu dengan apa yang aku berikan hah?bahkan demi para bajingan itu kamu meminta perceraian dasar ****** mudahan"pekik doni entah dia sadar atau tidak namun apa yang doni ucapka sunggu membuat alena kaget


"ma_mas i_ini alena mas"ucap alena dengan suara bergetar karena takut dibawah kungkungan doni


"ok baiklah jika ini yang kamu mau mari kita bersenang senang karena inikan yang selalu membuatmu senang"ucap doni lagi lengkap dengan seringai yang begitu mengerikan untuk alena.


dengan satu tarikan doni berhasil membuat tubuh alena polos bahkan dengan buasnya doni mengerayangi tubuh alena


bahkan doni mengabaikan jeritan alena dan juga tangisan alena saat dirinya menyetubuhi gadis yang dia kira adalah istri yang telah menghianati pernikahan nya.


*


*****

__ADS_1


__ADS_2