Aku[Bukan] Pelakor

Aku[Bukan] Pelakor
Ajakan Bertemu


__ADS_3

"mas sebenarnya kamu niat nggak sih menceraikan wanita itu?"tanya alena saat dia dan bima berbaring diranjang masih dengan tampilan polos setelah aktifitas panas yang baru mereka selesaikan


bima bergeming sungguh kali ini dia dilanda kebimbangan


dia begitu mencintai alena dan ingin selalu bersama dengan gadis yang sudah hampir satu tahun ini menjadi istrinya itu


namun dalam lubuk hati nya yang terdalam sunggu berat jika harus melepaskan ayana setelah apa yang mereka lakukan seminggu yang lalu


dan karena kebimbangan itu juga lah selama seminggu ini bima tidak pernah menampakan lagi diri nya dihadapan ayana mau pun keluarganya


dengan dalil kesibukan dikantor membuat bima selalu lolos dari pertemuan dengan dengan mamah dan juga dengan ayana tentu nya


"mas kok diam sih?apa jangan jangan kamu tidak berniat menceraikan nya"alena menegakan tubuh polosnya dan menyorot tajam pada bima yang tak kunjung menjawab pertanyaan dari nya


"tenang len aku akan segera mengurusnya,istirahatlah aku masih ada pekerjaan yang harus aku selesaikan"tanpa menunggu alena menjawabnya bima pun segera melasat ke arah kamar mandi lalu menyalakan shower untuk menguyur tubuh lelah nya


selama membersihkan diri tak henti hentinya bima membayangkan wajah ayana,entah itu wajah ayana saat tersenyum,sedih bahkan yang lebih dominan adalah raut wajah ayana saat berada dibawah kungkungan nya

__ADS_1


sunggu ekspresi yang membuat bima candu sebenarnya ditambah dengan rasa yang ayana berikan yang jauh berbeda dengan alena sunggu membuatnya tersiksa karena tidak bisa mengulang rasa itu lagi


bima mengusap wajah nya dengan kasar karena merasa frustasi disaat kembali teringat dengan ayana namun sekuat tenaga dia tahan karena tidak ingin membuat alena kecewa


namun sikapnya itu malah lebih menyakiti hati ayana yang merasa dibuang setelah dipakai.


setelah selesai membersihkan diri bima pun melanjutkan langkah nya ke arah ruang kerja untuk melanjutkan pekerjaan yang tadi sempat terjeda karena alena datang dengan mengenakan lengerine sexy yang membuat bima tidak bisa fokus dengan pekerjaan nya dan menuruti ke inginan sang istri untuk melakukan pergulatan panas yang sudah 5 hari tidak mereka lakukan karena kesibukan aktifitas masing masing.


***


"mas kita makan siang bareng yuk?"ajak alena lewat sambungan telpon yang dia lakukan dengan bima saat waktu makan siang hampir tiba


"tidak mas aku mau ajak kamu makan siang diresto teman aku,mau ya"


"baiklah,sharelok ya nanti aku kesana"


"ok,makasih sayang"

__ADS_1


"iya sayang,sama sama"


alena pun mengakhiri sambungan terlpon nya dengan sang suami dan kembali memainkan jari lentiknya di atas layar datar benda pipih kesayanagn sejuta umat itu


alena menekan aplikasi pesan dan mengirimkan pesan singkat pada seseorang yang sangat dia benci dan sangat ingin dia singkirkan


"datanglah kerstoran xxx aku ingin bicara empat mata denganmu"


begitulah pesan singkat yang alena kirim pada ayana yang masih sibuk dimeja kerjanya melayani para pelanggan yang akan membayar belanjaan mereka.


ayana menghela nafas berat nya.Enggan sebenarnya namun mau tidak mau dia harus menemui wanita yang menjadi istri pertama suaminya itu


"ran kamu makan dikantin nya sendiri dulu ya,aku ada janji jadi nggak bisa ikut makan maaf ya"ucap ayana pada rani yang tadi sempat menunggu nya untuk sholat dan makan siang bersama


"iya nggak apa apa,kan masih ada besok.Sudah sana jangan buat dia menunggu"goda rani yang menyangkan kalau ayana ada janji dengan bima namun nyata nya bukan


ayana pun keluar dari butik dan memesan taksi online untuk membawanya kerestoran yang memang agak jauh dari butik tempat ayana bekerja guna menemui orang yang telah ngirimkan pesan singkat padanya dan memintanya untuk bertemu.

__ADS_1


*


*****


__ADS_2