![Aku[Bukan] Pelakor](https://asset.asean.biz.id/aku-bukan--pelakor.webp)
"Sekarang jelaskan sama Mamah ada hubungan apa di antara kalian?kenapa kalian harus senekad ini?kenapa kalian tidak meminta ijin saja pada kami untuk menikah?kenapa harus begini?ini dosa na,dosa sayang"ucap Mamah Risma melayangkan beberapa pertanyaan setelah kedua anaknya keluar dari kamar dan kini tengah duduk disofa bersebrangan dengan Mamah Risma dan juga Bu Ratna.
"Apa yang Mamah lihat tidak seperti yang Mamah dan Ibu bayangkan.Kami tidak melakukan apapun Mah,kami bersumpah kami hanya tidur satu ranjang tidak melakukan hal diluar batas"ucap Andri membela diri karena memang keduanya hanya tidur.
Sementara Aina sendiri tidak bisa berkata kata.Dia hanya diam membisu,menundukan kepalanya sembari meremas tangan yang saling bertautan.
Walaupun sempat melakukan kissing namun hanya sebatas itu tidak lebih,karena Andri segera menyudahi adegan mesra keduanya.Andri sadar betul kalau Aina belum menjadi miliknya maka Andri dengan sekuat tenaga menahan hasratnya sampai wanita itu halal untuknya.
Sungguh pengalaman hidup yang tidak akan pernah dilupakan oleh Aina.Berhasil keluar dari jebakan sang kekasih yang berniat tidak baik padanya,eh malah jatuh terjerambak bersama pria dewasa yang sempat mencuri hatinya namun balik lagi karena status keduanya yang membuat Aina mau pun Andri sama sama menyerah dengan perasaan nya masing masing.
"Memang apa yang kami bayangkan?"tanya Mamah Risma balik yang membuat kedua anak muda dihadapan nya saling lirik kebingungan.
"Ma_maksud Mamah?"tanya Andri bingung.
__ADS_1
"Iya Mamah tanya sama kalian,memang apa yang kami bayangkan sampai kalian begitu tegang dan takut seperti ini?"
"Ya_ya pasti Mamah dan Ibu mikir yang nggak nggak kan?ya_yang seperti itu.Duh gimana jelasin nya sih?"ucap Andri sembari menggaruk kepalanya yang nggak gatal.Andri benar benar dibuat bingung dengan sang Mamah dan juga besan nya.
"Nggak Mamah dan Bu Ratna nggak mikir aneh aneh.Memang kamu berharap nya Mamah mikir negatif gitu?"
"Ya nggak juga.Syukurlah kalau gitu"ucap Andri cukup merasa lega dengan ungkapan sang Mamah.
"Bersyukur tentang apa kamu?"tanya Mamah Risma lagi
"Ya nggaklah enak ajah.Kamu pikir Mamah sama Bu Ratna itu bodoh apa yang ga tau apa yang kalian lakukan?lihat Aina pakai kemeja kamu aja sudah buat pikiran itu memenuhi pikiran kami"
"Loh kok gitu?tadi katanya nggak mikir aneh aneh,Mamah ini gimana sih?nggak konsisten"cebik Andri kesal dengan sang Mamah.
__ADS_1
"Lalu bagaimana?bisa jelaskan apa yang terjadi hingga kalian berakhir ditempat tidur yang sama bahkan dibawah selimut yang sama dengan saling berpelukan?"
Andri menelan saliva nya saat Mamah Risma bertanya prihal penemuan nya beberapa menit yang lalu.
Dengan berat hati Andri pun menceritakan semua kejadian tadi malam yang membawa Aina pulang ke apartemen nya hingga memutuskan untuk tidur satu ranjang dengan gadis belia itu.
"Club malam?kamu pergi ketempat itu Nak?Masya allah Aina kenapa kamu datang ketempat seperti itu Nak"tanya Bu Ratna setelah mendengar penjelasan dan kronologi kejadian awal hingga keduanya berakhir dikamar apartemen Andri.
"Maaf Bu,Aina tidak tahu kalau Kak Angga akan membawa Aina ketempat seperti itu"jawab Aina lirih.
Aina begitu menyesali keputusan nya mengikuti permintaan sang kekasih yang berujung dirinya hampir celaka untung Andri datang diwaktu yang tepat.
Kalau saja Andri tidak memenuhi undangan teman nya maka hidup Aina mungkin saat ini sudah hancur berkeping keping.
__ADS_1
"Angga?siapa Angga?"tanya Bu Ratna lagi karena merasa asing dengan nama yang baru saja Aina sebutkan.
"Kak Angga adalah pacar Aina Bu.Kami sudah 6 bulan menjalin hubungan namun belum sempat Aina kenalkan sama Ibu dan Kak Rendi karena Aina sibuk dengan tugas kuliah"jelas Aina yang masih menundukan kepalanya.