![Aku[Bukan] Pelakor](https://asset.asean.biz.id/aku-bukan--pelakor.webp)
Bima berjalan ke arah dinding tempat dimana saklar listrik apartemen nya berada dan menekan tombol itu untuk menyalakan lampu
bima melirik jam yang melingkar indah ditangan nya untuk melihat pukul berapa sekarang dan ternyata masih pukul 8 malam
dan sudah dipastikan kalau alena mungkin masih berada diluar rumah karena bima tahu betul kalau istrinya paling tidak betah dirumah sendirian dan akan kembali kerumah saat malam semakin larut
bima berjalan ke arah dapur dan menyimpan paket yang tadi dia terima di atas meja makan lalu berjalan menuju ke tempat dimana di menyimpan alat alat tajam yang selalu di gunakan saat memasak didapur
bima pun mengambil pisau kecil lalu berjalan kembali ke arah meja makan tempat dimana dus paket yang berukuran sedang itu berada
perlahan tapi pasti isinpaket itu terlihat saat bima mulai merobet lakban yang digunakan untuk paket itu tetap aman
bima meraih sebuah amplop coklat yang berisikan lumayan tebal dan sebuah surat kaleng si atas nya
bima mengernyitkan dahinya saat melihat dan membaca isi surat kaleng yang ditujukan untuk dirinya
[inilah wajah asli orang yang paling kamu cintai Abimanyu Pradipta Hernawan]
"apa ini?dan apa maksudnya?"gumam bima begitu selesai membaca isi surat kaleng itu lalu detik kemudian bima pun mulai membuka amplop coklat yang tadi sempat dia pegang
bima membulatkan matanya,tubuhnya membeku,dan jantung nya terasa berhenti berdetak saat melihat apa yang ada didalam amplop tersebut
__ADS_1
"alena dan paman doni?kanapa mereka terlihat begitu dekat?dan sejak kapan mereka dekat?"gumam bima yang memang tidak mengetahui kalau alena mempunyai sugar dady yang merupakan paman dari bima sendiri yaitu doni hernawan.
bima kembali tercekat saat melihat lembar foto yang entah keberapa yang menampilkan kedekatan dan kemesraan alena dan juga doni sang paman
namun foto yang kini telah bima lihat merupakan sebuah foto yang menampilkan kedua orang yang dikenali dan dia sayangi tengah melakukan sebuah pernikahan sederhana yang dilakukan tepat 2 tahun yang lalu disaat dirinya dan alena masih berstatus berpacaran
tanpa berkata kata dan tanpa menunggu penghuni apartemen itu kembali bima langsung beranjak dan meninggalkan apartemen itu dengan rasa yang bergemuruh didalam dada nya
belum juga rasa kecewa dan rasa sedih nya hilang karena ditinggal oleh ayana kini ditambah lagi mengenai fakta tentang wanita yang selama ini dia cintai dan dia pertahan kan mati matian
bima melajukan kembali mobil nya meninggalkan gedung tinggi tempat yang dulu terasa nyaman saat dia pulang setelah lelah melakukan pekerjaan nya
***
Sementara didalam kediaman nya mamah risma terlihat tersenyum puas saat mendapati laporan dari orang kepercayaan nya tentang apa yang terjadi pada bima
"maafkan mamah bim tapi kamu harus tahu semua tentang wanita itu dan mungkin sebentar lagi kamu akan lebih sakit setelah tahu penyebab papah serangan jantung hingga dia meninggalkan kita untuk selamanya tapi mamah yakin kamu akan menemukan kabahagiaan kamu yang sebenarnya bersama dengan ayana bim"gumam mamah risma yang berdiri didepan jendela kamar pribadinya menatap langit gelap yang menghiasi sunyinya malam.
***
Bima akhirnya tiba kembali dirumah utama milik orang tua nya dengan tergesa bima masuk dan mencari keberadaan sang mamah
__ADS_1
"eh den bima?pulang lagi den?"tanya bi marsih yang tadi sempat melihat kalau majikan muda nya itu sudah meninggalkan rumah untuk kembali ke aparteman nya
"iya bi ada yang lupa soalnya"jawab bima sedikit berbohong
"oh iya bi mamah ada dimana ya?"tanya bima sebelum beranjak dari tempatnya
"sepertinya sudah dikamar nya den"
"oh gitu,ya sudah aku masuk ya bi"
"iya den silahkan"
bima pun mulai menaiki anak tangga menuju kamar sang mamah untuk menanyakan prihal apa yang telah dia lihat tadi di apartemen nya
tok tok tok....
"masuk"
.
*****
__ADS_1